Istri Supranatural Tuan Muda Lumpuh

Istri Supranatural Tuan Muda Lumpuh
Kematian Victoria


__ADS_3

Victoria menatap Rey dan Nuwa dari Spion mobil dengan kesal. Niat awalnya adalah untuk mengusir gadis itu, agar ia bisa berduaan saja dengan Rey. Tetapi Nuwa malah ikut satu mobil dengannya, dan ketika berdebat dengannya, Victoria dibuat kalah telak. Bahkan dia sampai tak bisa berkutik sama sekali.


Di kursi penumpang, Nuwa terus aja menempel pada Rey. Dan laki-laki itu tak merasa risih sama sekali, membuat Victoria semakin kesal dibuatnya. Rasanya dia ingin sekali menjauhkan perempuan itu dari Rey. Agar dia tidak menempel terus padanya.


"Sial!! Apa ini yang dinamakan Patah Hati, sekalinya jatuh cinta malah suami orang."


Tahu apa yang dipikirkan oleh Victoria, Nuwa tak tinggal diam. Dia segera melancarkan aksinya, untuk membuat wanita itu semakin panas. Nuwa bersandar pada dada bidang suaminya, yang tersembunyi di balik mantel hitamnya.


Rey pun memberikan respon dengan mengusap kepala Nuwa penuh sayang. "Kenapa, apa Kau lelah?" perempuan itu menganggukkan kepala. "Kalau begitu tidurlah," pintanya sambil mengecup kepala Nuwa dan kembali merengkuh tubuhnya.


Nuwa melirik ke arah Victoria, yang sedang kebakaran jenggot. Wanita itu menyeringai puas, menatap Victoria dengan senyum penuh kemenangan. Sampai kapanpun Victoria tidak mungkin bisa mengalahkannya, apalagi untuk mendapatkan hati Rey.


Victoria mencengkram setir mobil dengan kuat. Hatinya seperti terbakar melihat kemesraan mereka berdua, terlebih lagi saat melihat bagaimana cara Rey memperlakukan Nuwa. Dia berpikir jika seharusnya iyalah yang berada di posisi gadis itu, karena untuk bersanding dengan pria seperti Rey. Dia yang lebih pantas.


"Tuan Muda, kenapa Anda harus membiarkan wanita merepotkan itu tertidur pula di pangkuan, Anda? Anda, kan bisa membiarkannya tidur sendiri tanpa harus memeluknya seperti itu, tangan Anda pasti akan kesemutan." ucap Victoria mencoba menjadi kompor.


Sontak Rey mengangkat kepalanya dan menatap Frans palsu itu dengan penuh intimidasi. "Sejak kapan kau jadi begitu berani mengaturku?! Memangnya kau pikir dirimu itu siapa?! Dia istriku, jadi terserah bagaimana aku memperlakukannya. Dan sebaiknya kau tidak ikut campur!!" ucap Rey dengan tegas.


Gyuttt...


Victoria mengepalkan tangannya untuk kesekian kalinya. Rey malah membelahnya, dan itu membuatnya kesal Setengah Mati. Sebuah cahaya hitam muncul dari telapak tangannya, yang diam-diam dia Arahkan kepada Nuwa. Victoria akan memberinya pelajaran.


Brakkk...


Pintu mobil di kanan Rey terhempas, ketika dia menangkis Serangan tiba-tiba Victoria. Rey adalah orang yang sangat peka, jadi dia menyadari Apa yang hendak dilakukan oleh Victoria pada istrinya. Akibatnya mobil itu hilang kendali dan langsung terguling.


Guncangan hebat pada mobil membuat Nuwa terbangun. Gadis itu membuka matanya dan mendapati dirinya yang berada dalam dekapan Rey. Dengan samar-samar, Nuwa melihat darah segar mengalir dari pelipis kanan Rey. Sebisa mungkin, Nuwa menggunakan kekuatannya Untuk menghentikan mobil tersebut sebelum berakhir di jurang.


Dan berhasil. Mobil itu berhenti tepat dibibir jurang. Rey membawa Nuwa untuk keluar. Dia dan Frans palsu alias Victoria sama-sama terluka. Sementara Nuwa baik-baik saja, karena Rey melindunginya dan tak membiarkan dia terluka sedikitpun.

__ADS_1


Rey menatap Victoria dengan marah. Dia benar-benar sudah keterlaluan, dan Rey tak akan mentoleransinya lagi. Rey akan memberikan pelajaran pada perempuan itu. "Sudah cukup kesabaranku untukmu. Dan jangan kau pikir aku ini bodoh, sehingga tidak tahu siapa kau sebenarnya!!" ucap Rey dengan nada dingin dan datar.


"Oh, jadi penyamaranku sudah terbongkar, ya?! Sayang sekali, ya. Padahal aku masih ingin bermain-main denganmu, tapi aku rasa sudah tidak ada alasan lagi untuk bersandiwara. Kau telah mematahkan hatiku, jadi jangan salahkan aku jika harus menghabisimu!!"


Wanita itu membuka genggaman tangannya, dan sebilah pedang muncul di telapak tangannya. Rey pun tak mau kalah, dia tak akan ragu-ragu meskipun yang ada di hadapannya adalah wanita. Rey akan menghabisinya sekarang juga, sebelum dia menimbulkan bencana.


