ISHIHARA (Buta Warna- Kisah Nyata)

ISHIHARA (Buta Warna- Kisah Nyata)
Sinopsis


__ADS_3

SINOPSIS


Tahun 2008, ketika sistem pendidikan di Indonesia masih diwarnai  kekerasan, aku seorang anak sederhana dari keluarga sederhana, bermimpi


bahwa sebuah sebuah pendidikan dapat mengubah nasibku. Dengan pendidikan aku dapat menjadi apapun.


Aku ingin lulus Fakultas Kedokteran.


Aku ingin lulus Sekolah Tinggi Akuntansi Negara.


Aku ingin mewujudkan impian Ayah, karena


Ayah adalah pahlawan separuh nyawaku. Tak ada lagi yang aku inginkan selain mewujudkan impiannya. Senyumnyalah yang pertama kali kulihat karena aku dilahirkan  ke dunia. Senyuman harapan kepadaku,


anak ajaib pemetik bintang harapannya. Kepadakulah semua harapan Ayah bertumpu.

__ADS_1


Selama sembilanbelas tahun Ayah menunggu akhirnya aku lulus Fakultas Kedokteran, menjadi calon dokter satu- satunya dalam generasi kami. Aku berhasil mewujudkan impian ayah.


Takdir berkata lain, aku divonis buta warna parsial, hijau. Seorang dokter tidak boleh buta warna meskipun parsial. Tapi ayah tidak menyerah. Ayah terus mendorongku untuk maju, berangkat ke Banda Aceh menjemput mimpi di tengah puing- puing tsunami. Menggapai cita- cita sampai ke ujung Negara.


Pergantian senja dan terbit matahari adalah waktu dimana  Tuhan terasa begitu menjelma menjadi lebih dekat, bahkan dari nadi kita sendiri. Dan


itu membuat kita merasa begitu kuat kala permasalahan hidup melanda sebesar


apapun. Perubahan warna langit saat senja dan pagi begitu ajaib. Allah begitu mampu mengubah kedua waktu itu, apalagi hanya merubah nasib anak manusia. Oleh karena itu Aku dan Ayah sepakat berjalan ke barat, berangkat ke Banda Aceh


Akankah aku mencapai cita- citaku, berhasil memetikkan bintang untuk ayah, pahlawan separuh nyawaku?


ISHIHARA - KISAH NYATA Adalah sebuah novel tentang perjalanan ayah dan anak menjemput cita- cita ke ujung Negara, menggapai mimpi dibingkai puing- puing tsunami. Ishihara sebuah novel tentang harapan ayah, pengorbanan cinta, kekecewaan, ketulusan, pamrih, dan penerimaan pada takdir Tuhan.


Novel ishihara merupakan kumpulan  ingatan  yang senantiasa tersimpan dalam kurun waktu

__ADS_1


10 tahun yang lalu. Dalam penulisan novel ini yang paling sulit adalah menjaga agar kalimat- kalimat dalam  novel ini tetap nyata tanpa adanya kesan berlebihan dan menghiba- hiba. Kemudian


menyesuaikan dengan keadaan sekarang dengan keadaan 10 tahun yang lalu, dimana nama SNMPTN dahulu sekarang telah  berganti menjadi SBMPTN,  sistem pendaftaran perguruan tinggi pada masa lalu yang masih menggunakan sistem manual antri, kemudian belum adanya maskapai penerbangan Pekanbaru- Banda Aceh. Sampai sistem pendidikan yang pada masa itu masih bernuasa kekerasan. Serta


hal- hal lain yang berbeda yang tidak dapat disebutkan.


Terakhir penulis mengharapkan semoga karya yang dihasilkan ini dapat menjadi pelajaran dan motivasi hidup bagi anak- anak muda khususnya. Aminn.


UNTUK


Ayah


Sebagai persembahan atas segala apa yang telah hilang,


Serta untuk tempat yang indah bernama Lamreh dan  anak-anak  yang sedang belajar disana.

__ADS_1


__ADS_2