Janda Tak Bolong

Janda Tak Bolong
Bab 52 Emosi Jiwa


__ADS_3

Semua pengunjung mengarahkan perhatian mereka pada insiden yang sedang terjadi di dalam Cafetaria itu.


Aqram Pratama langsung bangun dari posisinya. Ia sungguh sangat marah diperlakukan seperti itu oleh seorang gadis. Rasa malu tentu saja mendera perasaannya.


Bugh


Pria itu mengarahkan satu pukulan ke arah Vony tapi sayangnya hanya menyentuh angin. Vony ternyata jago berkelit. Ia malah memberikan satu pukulan keras pada bagian perut pria itu.


"Aaargh, brengsek kamu gadis gila!" Pria itu mengeluh sakit kemudian bersiap menyerang kembali tubuh Vony, akan tetapi seseorang berhasil menangkap tangannya.


Bugh


"Aaaargh!"


Sekali lagi Aqram Pratama terdesak ke samping karena mendapatkan lagi satu pukulan telak pada rahangnya. Keriuhan semakin terjadi. Pengunjung Cafetaria seperti sedang mendapatkan tontonan secara live dan gratis tak butuh kuota internet.


"Maaf semuanya, ada baiknya kalian keluar dari tempat ini. Karena kenyamanan pengunjung sangat kami jaga disini." Seorang security langsung melerai pertikaian tiga orang itu. Terdengar nafas kecewa semua orang atas peleraian sekuriti itu.


"Dasar tidak tahu malu kamu!" umpat Luky setelah berhasil memberikan satu tendangan lagi pada perut pria pembuat onar itu. Ia langsung menarik tangan Kamila keluar dari Cafetaria itu karena tidak ingin lama-lama menjadi konsumsi publik.

__ADS_1


"Kak, sejak kapan kamu disini?" tanya Kamila pada suaminya dengan perasaan yang sangat kaget. Ia masih sangat bingung dengan peristiwa yang serba tiba-tiba di depan matanya.


"Naik ke mobil Mil, Aku masih ingin memberikan pelajaran pada pria brengsek itu." Luky tidak menjawab pertanyaan istrinya. Emosinya sedang berada pada puncaknya sekarang. Kamila menurut. Seumur hidupnya bersama dengan suaminya, baru kali ini ia melihat Luky emosi seperti itu. Ia pun naik ke mobil dan duduk diam di dalamnya. Vony datang untuk menemaninya.


Sementara itu Luky mendatangi Aqram yang juga sudah keluar dari Cafetaria. Saat ini ia sudah tidak sabar ingin mengetahui apa motif temannya itu menggangu keluarganya.


"Apa sebenarnya maumu Aqram?!" tanya Luky dengan tatapan tajam pada pria dihadapannya. Ia tidak habis pikir dengan kelakuan pria yang ia kenal baik itu. Aqram Pratama balas menatap Luky dengan tatapan bencinya.


"Aku mau Kamila. Berikan ia padaku."


Luky kembali emosi. Ia langsung melompat ke arah Aqram dan mencengkram kuat kerah kemeja pria itu.


"Kurang ajar sekali kamu!"


"Kamu pikir Aku mau memberikan istriku padamu brengsek!"


Bugh


Tangan Luky kembali melayang ke wajah pria itu untuk yang kesekian kalinya. Emosinya benar-benar berada di atas ubun-ubunnya sekarang.

__ADS_1


"Hati-hati dengan kata-katamu Aqram. Aku bisa melaporkanmu ke pihak berwajib." Luky mendorong tubuh pria itu dan meninggalkannya. Semakin lama ia berada di sana. Ia takut akan membunuh pria yang pernah menjadi sahabatnya itu.


"Von, kamu kembali ke kantor. Aku akan bawa Kamila pulang ke rumah," titahnya pada asistennya itu. Saat ini ia sudah tidak bisa lagi kembali bekerja.


"Baik Pak!" Vony menurut. Gadis itu pun menghubungi ojek online karena mobil yang dikendarainya tadi sudah diambil yang punya.


Luky mengendarai mobil itu pulang dengan nafas yang masih memburu emosi. Sedangkan Kamila berusaha untuk menarik dan membuang nafasnya pelan. Ia bisa saja merasakan kontraksi lagi jika ia emosinya ikut naik. Tak ada yang berbicara di dalam mobil itu sampai mereka berdua sampai di rumah mereka.


"Mang, minta tolong semua barang belanjaan di Bagasi ya," pinta Kamila pada sekuriti di rumahnya itu.


"Iya Nya."


Kamila pun masuk ke rumahnya mengikut langkah suaminya yang sudah berjalan lebih dulu. Perempuan itu meminta Mak Siti untuk membuat minuman dingin dan diantar ke kamarnya. Ia tahu kalau suaminya saat ini sedang butuh yang segar-segar.


"Kak, ganti baju dulu ya," ujar Kamila seraya membantu suaminya melepaskan setelan jas yang sedang dipakainya. Luky menurut. Emosinya sudah mulai turun.


🌺🌺🌺


*Bersambung.

__ADS_1


Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?


Nikmati alurnya dan happy reading 😍


__ADS_2