Janda Tak Bolong

Janda Tak Bolong
Bab 27 Kamila KaWe


__ADS_3

Bisa gak kita ketemuan Mil?


Andri Husain mengirimkan pesan itu kepada seseorang yang selama ini mengakui dirinya sebagai Kamila Regina Putri.


Tring


Andri Husain tersenyum tipis karena pesannya cepat dijawab oleh si Kamila Kawe. Ia pun membukanya dengan segala rencana di dalam kepalanya.


Kak Andri lagi dimana sekarang?


Aku lagi di daerah X. Kalau bisa kita ketemu di sana ya?


Tring


Boleh


Jam berapa Kak?


Jempol Andri Husain segera mengetik balasan dengan singkat.


Sekarang


Tring


Okey kak. Kita ketemu disana. Aku juga lagi suntuk nih pengen jalan-jalan.


Andri Husain pun menutup aplikasi chattingan nya kemudian berpamitan kepada Rohan Firmaji dan istrinya. Ia tidak ingin lagi menunggu Kamila di tempat itu.


Semua sudah sangat jelas dimatanya. Tak ada lagi harapan untuknya untuk merajut kembali hubungan yang telah lama putus itu. Tatapan Kamila padanya sudah tidak seperti yang dulu lagi.


Tak ada rasa rindu dan cinta yang ia lihat di bola mata perempuan cantik itu. Dan ia tidak mungkin memaksakan cintanya pada perempuan itu dan menantang mantan suami Kamila yang sepertinya sangat ingin menjalin hubungan lagi dengannya.

__ADS_1


Kalau tidak ada Jodoh maka diusahakan bagaimana pun tetap tidak akan bertemu. Begitu pun sebaliknya.


"Lho kok pamitan sih? kamu gak nginap aja di sini?" tanya Sugiarti saat pria itu berpamitan pulang.


"Saya ada janji bertemu dengan seseorang Nyonya. Lain kali saya akan kesini lagi."


"Ah, iya. Maafkan atas pelayanan kami ya Pak Andri." Rohan Firmaji menepuk bahu pria itu dengan pelan. Ia sungguh berterima kasih pada Andri Husain karena keberadaan pria itu sehingga mereka bisa melihat perubahan yang terjadi pada Luky sang putra.


"Saya yang minta maaf Pak. Karena sudah berpikir untuk menggangu hubungan Pak Luky dan juga Kamila."


"Hahaha, kamu memang prajurit yang jujur dan bertanggung jawab. Semoga kamu mendapatkan jodoh yang terbaik."


"Siap Terimakasih Tuan." Prada Andri Husain pun berlalu dari hadapan dua orang yang telah banyak berjasa pada karirnya itu.


Mulai saat ini ia tidak akan lagi mengingat kenangan dengan Kamila Regina Putri. Semuanya harus ia buang kelaut dalam agar tak bisa lagi muncul ke permukaan untuk mengganggu kehidupan asmaranya nanti.


Yang ia harus cari sekarang adalah Kamila Kawe yang telah memberinya harapan palsu dan menipu dirinya selama ini.


Karena Pria itu benar-benar jujur dan bertanggung jawab. Ia mempunyai sifat lapang dada dan menerima kalau Kamila memang bukan jodohnya.


Sekarang mereka yakin kalau hubungan Kamila dan juga Luky akan baik-baik saja kedepannya.


"Luky kemana Pa? sejak selesai makan malam kok gak kelihatan ya?" tanya Sugiarti dengan kepala celingak-celinguk mencari putra semata wayangnya itu.


"Gak usah dicari. Mungkin lagi pacaran sama mantan istrinya itu. Kamu gak lihat bagaimana mata anakmu itu melihat Mila?" Rohan Firmaji tersenyum samar kemudian menarik istrinya itu kedalam pelukannya.


"Ih Papa, kira-kira mereka benar-benar pacaran gak ya?" tanya Sugiarti berusaha membayangkan kedua orang mantan suami-istri itu menikmati masa pacaran dan saling mengenal kembali.


"Berdoa saja semoga Luky benar-benar sembuh dan mencintai Kamila."


"Aamiin. Kalau beneran terjadi kita nikahkan mereka secepatnya Pa."

__ADS_1


"Tentu saja Ma. Mereka harus rujuk kembali. Untungnya kan Kamila tidak pernah menggugat cerai suaminya di pengadilan agama. Jadi rujuknya gampang."


"Iya Pa. Mama sudah tidak sabar. Kita sudah setua ini sudah ingin bermain dengan cucu yang lucu-lucu." Sugiarti menyandarkan kepalanya di dada bidang suaminya yang masih sangat kuat diusianya yang sudah hampir 60 tahun itu.


Sementara itu di dalam kamar Luky Firmaji.


Kamila memandang mantan suaminya itu dengan ekspresi tak terbaca. Tenggorokannya tercekat. Ia tidak bisa mengeluarkan kata-kata dan hanya berdiri saja di sana dengan tangan masih memegang handphone yang sangat mirip dengan miliknya.


"Mil, kamu di sini? Ada apa? Apa ada yang bisa Aku bantu?" tanya Luky dengan wajah santainya. Ia bahkan berjalan mendekati Kamila seraya menyugar rambutnya ke belakang.


Setelan jas berwarna biru malam telah ia lepas dari tubuhnya yang sangat atletis. Dasinya pun tampak sudah tidak rapih dilehernya. Dan yang tersisa sekarang adalah kemeja biru muda yang sedang digulung sampai lengannya.


Sangat cool dan menarik, bisik hati Kamila. Ia sampai terpaku seraya menatap mata elang Luky yang juga sedang menatapnya. Perempuan cantik itu jadi lupa untuk mengkonfirmasi apa yang ia lihat di dalam handphone yang bukan miliknya itu.


Luky Firmaji tiba-tiba saja meraih pinggang Kamila kedalam rengkuhannya sampai mereka berdua tak berjarak. Matanya tak lepas menatap satu-satunya perempuan yang mampu membuat inti dirinya berkedut dan menggeliat tak nyaman.


"Apa yang membawamu ke kamarku Kamila sayang," bisiknya dengan suara rendah pas di depan wajah mantan istrinya itu. Mereka berdua terlalu dekat sampai Kamila bisa merasakan aroma nafas pria itu diwajahnya.


Tatapan mata elang itu menyusuri seluruh permukaan wajah perempuan cantik itu sampai berhenti di bibirnya yang ranum. Luky menelan salivanya kasar. Ia ingin sekali meraih bibir itu dan menenggelamkan dirinya disana.


Kamila tersadar kemudian segera memberontak melepaskan dirinya akan tetapi Luky dengan keras meremas pinggang rampingnya dan malah membuatnya semakin erat menempel pada tubuh mantan suaminya itu.


"Kak, Aku ..."


🌺🌺🌺


*Bersambung.


Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?


Nikmati alurnya dan happy reading ya 😍

__ADS_1


__ADS_2