
Dela merasa bahagia akhirnya memiliki handphone yang diinginkan nya gaji dari kerja di perusahaan Reno untungnya cukup banyak membuat dela bisa membeli handphone lagi lagi dela merasa sakit kepala setelah membayar handphone yang diinginkan nya
" Ya Allah kenapa selalu seperti ini" batin dela sedih sambil pegang kepalanya
" Setelah dari sini mau kemana lagi" ucap Wiwin yang sudah mengerti setiap dela pegang kepalanya
" Saya mau ke apartemen Reno saja win temani saya yah sampai mereka pulang" ucap dela yang nahaan sakit di kepalanya
" Iyah dela" lanjut Wiwin berusaha tenang
Dilain sisi, William dan Reno ke rumah sakit yang didatangi sama dela dan Wiwin ketemu sama petugas yang melakukan ronsen yang dilakukan dela
" Hasilnya bulan depan pak" ucap petugas laboratorium
" Hasilnya kasih tahu kita dulu apa boleh" ucap William dengan hati hati
" Boleh saja asal jangan disalah gunakan walaupun saya tahu kalian pemilik rumah sakit terbesar tapi tolong" lanjut petugas laboratorium dengan tegas
" Kita tahu apa yang kita lakukan tenang saja, tolong rubah hasilnya saja yah" lanjut William tegas
" Baik saya kerjakan" lanjut petugas laboratorium
Reno mulai memikirkan apa yang sudah dilakukan ke dela hampir dua bulan ini hati Reno semakin sesak rasanya semakin lama membohongi dela membuat Reno takut kehilangan dela selamanya Reno melihat William dan petugas laboratorium Reno yakin sama keputusan nya untuk berkata jujur sama dela selama tinggal bareng membuat Reno berhasil mencintai dela karena pribadinya yang baik dan menyenangkan hati walaupun Reno sudah unboxing dela enggak ingin kehilangan cintanya dan berurusan sama hukum
" William batalkan memalsukan hasil tes dela" ucap Reno yakin
" Kenapa Reno" ucap William bingung
" Nanti saya kasih tahu biarlah dela mendapatkan hasilnya bulan depannya jangan kita ganggu" lanjut Reno yang susah payah jatuh cinta enggak ingin kehilangan orang yang dicintainya
" Terus yang sudah di transfer" lanjut William penasaran
" Biarlah buat dia sekarang kita pulang maaf kita sudah mengganggu dan rahasiakan niat kita tadi" lanjut Reno melihat petugas laboratorium
" Baik pak Alhamdulillah hati nurani anda membatalkan niat anda" ucap petugas laboratorium
Reno dan William langsung meninggalkan rumah sakit dan kembali ke mobilnya perlahan meninggalkan rumah sakit harapan cinta dengan perasaan lega
" Saya akan jujur sama dela saya enggak ingin kehilangan dela karena saya mulai mencintai dela karena kepribadian nya" ucap Reno lega karena sadar selama ini egois
" Alhamdulillah saya bahagia mendengar nya jangan ada masalah dikemudian hari pak terus kapan bilangnya" ucap William bahagia karena atasan nya sadar akan kesalahannya
" Pas kita sampai di apartemen langsung bilang semuanya supaya lebih enak semuanya apa lagi besok dela sudah mulai kuliah kan" lanjut William yang enggak menyangka bisa jatuh cinta sama perempuan yang lagi amnesia
" Baik kalo begitu" lanjut William setuju
__ADS_1
Mobil Reno tiba di apartemen Reno dan mencari kebenaran dela ternyata dela dan Wiwin sedang makan cemilan di dapur
" Sayang" ucap Reno dan William bersamaan Reno mencium keningnya dela sedangkan William mencium keningnya Wiwin
" Baru selesai kerja" ucap dela meluk pinggang nya Reno
" Iyah sayang" lanjut Reno
Reno mengkode William untuk suruh Wiwin ketemu sama adiknya tanpa curiga Wiwin setuju karena Wiwin merasa rindu juga sama adiknya saat ini
" Aku anter sayang mau" ucap William
" Jangan sayang nanti adik adik aku curiga sama hubungan kita" ucap Wiwin kwartir adik adiknya banyak berharap sama perhatian yang diberikan William
" Ya sudah aku antar sampai lobi yah"lanjut William
" Ya sudah dela saya pamit yah sampai jumpa lagi" lanjut Wiwin melihat dela
" Iyah Wiwin hati hati dijalan" ucap dela merasa aneh Wiwin tiba tiba pulang
Reno yang melihat William pergi bareng Wiwin langsung deg degan dan meyakinkan diri untuk terus terang sama dela sebelum terlambat
" Sayang ada yang mau aku bicarakan penting" ucap Reno berusaha tenang
" Ya sudah duduk sini" ucap dela narik tangannya Reno
" Maksudnya apa sayang" lanjut dela penasaran
