
DUAAARRR...
Dentuman keras diiringi munculnya bola cahaya yang sangat terang, mengejutkan Rey dan Nuwa.
Puluhan orang berpakaian putih dan berambut panjang, baik itu pria maupun wanita turun dari langit. Dan Nuwa sudah tahu apa maksud kedatangan mereka ke bumi.
Mereka adalah Raja Langit dan pasukan Dewa-Dewi. Dan tanpa penjelasan sekalipun, tentu saja dia sudah tahu apa maksud dan kedatangan mereka. Ya, mereka datang untuk menghukumnya karena telah melakukan pelanggaran besar.
"Dewi Nuwa, kau telah melanggar aturan Langit dan melakukan sebuah kesalahan yang tak termaafkan. Untuk itu kau harus dihukum, kau akan musnah dan tidak bisa bereinkarnasi kembali!!" Ucap pria yang berdiri di barisan paling depan, yang merupakan Raja langit.
Gadis itu mengepalkan tangannya. "Aku menentang hukuman itu!! Karena aku tidak bersalah, seharusnya bukan wanita itu saja yang aku Habisi, tetapi kalian juga!! Dimasa lalu kalian telah berlaku tidak adil padaku, kalian menjadikanku sebagai tumball. Dan hari ini adalah waktunya pembalasan!!"
Raja langit itu membulatkan kedua matanya. Terkejut mendengar apa yang baru saja disampaikan oleh Nuwa. "Mungkinkah gadis itu telah mendapatkan ingatannya kembali, dan mengetahui yang terjadi dimasa lalu?!" batin Raja langit terkejut.
Aura gelap, dan sinar biru kemerahan menyelimuti tubuh gadis itu. Itu adalah aura gelap dari mereka yang berasal dari negeri kegelapan. Lalu bagaimana Nuwa yang seorang Dewi terpilih bisa memiliki aura mengerikan seperti itu?! Raja langit bertanya-tanya.
Rey menyeringai lebar. "Karena dia adalah pengantin calon Raja kegelapan!!" ucapnya seolah-olah mengerti apa yang dipikirkan oleh Raja Langit. Semua mata kini tertuju pada Rey. Dan alangkah terkejutnya Sang Raja saat melihat siapa yang berdiri dihadapannya.
"Xiao Yan!!" ucap Raja langit itu sedikit bergumam. Dia mengenal betul siapa sosok yang berdiri di samping Nuwa. Dia adalah Xiao Yan, Pangeran Bungsu negeri kegelapan. Rupanya mereka sama-sama telah bereinkarnasi dan bertemu kembali. "Apa maksudmu menyebut Dewi terpilih sebagai Pengantin Calon Raja kegelapan?!"
"Tanpa ada penjelasan pun, seharusnya kau sudah tau!! Jika Nuwa dan aku akan tetap bersama, meskipun harus menembus masa yang berbeda!!" ujar Xiao Rey.
"Benarkah, itu artinya kau juga sudah siap untuk mati!! Bahkan semesta pun tidak akan merestui hubungan kalian berdua, dan aku akan membantu semesta untuk melenyapkan kalian berdua!!"
"Benarkah? Buktikan saja!!" Jawab Nuwa menimpali.
__ADS_1
"Serang dan habisi mereka berdua," perintah Raja langit pada seluruh pasukan Langitnya.
Nuwa membuang pedang yang berada di tangannya. Kemudian Ia memejamkan matanya selama beberapa detik, dan kini pedang langit telah berada di dalam genggamannya. Membuat Raja langit membelalak seketika melihat pedang itu, rasa khawatir mulai menghinggapi perasaannya. Itu adalah pedang langit, salah satu pedang paling mematikan yang ada di dunia ini.
Namun Ia tidak memiliki pilihan selain melanjutkan pertarungan, untuk melarikan diri juga sudah terlambat. Empat alam akan menganggapnya sebagai Raja yang lemah, jika dia sampai melarikan diri.
Rey bertarung melawan pasukan langit, begitu pun dengan Nuwa.
Tetapi Sang Raja pun tak tinggal diam dan hanya menyaksikan jalannya pertarungan. Dengan semua kemampuan yang Ia miliki, dia berlari kearah Nuwa. Gadis itu telah siap untuk menerima serangan Raja langit yang merupakan ayah angkatnya.
