JANGAN LEPASKAN TANGANMU SAYANG

JANGAN LEPASKAN TANGANMU SAYANG
disidang Reno dan William


__ADS_3

William bangun tidur berasa disebelahnya bukan guling yang biasa dipeluknya William mencoba membuka matanya betapa kagetnya disebelahnya ada wiwin yang tidur dalam kondisi polos disampingnya


" apa yang kamu lakukan di sini" bentak William kaget melihat Wiwin


" anda sudah bangun pak William apa anda lupa yang semalam" ucap Wiwin nunduk dengan rasa malu


" ah saya baru ingat, bersiap lah hari ini disidang sama saya dan Reno bersiap-siap lah pergi ke kantor" bentak William


William yang melihat Wiwin polos didepannya langsung mengambil kesempatan lagi buat gulet sebelum pergi Wiwin yang diminta langsung nurut saja engga berani melawan William karena karirnya ada diujung tanduk, William langsung memasukan rudalnya kedalam goa perlahan memaju mundurkan pinggangnya dengan lembut sambil m3r3m45 gunung kembarnya Wiwin dengan lembut sambil mencium bibirnya Wiwin dengan lembut, William langsung menji lat l3h3r nya Wiwin dengan lembut membuat Wiwin mende sah menikmati pergerakan yang diberikan William


" aaahhh pak William" desa han Wiwin


" saya enggak menyangka pekerjaan sampingan kamu Wiwin" ucap William kecewa engga menyangka karyawan Reno yang ada menjalankan pekerjaan kotor seperti ini


" kebutuhan hidup pak saya orang susah tapi dikasih cobaan berat aaaahhh" desa han Wiwin begitu merdua didengar William


cairan pun akhirnya dimasukkan kedalam pangkal pahanya Wiwin


" rumah sakit mana ayah kamu di rawat" ucap William langsung berdiri dengan tatapan dinginnya


" rumah sakit pelangi rumah sakitnya pak Reno" ucap Wiwin sedih


" baik kita sekarang kesana nanti Reno nyusul" perintah William langsung jalan ke kamar mandi William yang kesal dengan kenyataan kebiasaan buruk bawahannya enggak bisa bersikap ramah


dilain sisi, Reno yang mendapatkan WhatsApp dari Williame jadi bingung akhirnya Reno merahasiakan yang ingi William bahas Reno mengantar Dela sampai parkiran kantor rasanya Reno enggak ingin meninggalkan Dela sendirian tapi pembahasan penting yang ingin dibahas William membuat Reno terpaksa meninggalkan Dela sendirian tentunya dipantau sama bodyguard


" sayang aku harus ke rumah sakit enggak masalah kan aku antar sampai sini"ucap Reno merasa enggak tega


" enggak masalah sayang aku mengerti kok tanggung jawab kamu sayang" ucap Dela

__ADS_1


Reno mencium bibirnya Dela dengan lembut dan m3r3m45 gunung kembarnya Dela


" Aaahhh sudah sayang nanti kamu kesiangan" desa han Dela merapihkan bajunya


" semangat bekerja ya sayang" ucap Reno mencium wajahnya Dela


" kamu hati hati dijalan" lanjut Dela yang keluar dari mobil


Reno perlahan meninggalkan kantornya dan langsung menuju rumah sakit Reno bener bener penasaran hal penting apa yang ingin William bahas sepagi ini di rumah sakit, setibanya di rumah sakit Reno mencari William di ruang ICU betapa kagetnya Reno melihat William bareng Wiwin SPG di kantornya


" ada apa ini William kenapa saya disuruh keruangan ini" ucap Reno penasaran


" kita bahasnya di ruangan kamu saja Reno soalnya ini masalah pribadi yang menyangkut nama baik perusahaan kita" ucap William serius sambil melihat Wiwin yang nangis akan nasipnya


" baiklah mari ke ruangan saya" lanjut Reno yang nurut keinginan William sejujurnya Reno bingung kenapa Wiwin nangis saat Reno datang


setibanya di ruangannya Reno langsung William cerita ketemu sama Wiwin disalah satu cafe saat William minum ternyata ada Wiwin yang duduk disebelah William dengan pakaian minim Reno yang mendengar cerita William tentunya sangat marah karyawan nya bisa melakukan pekerjaan tercela, Reno langsung memanggil dokter yang menangani kondisi ayahnya Wiwin dokter langsung membawa hasil ronsen yang kemarin dilakukan seharusnya Wiwin membayar biaya ronsen hari ini


" baik dokter kembali keruangan anda dan lakukan yang biasa anda lakukan soal biaya saya akan bahas sama wiwin" perintah Reno ada ada saja masalah


