
Suara burung yang bercicit riang menyambut datangnya pagi yang cerah ini. Berusaha untuk membangunkan setiap insan yang masih terlelap dalam mimpinya agar tidak melewatkan moment terindah yang datang pagi ini. Ini adalah pagi pertama bagi Helena berada ditempat asing yang tidak pernah ia ketahui sebelumnya.
Berdiri di ambang jendela sebuah kamar yang ia tempati sejak semalam yang mengarah ke sebuah taman yang di kelilingi hamparan hijau pegunungan. Hamparan bunga mawar yang tumbuh subur di taman miliki si pemilik penginapan, menyejukkan sepasang mutiaranya yang berwarna Hazel.
Gadis itu menutup matanya merasakan sejuknya udara pagi yang menyapanya melalui sentuhannya. Rambut panjangnya yang terurai sedikit berantakan karena terjangan angin nakal.
Helena tetap bergeming meskipun merasakan hawa dingin yang menusuk hingga ketulang-tulangnya. Padahal pakaian yang Ia pakai pun sangat kontras dengan udara pagi ini. Helena masih mengenakan pakaian yang sama seperti yang ia kenakan kemarin ketika datang ke negeri asing ini.
Meskipun sedikit kedinginan karena efek dari pakaian yang ia pakai, namun Helena tetap enggan untuk beranjak, Ia tetap berdiri sambil menikmati indahnya alam di pagi hari. Dan menurutnya, zaman tempat Rey berasal tidaklah buruk seperti yang ia pikirkan.
"Bagaimana pemandangan disini? Indah bukan?" sebuah pertanyaan meluncur dari bibir laki-laki yang tengah memeluk Helena dari belakang.
Gadis itu menoleh, dan bibirnya disambut sebuah kecupan oleh orang itu yang tak lain dan tak bukan adalah Rey. "Ya, pemandangan di sini sangat indah. Membuatku jadi tidak ingin pergi dari sini, di tempat ini aku menemukan kedamaian dan ketenangan, jauh dari kebisingan kota ataupun polusi yang menyesakkan dada. Tempat ini benar-benar seperti negeri di dalam dongeng," ujarnya.
__ADS_1
"Kau menyukai tempat ini?" Helena menganggukkan kepalanya. Tetapi kita tetap tidak bisa berada disini dalam waktu yang lama. Kau tidak bisa berada di tempat ini terlalu lama. Itu akan sangat berbahaya bagimu." Jelas Rey.
Helena menautkan alisnya dan menatap suaminya penuh tanya. "Kenapa bisa begitu?" dia sangat penasaran.
"Karena ini bukan tempatmu lagi. Kau terlahir kembali sebagai manusia, bukan sebagai seorang Dewi."
Lalu pandangan Helena kembali lurus ke depan. "Aku sangat penasaran dengan kehidupanku di masa lalu. Siapa sebenarnya diriku, seperti apa kehidupan yang aku jalani. Dan aku juga ingin tau alasan kenapa aku bisa terlahir kembali. Semua itu membuatku sangat penasaran." Ujar Helena dengan pandangan lurus ke depan.
"Karena takdir tidak ingin memisahkan kita lagi. Mungkin saja takdir merasa kasihan padaku, karena beberapa kali telah merenggutmu dariku. Untuk itu dia mengembalikanmu kepadaku. Dan aku selalu menunggumu terlahir kembali untuk kembali ke pelukanku." Tutur Rey panjang lebar.
Kemudian Helena berbalik badan posisinya dan Rey saling berhadapan. Sudah bibir Helena tertarik ke atas membentuk lengkungan indah di wajah cantiknya. Gadis itu mendekati Rey kemudian menghambur ke dalam pelukannya dan memeluk laki-laki itu dengan erat.
"Maaf, jika aku selalu membuatmu sedih. Maafkan aku juga karena tidak bisa mengingatmu sama sekali." ucapnya penuh Sesal.
__ADS_1
Rey menggelengkan kepalanya. "Tidak apa-apa. Tidak perlu minta maaf, sudah menjadi takdirku." Jawabnya. Rey melonggarkan pelukannya dan menatap Helena dengan senyum tipis. "Mau jalan-jalan?" tawarnya.
"Kemana?" Helena menatap Rey penasaran.
"Mungkin saja kau ingin melihat bagaimana kehidupan di zaman kuno. Ada banyak barang yang bisa kau beli disini dan tidak ada di zaman modern."
Mendengar hal itu membuat mata Helena langsung berbinar-binar. Dengan antusias dia menganggukkan kepalanya. "Ya, aku mau." Jawabnya. Rey tersenyum tipis. Dia gemas sendiri melihat tingkah Helena. Tak lupa Rey merubah penampilan Helena, dia memakai hanfu kombinasi kuning, putih dan pink.
"Ayo,"
Helena menganggukkan kepalanya. Kemudian keduanya pergi meninggalkan penginapan. Mereka kembali ke masa lalu. Masa di mana Rey masih belum kehilangan cintanya, setelah membawa Helena melihat Lianera. Rey membawanya pergi ke zaman ribuan tahun yang lalu. Rey hanya ingin agar Helena mengingat masa lalunya.
.
__ADS_1
.
Bersambung.