Tranggg ,,, !!! ,,,
Dan serangan Raja langit berhasil di tangkis oleh Nuwa, membuat pedang mereka saling berbenturan. Dewi cantik itu memberikan sedikit tekanan pada pedangnya, membuat tubuh Sang Raja terhuyung kebelakang dengan gerakan mengambang.
Tak ingin sampai dikalahkan oleh putri angkatnya, Raja Langit memutar tubuhnya. Ia melompat sedikit lebih tinggi sambil mengarahkan kakinya pada perut Nuwa, tendangan itu membuat tubuh gadis itu terhuyung kebelakang. Namun tidak berarti Ia telah kalah.
Kemudian Nuwa melemparkan pedangnya ke udara. Ia terbang ke atas untuk mengambil pedang itu, dengan keadaan tubuh terbalik. Tubuh Nuwa meluncur kebawah membuat mata Sang Raja terbelalak seketika, Ia terkejut bukan main melihat apa yang di lakukan oleh gadis itu. Kekuatan Nuwa berkembang pesat.
"Sial!! Kekuatan Dewi terpilih memang sangat mengerikan!!" batin sang Raja.
Dan dia baru sadar, jika tidak ada Dewi lain yang lahir dari bunga Kristal selain Nuwa. Dan Dewi berhati gelap yang terlahir dari Bunga Kristal sebelum gadis itu adalah, sisi gelap Nuwa. Yang artinya, hanya ada Satu Dewi yang terlahir dari bunga Kristal, yakni Nuwa.
"Aku akan segera menghentikanmu!! Kau tidak boleh dibiarkan tetap hidup, karena jika kau tetap hidup, maka itu hanya akan membahayakan empat alam!!" teriak Raja langit.
TRANGGG..
__ADS_1
Rey meninggalkan pertarungannya ,dan menghalau pedang milik Sang Raja yang diarahkan kepada Nuwa. Dia melindungi Nuwa dari serangan itu. Kemudian Rey menoleh kebelakang.
"Pertarungan ini serahkan padaku, biar aku yang menyelesaikannya!!" ucap Rey dan dibalas anggukan oleh Nuwa.
Pertarungan sengit itu diambil alih oleh Rey, dia yang sekarang menghadapi Raja Langit. Tak ada ampun baginya, Rey memberikan serangan bertubi-tubi pada Sang Raja.
Membuat Raja langit kewalahan menghadapi Reinkarnasi dari Pangeran kegelapan tersebut.
Pertarungan memang tak seimbang, karena Rey dan Nuwa yang hanya berdua dikeroyok oleh puluhan orang. Raja Langit membawa pasukannya ke bumi. Tujuan awalnya adalah memberikan hukuman pada Putri angkatnya, tetapi siapa yang menduga jika pada akhirnya malah terjadi pertumpahan darah di bumi.
"Sial!! Dia benar-benar berhasil mengalahkan para pasukanku, jika begini terus, Lianera akan kehilangan para petarungnya yang tangguh!!" ucap Raja langit membatin.
Blammm..
Bola cahaya yang jatuh dari langit mengejutkan semua orang dan menghentikan jalannya pertarungan selama beberapa saat.
itu adalah pasukan langit yang datang. Mereka dipimpin oleh seorang Dewi bernama Diao Chan. Bukannya berdiri di pihak Raja Langit, pasukan itu justru berdiri di pihak Rey dan Nuwa, membuat Raja Langit kebingungan dan marah.
"Diao Chan, apa yang kau lakukan disana? Kenapa kau malah berdiri di pihak lawan?!" teriak Sang Raja dengan emosi.
"Maafkan saya, Yang Mulia. Kali ini saya tidak bisa berdiri di pihak, Anda. Cukup satu kali tragedi yang Anda ciptakan, dan kali ini saya tidak akan membiarkan hal serupa terulang kembali!! Saya akan melindungi mereka berdua dengan nyawa sendiri!! Sekali lagi maafkan aku.... Ayah!!"
Hati Raja langit bergejolak hebat setelah mendengar kata 'Ayah' yang baru saja keluar dari bibir putrinya. Selana ribuan tahun dia menunggu, putrinya memanggilnya dengan sebutan 'Ayah' Akhirnya hari ini dia mendengarnya. Tetapi disaat dan waktu yang tidak tepat. Karena Diao Chan, memanggilnya Ayah di tengah Medan perang.
.
__ADS_1
.
Bersambung.