Istri Supranatural Tuan Muda Lumpuh

Istri Supranatural Tuan Muda Lumpuh
Dia Memang Mama!!


__ADS_3

Perubahan pada fisik Monica ya begitu signifikan membuat Jackson terkejut bukan main. Seingatnya, yang dia nikahi adalah wanita muda, bukanlah perempuan tua seperti yang ada di hadapannya. Jackson baru saja kembali dari luar kota, jadi dia tidak mengerti dengan apa yang terjadi pada istrinya.


Jackson menggeleng, menolak Monica yang hendak menghampirinya. "Stop!! Dan jangan coba-coba untuk mendekat!!" teriak laki-laki itu menuntut.


"Jackson!! Sebenarnya ada apa denganmu?! Ini aku istrimu!! Aku, Monica. Wanita yang telah memberimu anak. Aku mohon Percayalah padaku, aku menjadi seperti ini karena ada orang yang tidak menyukaiku. Dan orang itu adalah putramu sendiri!!"


Jackson terus menggelengkan kepala. Dia benar-benar menolak perempuan tua itu yang mengaku-ngaku sebagai Monica. Dia ingat betul dengan wajah istrinya, Monica memiliki wajah yang sangat cantik dan dia masih muda. Sementara yang ada dihadapannya adalah wanita tua yang telah berusia 60 tahunan.


"Pergi ke wanita tua!! Jangan mendekat, berhenti mengaku-ngaku sebagai Monica. Istriku adalah wanita yang cantik dan masih muda, tetapi kau sudah tua, keributan dan bau tanah!! Keluar Kau dari ke rumah ini!!" teriak Jackson menuntut.


"Jackson, Aku mohon Percayalah padaku. Aku Monica istrimu. Sesuatu yang buruk telah menimpaku, sehingga aku berubah menjadi wanita tua seperti ini. Aku ingat nama anak kita, aku juga ingat tempat kita menikah, dan aku juga ingat Bagaimana awalnya kita bertemu. Saat itu musim panas di pulau Jeju. Aku benar-benar Monica istrimu, Jackson!!"


Jackson terus menggelengkan kepala. "Kau pasti seorang penguntit. Sehingga tahu banyak hal tentang diriku, kau pikir aku akan tertipu dengan pengakuanmu itu?! Jangan coba-coba membohongiku!!! Pergi kau dari sini wanita tua, pergi!!" teriak Jackson menuntut.


"JACKSON, AKU BENAR-BENAR MONICA, ISTRIMU!!"


Monica tidak tau lagi bagaimana harus memberikan penjelasan pada Jackson jika ia benar-benar Monica yang asli, wanita yang telah memberikan Jackson seorang anak. Dia tak mempercayainya dan Jackson menganggapnya telah berbohong juga menuduhnya sebagai penguntit.


Dobrakan keras pada pintu mengejutkan kedua orang itu. Delon muncul dengan penampilan yang benar-benar kacau, bulu-bulu tipis tampak memenuhi dagunya. Rambutnya juga tampak berantakan begitupun dengan pakaian yang ia kenakan.


"Wanita itu tidak berbohong Pa, dia benar-benar Mama yang sebenarnya. Tetapi dia telah membohongi kita semua, membohongimu selama bertahun-tahun. Dan itulah Wajah aslinya. Dia bukanlah wanita muda seperti yang kau tahu selama ini, melainkan wanita tua yang sengaja bersekutu dengan kaum iblis hanya untuk mendapatkan kecantikan!!" ujar Delon panjang lebar.


Jackson mengerutkan keningnya setelag mendengar apa yang Delon katakan. "Maksudmu apa, Delon. Papa benar-benar tidak mengerti!!" Jackson membutuhkan penjelasan lebih.


"Apa penjelasan itu masih kurang jelas, Pa?! Wanita yang ada di hadapan Papa ini telah mengelabuhi kita semua dan membohongimu bertahun-tahun. Dan aku berani mempertanggungjawabkan Ucapanku!!"


Monica menggeleng. Meyakinkan pada suaminya jika yang dikatakan oleh Delon tidaklah benar. Dia berbohong dan Monica meminta supaya Jackson bisa mempercayainya.

__ADS_1


"Jackson, aku mohon Percayalah padaku. Aku tidak pernah membohongimu, wajahku menjadi seperti ini karena ulah putramu. Rey, adalah penyihir. Dan dia yang telah menyihirku menjadi wanita tua, buruk rupa!!" Monica mencoba meyakinkan suaminya.