" baik pak kalo begitu permisi" lanjut dokter langsung pergi dari ruangan nya Reno


" menurut anda bagaimana sikap kita ke wiwin pak padahal gaji SPG di perusahaan kita lebih tinggi dari pada UMR di kota ini" ucap William tegas


" saya kecewa dengan jalan pintas yang anda lakukan fungsi atasan membantu meringankan beban biaya kehidupan karyawan asal jujur dan bisa bertanggung jawab bukan yang kamu lakukan, saya akan fikirkan bagaimana yang terbaik membantu kamu" ucap Reno sinis


" saya mohon jangan pecat saya apapun akan saya lakukan anda tahu kebutuhan yang saya hadapi jangan pecat saya pak" ucap Wiwin yang nangis karena malu ketahuan sama atasannya


" baiklah tetep lah Bekerja sebegai SPG seperti biasa tapi kamu harus berhenti menjalankan pekerjaan kotor itu dan setiap pagi kamu bersihkan apartemen pacar saya beberes cuci baju gosok dan cuci piring jam sembilan berangkat kerja ada bodyguard yang akan menemani kamu selama membersihkan apartemen pacar saya biaya pengobatan ayah kamu sepenuhnya saya yang bayar anggap saja bekerja bayarannya buat biaya pengobatan bagaimana" permintaan Reno yang enggak ingin Dela terlalu sibuk waktu bersamanya kurang

__ADS_1


" maksud bapak jadi ART bayarannya buat biaya pengobatan ayah saya" lanjut Wiwin enggak percaya, Wiwin saja malas mengerjakan semuanya ini dipaksa menjadi ART demi biaya pengobatan


" pilihan yang bagus tuh kalo saya mau gulet tenang buat makan kamu saya tanggung" ucap William tersenyum licik


" anda menjebak saya pak William" sindir Wiwin kesel sama keinginan William


" enggak mau juga enggak masalah buat saya, tapi jangan coba-coba rayu pak Reno karena dia sudah punya pacar jangan jadi orang ketiga ingat kamu ditolong harus tahu diri" penjelasan William yang sudah mewanti-wanti


" baik saya terima tawaran pak Reno dan pak William terimakasih kalian mau membantu masalah saya" lanjut Wiwin pasrah


" Bagus sekarang ke apartemen pacar saya ditemani sama bodyguard jam 12 sudah kerja menjaga stand kita di mall mengerti" perintah Reno yang akhirnya masalah bisa diselesaikan


" saya yang temani boleh kan pak" lanjut William yang nyengir kuda


" ya sudah William yang temani dan anterin kamu ke stand oh ya jangan masuk kamar Dela kalo mau kamar sebelahnya" perintah Reno melirik William


" siap pak bos permisi" lanjut William bahagia langsung ajak Wiwin ke apartemen Dela untuk bersih-bersih


Reno langsung menghubungi bagian administrasi kalo biaya pengobatan ayahnya Wiwin Reno yang nanggung sepenuhnya demi Dela bisa fokus belajar dan bekerja apa lagi waktu bersama nya enggak berkurang karena beberes apartemen


dilain sisi, William yang menemani Wiwin beberes tentunya bahagia karena malam hari dirinya ada yang temani di apartemen nya Wiwin yang mendapatkan tawaran dari William merasa beruntung walaupun sempet malu kebiasaan buruk nya ketahuan juga


" mulai malam ini kamu tinggal di apartemen saya bagaimana" ucap William m3r3m45 p4h4nya Wiwin


" tapi adik adik saya masih sekolah kasihan kalo saya tinggal terlalu lama aaahhh" desa han Wiwin menikmati tangan nya William semakin lama semakin naik


" ya terserah mau uang lebih atau sekedar makan pilihan ada di tangan kamu sama jangan protes atau buka rahasia saat kamu cuci baju Dela lihat bajunya Reno kalo kamu bocor siap siap mendapatkan amukan dari Reno" ancam William sambil m3r3m45 gunung kembar nya wiwin


" aaahhh baik saya akan jaga rahasia demi kehidupan keluarga saya" desa han Wiwin menikmati tangannya William yang lagi m3r3m45 gunung kembar nya

__ADS_1


Wiwin melihat William ternyata licik bisa memanfaatkan keadaan demi keinginan nafsongnya wiwin enggak masalah meladeni gulet yang diinginkan William yang terpenting enggak kehilangan pekerjaan dan biayaa pengobatan ayahnya ditanggung enggak masalah harus jadi ART yang penting biaya pengobatan enggak bikin pusing untuk mencarinya


__ADS_2