
Enam pasang mata memandang tak berkedip dua perempuan cantik beda usia yang baru tiba di ruang makan malam itu. Rohan Firmaji langsung berdiri dari duduknya dan menjemput istrinya tercinta dan menarik sebuah kursi untuk diduduki oleh Sugiarti.
Luky Firmaji dan Andri Husain tak tinggal diam. Mereka berdua juga berdiri dari duduknya dan ingin melakukan hal yang sama pada Kamila. Akan tetapi Kamila tersenyum seraya membungkukkan badannya sedikit.
Ia mengangkat tangannya di udara bermaksud untuk menolak keduanya. Ia tidak mau ada yang kecewa diantara kedua pria tampan yang sama-sama pernah mengisi hatinya itu.
Akan tetapi penolakan halus itu sepertinya tidak berlaku untuk seorang Luky Firmaji. Ia tetap melangkah ke arah Kamila dan meraih tangan mantan istrinya itu dengan gaya yang sangat elegan.
Kamila tersentak kaget begitu pun dengan Rohan dan Istrinya. Mereka tidak menyangka kalau pria yang mempunyai sedikit keanehan itu bisa melakukan hal tersebut.
Satu lagi hal yang mengejutkan semua orang adalah pria itu dengan penuh percaya diri mencium punggung tangan mantan istrinya itu dengan penuh perasaan kemudian menarik sebuah kursi di sampingnya agar Kamila bisa duduk.
Eh?
Kamila merasakan tubuhnya tidak berpijak di atas bumi. Ia merasakan dirinya melayang dengan sangat ringan bagaikan kapas.
"Kamu sangat cantik Mil," bisik Luky Firmaji dengan suara rendah pas disamping kuping perempuan cantik itu. Kamila tersenyum tipis dengan dada berdebar sangat kencang.
Lelucon apa ini?
Empat pasang mata menyaksikan keromantisan janda dan duda itu dengan perasaan mengharu biru. Rohan dan Istrinya tak sadar menitikkan airmatanya.
Kedua orangtua itu sangat bahagia dan berdoa dalam hati agar Tuhan masih memberikan mereka kesempatan untuk menjalin kembali hubungan yang pernah retak dan hancur itu.
Akan tetapi tidak bagi Andri Husain. Hatinya sangat sakit melihat dua orang itu mempertontonkan kebahagiaan diatas harapannya untuk mendapatkan kembali cinta Kamila.
Ya, ia sudah mendengar kabar dari Rohan Firmaji bahwa Kamila sekarang ini adalah janda dan merupakan mantan menantunya. Ia sengaja dipanggil ke tempat itu untuk diperkenalkan dengan Kamila yang sebenarnya adalah mantan kekasihnya sendiri.
"Ayo silahkan dinikmati makan malamnya." Rohan mempersilahkan semua orang untuk makan setelah menonton secara Live sebuah aksi tak terduga yang dilakukan oleh Luky Firmaji pada Kamila.
__ADS_1
Kamila merasakan tangannya gemetar dan tidak bisa menyendok dengan baik. Ia merasa semua orang menatapnya dengan sangat tajam.
Dan benar saja, saat ia mengangkat kepalanya, ia bisa melihat Andri Husain sama sekali tidak menyentuh makanannya dan hanya sibuk memandangnya.
"Prada Andri, apakah makanannya tidak sesuai dengan selera Anda?" tanya Luky pada pria yang duduk dihadapannya itu dengan tatapan membunuh. Ia benar-benar tidak suka melihat tatapan pria itu pada Kamila.
"Silakan Pak Andri. Anda tidak akan kenyang dengan hanya memandangi yang bukan milik anda," lanjut Luky seraya mengangkat sendoknya yang berisi makanan. Pria itu pun memasukkannya ke dalam mulutnya kemudian dikunyahnya seolah-oleh sedang mengunyah tentara itu.
"Ah iya Pak Andri, itu betul sekali. Ini pertama kalinya anda datang ke rumah kami. Dan jamuan ini pun kami lakukan untuk kamu sebagai tamu spesial di rumah kami."