" Sebelum aku ke rumah sakit aku ribut sama mamah aku soal keinginan mamah aku menjodohkan aku sama anak anak temennya yang kebanyakan perempuan matre sayang dan aku enggak mau dari lima perempuan yang dikenalkan sama aku mereka berhasil mengkuras harta aku masing-masing satu milliar tentunya aku selalu nolak dijodohkan sama orang yang enggak aku kenal" lanjut Reno nunduk merasa prihatin sama nasipnya sendiri
" Terus setelah aku ribut sama mamah aku putuskan untuk ke rumah sakit bareng William saat kita tiba di rumah sakit kaget melihat dokter bodoh bukan nya langsung menyelamatkan nyawa kamu setelah kamu mengalami kecelakaan justru bingung memikirkan cara menghubungi keluarga kamu dan dokter bodoh itu langsung aku pecat dan aku sendiri yang bawa kamu ke UGD" sambung Reno memberanikan diri melihat wajah dela
Dela langsung pegang kepalanya membuat dela mendadak nangis tapi berusaha menjadi pendengar yang baik
" Terus aku perintahkan William melihat barang bawaan kamu ternyata kamu bawa uang ijazah dan surat lamaran pekerjaan aku langsung memanfaatkan kamu untuk pura pura menjadi pacar aku supaya aku bisa kenalkan ke mamah aku sebelum itu aku merubah semuanya supaya mamah aku percaya kalo kamu pacar aku dan stop menjodohkan aku karena orang tua aku orang yang sangat egois" sambung Reno pegang tangannya dela membuat dela melepaskan tangannya
" Walaupun pak Reno salah memanfaatkan kamu tapi pak Reno menanggung biaya hidup keluarga kamu satu satunya selama kamu disini pak Reno ngatur supaya kamu seolah sudah bekerja, mendaftarkan kamu ke kampus yang Bagus dan mempersiapkan seolah kamu bener bener sudah bekerja dan pacar beneran nya pak Reno saat kamu hilang ingatan setelah dokter memeriksa kondisi kamu" ucap William saat masuk apartemen
" Jahatnya memanfaatkan kondisi orang lain yang lagi sakit karena hilang ingatan pantas saya selalu sakit kepala dan kalian selalu siaga memberikan obat sakit kepala" bentak dela dengan air mata yang membasahi wajahnya
" Yang kamu bilang pacaran kita ciuman bahkan minta gulet juga bohongan teganya kamu Reno" sambung dela kesal
Plak
Satu tamparan mendarat sempurna di pipinya Reno yang mendapatkan tamparan langsung pegang pipinya terasa panas
__ADS_1
" Soal itu maaf kan saya del saya bener bener hilaf sama itu del tapi seiring berjalannya waktu saya beneran mencintai kamu del saya merasakan nyaman selalu didekat kamu del saat saya tahu kamu ke laboratorium rumah sakit lain saya dan William hampir memalsukan hasil tes ronsen kamu del karena rasa cinta dan enggak ingin kehilangan kamu saya batalkan del dan memberanikan diri untuk terus terang del maafkan saya memanfaatkan kondisi kamu demi ego saya" lanjut Reno berusaha pegang tangannya dela
Dela yang mendengar ucapan Reno membuat dela semakin pusing dan tubuhnya bener bener lemes dan dela jatuh pingsan untungnya Reno berhasil menahan badannya dela
" Bawa ke kamar pak biar saya periksa kondisi dela" ucap William panik
Reno langsung menggendong badannya dela ke kamar dan merebahkan dela ke kasur William langsung memeriksa kondisi dela sedangkan Reno mengeluarkan barang barang dela masih utuh cuman handphone yang hilang
" Bagaimana William" ucap Reno panik sambil mengelus rambutnya dela
" Kondisinya lemah pak wajar dela seperti ini buat yang mengalami amnesia akan pingsan saat menerima kenyataan hidup apa lagi setelah dibohongi pak, sementara saya tinggal disini pak untuk membantu anda bagaimana" saran William memasukkan peralatan medis nya
Reno dan William lulusan bisnis dan manajemen menguasai sepenuhnya tentang menangani pasien karena rumah sakit yang Reno jalani pemberian kakeknya dengan terpaksa Reno bekerja di perusahaan harus belajar instan untuk mampu merawat pasien ataupun memeriksa pasien
" Ya sudah tidur dikamar sebelah William saya yang Akan jagain dela sampai sadar" lanjut Reno kwartir
William langsung ke kamar sebelah membiarkan Reno menunggu dela bangun dari pingsannya
" Maafkan aku sayang aku egois aku enggak memikirkan perasaan kamu sejujurnya aku bener bener mencintai kamu sayang enggak mau kehilangan kamu sayang" ucap Reno mencium tangannya dela
