Janda Tak Bolong

Janda Tak Bolong
Bab 61 Terima Kasih


__ADS_3

Hari ini adalah hari paling bahagia bagi semua orang. Andri Husain dan juga Vony Dona akhirnya melangsungkan pernikahan setelah drama panjang yang terjadi di dalam keluarga dua belah pihak.


Yang ditakutkan oleh Andri Husain ternyata benar adanya, orang tua Vony Dona ternyata mempermasalahkan tentang pangkatnya yang masih merupakan prajurit dua atau Prada.


Akan tetapi Rohan Firmaji sebagai orang yang disegani dan dituakan karena kedudukan dan jabatannya, berdiri paling depan membela dan memperjuangkan hubungan dua orang itu. Mereka saling mencintai dan susah untuk dipisahkan.


Akad nikah telah selesai, semua orang bernafas lega. Mereka berdua telah sah menjadi suami istri. Dan sebagai anggota prajurit TNI, Tradisi Pedang Pora Saat Pernikahan tak lupa mereka lakukan.


Sering dijumpai pada tradisi pada anggota taruna, militer, dan kepolisian yang melakukan prosesi pernikahan yaitu terdapat pasukan prajurit mengenakan seragam lengkap membuat barisan dan mengangkat pedang. Kemudian dilewati oleh pasangan mempelai untuk menuju pelaminan. Prosesi ini disebut pedang pora.


Upacara tradisi pedang pora adalah suatu perayaan pernikahan yang dilaksanakan dalam rangka melepas masa lajang anggota TNI dengan diiringi rangkaian pedang berbentuk gapura dari hunusan pedang rekan-rekan atau adik angkatan.


Upacara ini merupakan simbol solidaritas dan rasa persaudaraan para prajurit, serta menerima pasangan prajurit dalam keluarga besar. Serta, upacara ini hanya bisa dilaksanakan sekali dari seluruh proses pernikahan pasangan mempelai.


Upacara ini dapat dilakukan dengan orang tua diikutsertakan maupun tidak. Jika upacara ini tidak mengikutsertakan orang tua, maka terdapat 12 tahap.


Pertama, pasukan pedang pora memasuki tempat upacara. Kedua, mempelai dan disusul kedua orang tua untuk memasuki tempat upacara. Ketiga, inspektur upacara tiba di tempat upacara. Keempat, laporan komandan pasukan kepada inspektur upacara. Kelima, mempelai memasuki gapura Pedang Pora. Keenam, pernyataan dari inspektur upacara. Ketujuh, pemberian tanda kehormatan kepada mempelai. Kedelapan, inspektur upacara mengiringi kedua mempelai ke pelaminan. Kesembilan, laporan komandan pasukan. Kesepuluh, inspektur upacara meninggalkan tempat upacara. Kesebelas, foto. Kemudian upacara selesai.


Namun, jika upacara pedang pora pada pernikahan ingin mengikutsertakan orang tua, maka terdapat prosedur yang berbeda. Seperti, yang memasuki tempat upacara tidak hanya mempelai dan kedua orang tua, namun juga keluarga inti. Kemudian, ketika memasuki gapura tidak hanya pasangan mempelai, namun juga orang tua dan keluarga inti memasuki gapura Pedang Pora.


Selanjutnya setelah inspektur upacara memberi tanda kehormatan kepada kedua mempelai, inspektur upacara, orang tua, dan keluarga inti beserta pasukan pedang pora mengiringi pasangan pernikahan itu ke pelaminan.


Berikutnya, sama seperti tanpa orang tua mengikuti prosesi, berfoto bersama, laporan komandan pasukan, dan upacara selesai. Selain digunakan saat upacara pernikahan militer, pedang pora juga dilakukan biasanya untuk acara pisah sambut pimpinan TNI atau Polri.


"Selamat ya Kak, selamat ya Von. Kalian udah resmi jadi suami istri. Dan Kamu Von, udah jadi ibu Persit." Kamila menyalami kedua mempelai dengan perasaan yang sangat bahagia.


"Terimakasih banyak Bu." Vony membalas ucapan perempuan itu dengan senyum diwajahnya. Ia sampai mengelus lembut perut besar itu dengan harapan akan segera mendapatkan momongan juga.

__ADS_1


"Hey, kamu sudah kebelet ya jadi seorang ibu?" tanya Kamila dengan alis terangkat lucu. Vony tersenyum kemudian mengangguk.