"Ah iya maafkan saya Tuan. Saya hanya ingin mengenang masa-masa indah bersama dengan seorang perempuan cantik yang tega meninggalkan saya Tuan. Maaf." Andri Husain meminta maaf dengan hati yang sangat perih.
Demi kesopanan dan menghargai Tuan Rumah yang sangat ia hormati ia pun memakan makanan itu dengan tenang meskipun ia sangat tak mampu menikmatinya. Perhatiannya terus tertuju pada Kamila yang sangat cantik malam ini. Gaun biru malam yang ia gunakan begitu sangat menggodanya.
Setelah makan malam selesai. Mereka semua berkumpul di beranda depan untuk menikmati indahnya malam bulan purnama. Taman di depan rumah yang memang sangat terang semakin terang saja dengan cahaya bulan itu.
"Mil, gimana kabarmu?" tanyanya berbasa-basi. Kamila tersenyum dengan sebuah perasaan yang ia tidak tahu apa. Rasanya hambar dan biasa-biasa saja saat ia benar-benar bertemu dengan pria yang sudah lama ia harapkan.
"Baik kak."
"Kamu kok gak pernah hubungi Aku sih Mil, padahal nomor aku udah kukasih."
"Eh, iya. Aku juga mau nanya ini sebenarnya. Kok nomornya kakak itu gak aktif lho. Setiap aku hubungi selalu berada di luar jangkauan. Padahal kan Kak Andri ternyata tugasnya di sini."
"Nah itu dia. Coba deh cek kembali nomornya, siapa tau kan salah." Andri Husain memberi saran karena ia yakin kalau memang Kamila berniat menghubunginya maka pasti akan tersambung.
"Tunggu sebentar ya Kak. Aku ambil handphone aku dulu."
"Iya Mil."
__ADS_1
Kamila pun berdiri dari duduknya dan berpamitan ke dalam kamarnya untuk mengambil handphonenya. Andri Husain pun mempersilahkan seraya membuka aplikasi chatnya.
Keyakinannya bahwa seseorang telah menipunya kini terbukti sudah. Sejak pertemuan di Pusat Perbelanjaan itu seseorang sering menghubunginya dan mengaku dirinya sebagai Kamila Regina Putri mantan pacarnya.
Mereka sering berhubungan dan semakin akrab. Untuk itulah ketika ia ingin diperkenalkan oleh mantan mertua perempuan itu ia mulai curiga kalau sebenarnya ia telah dikerjai dan ditipu oleh seseorang yang mengakui dirinya sebagai Kamila.
Sementara itu, di dalam kamarnya. Kamila sibuk mencari handphonenya yang ia lupa taruh dimana.
"Seingat ku handphone itu Aku taruh di kamar atau di meja makan ya?" tanyanya dengan wajah bingung.
Setelah sibuk mencari di kamar dan tidak menemukannya ia pun keluar dari kamarnya dan melangkahkan kakinya ke arah ruang makan.
Sebuah handphone yang sangat mirip dengan handphonenya ia dapatkan di atas meja makan.
"Ini kok mirip banget sama handphone Aku ya? kayak sengaja dibuat kembar deh. Casing pun hampir sama. Cuma kalau punyaku kan ada stiker diujung atasnya." Kamila membolak-balik handphone itu dengan senyum diwajahnya.
Dengan rasa penasaran yang sangat tinggi ia pun mengaktifkannya untuk melihat siapa yang punya handphone seperti miliknya itu.
Matanya melotot tak percaya melihat gambar pada lock screen benda pipih itu.Terdapat dirinya yang sedang duduk di ranjang dengan pose memakai handuk putih dengan tampilan yang sangat menggoda.
Tubuhnya mengalami gemetar hebat. Tak pikir panjang ia langsung berlari ke dalam kamar Luky Firmaji sang mantan suami. Ia ingin membuktikan sesuatu disana.
πΊπΊπΊ
*Bersambung.
Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?
Nikmati alurnya dan happy reading π
__ADS_1