Jackson menggelengkan kepala seraya berjalan mundur. "Aku tidak tau siapa yang harus aku percayai diantara kalian berdua. Kalian benar-benar membuatku bingung, dan sebaiknya kau pergi dari rumah ini. Aku tidak mau melihat mukamu lagi!!"


"Jackson,"


"KELUAR DAN PERGI DARI SINI, PERGI!!!"


Setelah mengusir anak dan istrinya keluar dari kamarnya. Jackson menjatuhkan tubuhnya pada lantai yang dingin dan keras. Pria itu menggelengkan kepala seraya mengacak rambut hitamnya dengan frustasi.


"Gila, ini benar-benar gila. Siapa yang seharusnya aku percaya, wanita itu atau Delon?!"


Dan penjelasan Delon sungguh diluar nalar. Monica telah bersekutu dengan kaum Iblis hanya untuk mendapatkan kecantikan. Rasanya semua itu tak masuk akal.


.


.


Malam itu langit terlihat indah tanpa awan yang menutupi kelamnya malam, langit dihiasi taburan bintang yang berkelip-kelip, bagaikan lautan beludru hitam yang bertabur berlian. Rey memejamkan matanya beberapa saat kemudian membuka kelopak matanya lagi, namun keindahan malam itu luput dari pengelihatannya.


Ya, tiba-tiba langit diselimuti awan hitam yang berarak. Entah apa yang tidak bisa membuatnya tidur malam ini, sebenarnya matanya sudah terasa berat, tetapi tetap enggan untuk dipejamkan. Sementara Nuwa sudah terlelap sejak beberapa jam hal yang lalu.


"Rey, apa yang sedang kau lakukan disana?"


Suara lembut itu mengalihkan perhatian re dari langit malam, ia menoleh dan mendapati Nuwa yang menatapnya dari jarak empat meter.


Kemudian Rey berbalik dan menghampiri gadis itu.

__ADS_1


"Kenapa malah bangun?" tanya Rey setibanya dia di depan Nuwa.


"Aku tadi ingin ke kamar mandi, tapi malah melihatmu berdiri di balkon. Ini sudah lewat tengah malam, tapi kenapa kau masih belum tidur? Apa yang membuatmu tidak bisa tidur?"


Rey menggeleng. "Tidak ada, hanya belum ingin tidur saja. Mau menemaniku sebentar? Kita jalan-jalan keluar, ada danau bintang di belakang rumah ini. Danau ajaib yang bisa mewujudkan keinginanmu untuk melihat bintang di malam yang berselimut awan gelap sekalipun!!"


"Kedengarannya menarik. Aku ingin kesana!!"


Rey mengusap kepala Nuwa. Gadis itu begitu bersemangat. Dan tingkahnya yang menggemaskan membuatnya tak tahan untuk tidak menjitak kepalanya. "Dasar kau ini. Ingat umur, Nuwa. Kau bulan lagi bocah, kalau begitu ambil pakaian hangatmu dulu. Udara di luar sangat dingin." Ucap Rey dan dibalas anggukan oleh Nuwa.


Setelah gadis itu membawa mantel cantiknya. Mereka pun bergegas menuju danau bintang. Untuk menuju danau tersebut. Mereka berdua harus berjalan kaki karena lokasinya yang berada di kaki bukit.


.


.


Wanita itu 'Victoria' melangkahkan kakinya tanpa arah. Dia tidak tau harus pergi kemana sekarang. Mau kembali ke kota jaraknya sangat jauh, sedangkan untuk pergi ke tempat tujuan Rey dan Nuwa, ia tak tau lokasinya.


Dewi Kegelapan yang seharusnya kuat dan tak terkalahkan justru terlihat sangat bodoh dan menyedihkan. Bagaimana tidak, harusnya dia menggunakan kekuatannya untuk kembali ke kota ataupun menemukan Rey dan Nuwa. Bukannya malah mondar-mandir tidak jelas. Bahkan bintang malam pun sampai tertawa melihat kebodohannya.


Tapp...


Wanita itu tiba-tiba menghentikan langkahnya. Ketika dia menyadari sesuatu."Bodoh sekali!! Bagaimana aku bisa sebodoh ini, seharusnya aku menggunakan kekuatanku bukannya malah frustasi seperti orang yang lemah!! Aku adalah Dewi Kegelapan dan aku adalah makhluk yang kuat!! Rey Nero, tunggu saja, aku pasti akan segera menemukanmu!!"


.


.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2