Perkelahian pun tak bisa terhindarkan lagi. Meskipun yang dia hadapi adalah seorang wanita, tetapi Rey tak tanggung-tanggung ketika menghadapinya. Bahkan dia menggunakan hampir semua kekuatannya untuk menghadapi Victoria.


Rey menghentikan waktu. Buat apapun yang ada di sekitarnya berhenti detik itu juga, dia tak akan membiarkan manusia sampai melihat pertarungan mereka. Karena seharusnya, keberadaan mereka tetap menjadi rahasia.


Pertarungan berlangsung semakin sengit, Victoria mengeluarkan semua kekuatan yang dia miliki.


Bagaimanapun juga dia adalah seorang Dewi Kegelapan, yang kekuatannya tak bisa diragukan lagi. Meskipun dia sempat terlihat seperti orang bodoh, tetapi dia memiliki kekuatan yang sangat besar. Tetapi bukan berarti, Victoria tidak bisa dikalahkan.


Kilatan Sinar merah berpadu ungu kehitaman, berasal dari pedang Rey dan Victoria. Menghadapi Rey pangeran Kegelapan tentu tidaklah mudah, ternyata dia lebih kuat dari yang ia perkirakan. Victoria benar-benar dibuat kewalahan olehnya.


Victoria merencanakan untuk melarikan diri. Dia tidak ingin mati konyol di tangan Rey. Jika saja kekuatan kegelapan yang dia miliki telah bangkit, pasti Victoria bisa mengalahkannya dengan mudah. Tetapi sayangnya kekuatan itu masih tersegel di dalam tubuhnya, dan hanya mutiara pemilik keabadian yang bisa membangkitkannya.


DEGG...


Kedua mata Victoria membulat sempurna. Tiba - tiba tekanan udara menurun drastis, membuat detak jantung Dewi kegelapan berdetak lambat. Dia benar-benar tak tau apa yang terjadi. Begitupun dengan Rey.


Aura yang begitu kuat muncul dari belakang mereka berdua. Sontak Rey menoleh dan mendapati Nuwa berjalan menghampiri mereka berdua. Dia menunjukkan aura yang sangat berbeda.


"Nuwa," gumam Rey.


"Aku mengingat siapa dirimu sekarang!!" ucap Nuwa sambil mengarahkan ujung pedangnya pada Victoria. "Kaulah penyebab tragedi itu terjadi. Jika bukan karena kelicikanmu, yang menghasut para tetua Lianera dan Ibu Ratu. Aku tak akan menjadi korban, dan untuk itu, kau harus menerima pembalasan dariku!!"


Nuwa telah mengingat semuanya, termasuk orang yang telah menghasut ibu Ratu, tetua dan para rakyat Lianera. Sehingga dirinya harus diadili karena memiliki hubungan terlarang dengan pangeran kegelapan.

__ADS_1


Dan sebelum dirinya menghilang setelah menyelamatkan Rey, Nuwa bersumpah akan membalas kematiannya yang tragis. Saat ini itu berada tepat di depan matanya, dan ini adalah kesempatannya untuk membalaskan dendam.


"Jangan macam-macam, kau!! Kau pikir gadis kecil sepertimu bisa menghabisiku, jangan bermimpi!!" teriak Victoria.


"Jangan meremehkanku!! Karena bagaimanapun juga, aku lebih kuat darimu!!" jawab Nuwa menimpali.


"Jangan menyentuh, Nyonyaku!!" tiba-tiba seorang pria muncul dan menghentikan aksi Nuwa yang hendak menghabisi Victoria. Kau pikir bisa menghabisinya, jika ingin menghabisi, Nyonya. Maka langkahi dulu mayatku!!"


"Aku kabulkan!!"


Dalam satu kedipan mata, mata pedang yang tak terhitung jumlahnya menembus keluar dari bawah permukaan tanah dan berjatuhan dari langit, menusuk dan menembus tubuh Victoria dan pelayan setianya dalam seratus luka fatal.


"Nuwa, apa yang kau lakukan?!" bentak Rey emosi. "Apa kau sudah gila?!"


Dia baru saja melakukan sebuah kesalahan yang sangat fatal. Nuwa baru saja melanggar aturan, dimana seorang Dewi yang terhormat tidak boleh membunuh.


Tetapi dia telah melakukan kesalahan yang sangat fatal, yakni menghabisi seorang Dewi kegelapan dan pengikutnya.


Tidak sampai dua hitungan, ratusan mata pedang itu meninggalkan tubuh Victoria dan laki-laki itu lalu kembali tenggelam ke dalam tanah. Victoria membulatkan matanya, nyaris tak percaya dengan apa yang menimpanya. Dia dikalahkan oleh Dewi yang bahkan tak lebih kuat darinya.


Lalu pandangan Victoria bergulir pada luka di tubuhnya yang mengucurkan cairan kental darah, dia mendapati pandangannya memburam dengan kecepatan pesat seakan menjadi bukti bahwa tubuhnya tak bisa menampung semua kerusakan yang baru ia terima.


"KAU AKAN DIHUKUM!!" teriak Victoria sebelum dia benar-benar menghilang dari dunia ini.


.


.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2