JANGAN LEPASKAN TANGANMU SAYANG

JANGAN LEPASKAN TANGANMU SAYANG
berusaha perhatian


__ADS_3

Setibanya di apartemen Reno, William minta ijin kembali ke apartemen nya. kangen sama Wiwin untuk melakukan gulet dan langsung menuju apartemen nya dengan perasaan bahagia, William langsung menghubungi Wiwin untuk siap siap memberikan vitamin c nya saat William sampai di apartemen.


" Sayang, akhirnya pulang juga" ucap Wiwin manja saat William masuk unit apartemen nya dan kunci pintunya


" Aku kangen sayang" ucap William mencium bibirnya Wiwin dengan lembut dan sambil m3r3m45 gunung kembarnya Wiwin dengan mesra.


" aaahhh, Sama sayang ya sudah yuk setelah olahraga biar tidurnya nyenyak sayang." lanjut Wiwin menikmati tangan nya William yang lagi m3r3m45 gunung kembarnya.


William dan Wiwin jalan ke kamar, dan William langsung membuat Wiwin polos didepannya William langsung mencium dan m3r3m45 gunung kembarnya Wiwin. dengan mesra dari bibir turun ke l3h3r menji lat dengan lembut l3h3r nya Wiwin membuatnya mende sah menikmatiii, sentu han yang diberikan William ke Wiwin.


" Aaahhh, sayang aku rindu sayang" desa han Wiwin, menikmatiiii l3h3r dan gunung kembarnya di r3m45 dengan lembut sama William.


" Aku suka, mendengar suara merdu kamu sayang" goda William sambil m3r3m45 gunung kembarnya Wiwin.


William membantu Wiwin rebahan, dan perlahan memasukan rudalnya kedalam goa yang dirindukan perlahan memaju mundur kan pinggang nya, dengan pelan sambil m3r3m45 gunung kembarnya Wiwin membuat Wiwin menikmatiiii setiap sentu han yang diberikan William.


" Aaahhh, sayang rindu aku sayang." desa han Wiwin menikmati pergerakan pinggang dan tangannya William.


" Terus sayang, mende sah aku suka mendengar nya sayang aaahhh rindu aku." desa han William


" Aaahhh, sayang Dela lagi marahan ya sama Reno. aaahhh" desa han Wiwin, sambil menikmati pergerakan pinggang nya William, dan tangannya menari dengan indah di badan nya Wiwin.


" Iyah sayang, tapi jangan ikut campur yah sayang pusing, ikut campur urusan mereka sayang, aaahhh." desa han William, semangat memaju mundur kan pinggang nya dan semangat m3r3m45 gunung kembarnya Wiwin.


" Iyah sayang, aku nurut saja aaahhh, semakin lama semakin luar biasa sayang." desa han Wiwin meluk badannya William yang polos.


Cairan pun akhirnya keluar, dan dimasukan kedalam pangkal pahanya Wiwin.


" Terimakasih sayang, aku puas akhirnya" ucap William mencium keningnya Wiwin.


" Sama sama sayang, aku bahagia mendengar nya." ucap Wiwin lemes


Dilain sisi, Dela menyempatkan waktu belajar untuk besok kuliah, Dela ingin menyempatkan waktu untuk belajar sesibuk apapun Dela enggak ingin bermalasan, Reno yang melihat Dela diruang keluarga lagi belajar, langsung menghampiri Dela tentunya membuat Dela deg degan baru pertamakali tinggal bareng sama Reno kamar misah dan merasa canggung seperti ini.


" Belum tidur" ucap Reno, menaru air mineral ke meja


" Belum, mau belajar sampai jam dua belas" ucap dela, berusaha santai sambil membaca buku.


Reno langsung mengambil buku yang ada di meja, ikutan baca Reno menjadi kangen masa masa kuliah baca buku tebel dan banyak seperti ini setiap hari.