"Wah Andri, ini adalah kode keras buatmu. Jangan ditunda-tunda. Istrimu sudah sangat ingin menjadi seorang Ibu." Luky ikut nimbrung dalam percakapan istrinya dan pengantin itu.


"Siap, akan segera dilaksanakan setelah acara selesai!" Andri Husain berdiri tegap layaknya seekor prajurit melapor pada komandannya.


"Wah mantap Ndri. Hati-hati saja Von. Kalau prajurit TNI seperti ini biasanya mempunyai dua senjata yang sangat berbahaya dan mematikan," ujar Luky dengan wajah dibuat sangat serius.


Akan tetapi orang yang mendengarnya langsung tertawa terbahak-bahak. Jangan ditanya wajah Vony dan juga Kamila. Mereka pura-pura tidak mendengar dan berusaha cuek. Pengantin baru memang selalu mendapatkan bully-an yang berhubungan dengan yang satu itu.


"Aaaaaw!" Kamila tiba-tiba meringis merasakan pinggangnya sangat sakit. Semua orang yang sibuk melemparkan candaan pada sang pengantin langsung mengalihkan perhatiannya pada perempuan hamil itu.


"Mil, ada.apa sayang?" tanya Luky dengan perasaan yang sangat khawatir.


"Sepertinya ini udah tiba saatnya Kak. Pinggangku sakit banget."


"Ah Iya sayang. Kita akan segera ke rumah sakit." Luky segera menuntun istrinya itu keluar dari gedung pernikahan itu. Sugiarti dan Rohan juga meninggalkan acara setelah berpamitan pada tuan rumah.


"Von, kita ini adalah pengantin. Masih banyak tamu yang harus kita jamu. Masak kita meninggalkan acara ini dan mengikuti mereka?" Wajah Andri tampak kesal dan tidak nyaman dipandang.


"Ah iya Mas, maafkan aku." Vony tersenyum meringis. Ia tidak sadar kalau ia telah melakukan sebuah kesalahan pertama pada suaminya.


Sementara itu, Kamila terus mengadu kesakitan. Ia nampak sangat tegang dengan keringat yang memenuhi seluruh wajahnya. Luky ikut tegang dan khawatir. Ia pun melajukan mobilnya bagaikan sedang terbang di udara.


"Bertahan sayang. Kita sebentar lagi sampai." Luky terus memberikan semangat disertai dengan doa di setiap tarikan nafasnya.


"Kak, ini sakit sekali, ya Allah Aaaaaw huffft." Kamila meringis dengan nafas satu-satu."

__ADS_1


Ciiit


Kendaraan itu berhenti didepan Rumah Sakit bersalin terdekat. Luky langsung turun dan meminta bantuan pada perawat yang ada untuk membawa brangkar ke arah mobilnya. Pasalnya Kamila sudah tidak sanggup untuk berjalan. Ketuban sudah pecah begitupun darah segar sudah keluar dari pangkal pahanya.


"Ayo cepat tolong istri saya!" Luky berteriak keras saat mereka sampai di dalam ruangan bersalin itu. Ia begitu panik dan takut melihat keadaan istrinya yang sangat kesakitan. Ia sampai berjanji dalam hati untuk punya anak satu saja.


"Silahkan menunggu di luar saja Pak, kami akan segera memberi tindakan pada istri anda." Seorang perawat segera meminta Luky untuk keluar dari ruangan bersalin itu. Luky menurut. Ia pun keluar dari sana dengan harapan akan mendengar kabar baik sebentar lagi.


"Luky bagaimana istrimu nak?" Sugiarti langsung menanyakan keadaan Kamila.


"Lagi ada di dalam Ma, doakan ya Ma, semoga semuanya sehat dan selamat."


"Aamiin ya Allah. Mama selalu berdoa untuk keselamatan mereka nak."


Oeeeek


Oeeeek


"MasyaAllah, itu bayimu sudah lahir. Suaranya kencang sekali."


"Alhamdulillah, ya Allah. Terima kasih." Luky langsung bersujud dengan berita gembira ini. Apalagi sang perawat mengatakan kalau yang lahir adalah perempuan, sehat, dan juga cantik.


🌺🌺🌺


TAMAT


Hai readers tersayangnya othor, sampai disini kisah Kamila Regina Putri dan juga Luky Firmaji. Terimakasih banyak atas waktu readers sekalian. Kalian hebat. Sun jauh dari Othor receh ini ya 😘

__ADS_1


Dan jangan lupa untuk mampir dikarya othor yang lain ya, dijamin asyik.


Sekali lagi terima kasih.


__ADS_2