__ADS_1


" Saya bantu ajarin mau enggak, soal hitung hitungan ini." ucap Reno, menunjukkan buku akuntansi dan pajak.


" Tapi Reno, enggak usah terimakasih." lanjut Dela enggak mau interaksi sama Reno.


" Yang kamu bilang tadi, bagaimana cara saya mendekati kamu saat kamu lupa sama saya, saya akan memulai dari sekarang belajar bareng kamu dan saya enggak akan membahas masalah pribadi selamaa kamu belum siap, dan saya akan jaga sikap saya kita bisa berteman." lanjut Reno melihat Dela, dengan penuh harap.


" Dia yang membiayai pendidikan saya, dan memberikan pekerjaan huff mau nolak enggak enak." batin dela kesal, sama Reno tapi Dela juga males ngobrol untuk saat ini.


" Baiklah, tapi saling janji jangan baper selama saya ngambek, dan saya juga mau lihat keseriusan kamu sama saya." lanjut Dela luluh


" Oke saya akan tunjukkan keseriusan saya, sama kamu dengan kegiatan yang santai tanpa sentuhan apapun oke." lanjut Reno, bahagia akhirnya Dela mau bersikap biasa saja,tanpa membawa masalah diantara mereka.


" Jangan panggil sayang, dan panggil nama saja" lanjut Dela tegas


" Iyah, Iyah" lanjut Reno bahagia


Dela berusaha santai belajar bareng Reno, walaupun sejujurnya Dela merasa gugup belajar bareng Reno seperti ini, tapi amarahnya yang belum reda dirasakannya membuat dela masih jaga jarak sama Reno, setelah belajar Reno membantu Dela merapihkan buku bukunya dan dela kembali ke kamarnya dan mengabaikan Reno yang masih di ruang keluarga.


" Biarlah, yang penting Dela sudah enggak sedingin tadi pagi" ucap Reno bahagia


Dilain sisi, Rizky membantu bodyguard merapihkan barang barang dagangannya dan bersiap siap untuk tutup dan istirahat


" Terserah bapak saja bapak bapak kan atasan saya masa tanya saya" ucap Rizky terkekeh


" Engga masalah pak, mau makan apa." lanjut bodyguard,yang tahu penghasilan toko sepenuhnya buat kebutuhan Rizki.tentunya makan dan minuman bahkan cemilan harus sesuai keinginan Rizky.


" Saya kangen, makan duren, ingat dulu dela bisa makan buah duren satu sendirian pak." ucap Rizky sedih.


" Oke kita jalan dulu" ucap bodyguard, bahagia sekalian beli cemilan.


Bodyguard langsung memberitahukan ke Reno, buah yang disukai sama dela tentunya membuat Reno tersenyum bahagia, Reno akan membeli buah duren untuk Dela makan bertiga sama William.


" Sayangnya aku, akan bantu perlahan untuk kamu bisa ingat masa lalu kamu sayang." batin Reno, bahagia mendapatkan laporan dari bodyguard nya.


Keesokan harinya, Dela seperti biasa masak, Dela merasa beruntung ada Wiwin karena Wiwin yang belanja masakan yang ingin dimasak sama Dela, Reno yang melihat Dela masak langsung tersenyum dan langsung menikmati masakan nya Dela selalu enak.


" Tumben ka William enggak kesini yah, sama Wiwin" ucap Dela, sambil makan selama ngambek Dela enggak mengambil kan lagi makanan buat Reno membuat Reno berusaha memaklumi nya.


" Mereka bangun kesiangan Del, baru pada mandi katanya jadi kita ke kantor berdua." ucap Reno bahagia karena akhirnya ada waktu berdua juga.

__ADS_1


" Pantes, ya sudah deh" lanjut dela berusaha cuek


Setelah selesai sarapan, Dela jalan berdua sama Reno ada rasa rindu di kedua hati yang lagi marahan, Reno ingin sekali merayu Dela tapi takut Dela marah, begitu juga dengan Dela yang kangen gandengan tangan sama Reno, tapi malu minta sama Reno apa lagi sekarang lagi ngambek sama Reno. Setibanya di kantor Dela dan Reno ke meja masing-masing dan mengerjakan pekerjaan masing-masing Reno yang melihat Dela tersenyum bahagia melihat dela enggak sedingin kemarin.


" Eh pak William, saya mau tanya sesuatu dong" ucap dela, melihat William masuk keruangan nya Reno.


" Mau tanya apa dela" ucap William, yang membuat Reno melihat Dela dan William penasaran.


" Saya malu, bicara disini pak apa bisa kita bicarakan di ruangan pak William saja" lanjut Dela yang yakin ingin melakukan operasi.


" Malu kenapa del, biar bicara disini saja enggak masalah kan saya tahu." ucap Reno yang penasaran


" Huff, baik kita ke sofa saja yah." lanjut dela, kesel sama Reno yang kepo.


Reno dan William nurut duduk di sofa, Dela sejujurnya malu minta tolong ini, tapi Dela ingin melakukan nya Dela menyesal turutin keinginan Reno, Reno yang mendengar keinginan dela merasa kasihan dan sedih mendengar nya.


" Bisa Del, mau kapan melakukan operasi itu" ucap Reno, pelan dan merasa tega memanfaatkan gadis yang masih muda seperti Dela.


" Soal biaya operasi, enggak usah kamu pikirkan, biar saya yang nanggung karena itu keegoisan saya Del" sambung Reno menyesal


" Saya mau melakukan operasi dulu baru berusaha mengingat masa lalu, proses penyembuhan operasi itu berapa lama, terimakasih, kamu mau tanggung jawab atas kesalahan yang kamu lakukan sama saya." ucap Dela nahan emosinya.


" Sama sama Del" lanjut Reno bahagia sama apa yang diinginkan dela.


" Proses penyembuhan nya dua Minggu Del, nunggu kering, dua Minggu setelah operasi kamu datang ke rumah sakit untuk melihat hasil operasi nya, setelah operasi kamu harus istirahat dua Minggu engga boleh kebanyakan duduk. lebih banyak berbaring Del kamu bisa melakukan kuliah online Del biar saya yang atur semuanya" penjelasan William yang ingin membantu Dela.


" Oke, saya setuju sama rencana pak William, terus operasi nya kapan bisa dilakukan." lanjut Dela bahagia


" Kamu lakukan ronsen Del, melihat kondisi kamu setelah selesai kita bisa memulai operasi hari sabtu Del, pemeriksaan fisik hari Jum'at malam juga boleh khusus buat kamu saja karena kan kamu kerja dan kuliah" lanjut Reno memberikan spesial buat Dela


" Ya sudah saya nurut saja, terimakasih pak Reno sudah mau bertanggungjawab sama apa yang anda lakukan, permisi saya lanjut kerja lagi." lanjut Dela, lega langsung jalan ke mejanya.


" Silakan Del" lanjut Reno, sedih sama panggilan yang diberikan Dela


" Saya akan proses operasi yang Dela inginkan pak" lanjut William, lega sama keinginan Dela


" ya William, prosesnya jangan lama yah" perintah Reno, merasa malu sama keinginan Dela ingin operasi sebegitu nya Dela merasa jijik sama apa yang sudah mereka lakukan.


William setuju sama apa yang dilakukannya Dela, pasti memikirkan masa depan berjaga jaga kalo bukan Reno jadi calon suaminya Dela, akan menyesal seumur hidup kalo enggak melakukan operasi ini.

__ADS_1


Hayo pembaca, bisa tebak engga nih Operasi apa yang diinginkan Dela, sengaja saya engga sebut mencegah ditegur sama NT hahaha tapi yang bisa nebak hebat happy reading semuanya. 💑


__ADS_2