Dela perlahan membuka matanya dan melihat Reno disebelahnya membuat Reno bahagia melihat dela bangun dari pingsannya sedangkan dela mendorong badannya Reno jatuh dari kasur membuat Reno kaget dan berusaha memahami apa yang dela lakukan
" Saya jijik sama kamu pembohong besar memanfaatkan kondisi orang dan merenggut yang bukan hak kamu jahat sekali" teriak dela berusaha bangun dari tidurannya tapi dela enggak bisa berdiri karena kondisinya lemah
" Sayang jangan berdiri" ucap Reno berusaha membantu dela berdiri
" Jangan panggil saya sayang jijik saya mendengar ucapan kamu sialan sekali" bentak dela berusaha untuk ke kamar sebelah
Reno membiarkan dela untuk jalan ke kamar sebelah untuk menenangkan diri, betapa kagetnya dela melihat William lagi main handphone duduk di sofa dan nangis didepannya William membuat William membiarkan dela duduk di sofa sambil terus nangis
" Bagaimana kondisi kamu del" ucap William pelan prihatin melihat dela
" Hancur William kenapa seperti ini nasip saya William mengalami kecelakaan amnesia dan yang berharga bagi hidup saya dengan bodohnya saya serahkan ke Reno yang memanfaatkan saya William kenapa begini" ucap dela sambil pegang kepalanya
" Saya tahu Reno salah besar sama kamu del memanfaatkan kamu dan menghancurkan yang berharga buat kamu, tapi saya tahu Reno sungguh mencintai kamu tulus ambil sisi positifnya saja del kehidupan kamu sepenuh nya di bikin hidup enak bahkan paman kamu keluarga satu satunya yang kamu punya karena orang tua dan adik kamu sudah meninggal dunia, kehidupan paman kamu di tanggung sama Reno seolah diberikan pekerjaan del nanti kamu lihat sendiri, Reno yang mendesak masalah pribadi tapi jiwa sosialnya bener bener bertanggungjawab sama apa yang dia lakukan kalo kamu enggak ditolong sama Reno kehidupan kamu enggak akan seenak sekarang dan kamu disini enggak punya tempat tinggal kamu bisa dimanfaatkan sama orang jahat del, maaf bukannya memuji atau membela Reno tapi apa yang dilakukan Reno tanggung jawab bahkan saat dia unboxing kamu saya selalu bilang jangan tinggalkan dela yang sudah hilang ingatan dan kehilangan mahkota nya apa lagi pengorbanan tenaga yang saya dan bodyguard lakukan buat turutin keinginan Reno enggak lah mudah" lanjut William panjang kali lebar
" Dan besok kamu sudah siap kuliah dan kamu mendapatkan jabatan sekretaris sebelum kamu lulus kuliah itu sebuah kebanggaan del enggak mudah loh tapi kamu berhasil mengerjakan pekerjaannya dengan baik dan hasilnya bener bener profesional del saya harap jangan tinggalkan Reno dia mencintai kamu enggak ingin kehilangan kamu del dia rela jujur sekarang dari pada nunggu hasil laboratorium yang kamu lakukan tadi fikirkan segalanya del fikirakan hati kamu juga fikirkan buat masa Depan kamu" lanjut William berdiri dan niat pergi ninggalin kamar
" Tunggu jangan pergi baiklah besok saya akan tetep kerja dan kuliah tapi untuk komunikasi sama Reno kasih saya waktu untuk menerima kenyataan ini dan saya bingung sama perasaan saya sendiri" lanjut dela pasrah dan bingung harus bersikap seperti apa sama Reno
" Baiklah dela selama kamu mendiami Reno selama kamu berangkat kuliah dan ke kantor di antar bodyguard atau saya, karena kondisi kamu yang mudah sakit kepala akan sangat bahaya del dan jujur selama kamu disini kamu dilindungi del" lanjut William yang terus terang
" Maksudnya" lanjut dela bingung
" Kamu ingat saat kamu lupa alamat apartemen, alamat kantor dan rumah sakitnya Reno asal kamu tahu yang kasih tahu Reno adalah bodyguard dan Reno yang minta bodyguard melindungi kamu dari jarak aman karena itu lah Reno bisa tiba tiba muncul didepan kamu karena Reno peduli sama keselamatan kamu del kalo Reno punya niat jahat Reno enggak akan memerintahkan karyawan nya untuk melindungi kamu del bahkan ke rumah sakit harapan cinta pun bodyguard yang kasih tahu kita" lanjut William menepuk bahunya dela William langsung meninggalkan kamar meninggalkan dela sendirian memberikan dela waktu untuk menenangkan diri
__ADS_1
Dela yang melihat William pergi langsung nangis lagi kefikiran yang disampaikan William dan Reno kenyataan pahit dan manis membuat dela bingung bertahan atau meninggalkan Reno, kesempatan dapetin kerjaan dengan jabatan bagus tentunya bukan hal yang mudah apa lagi biaya pendidikan yang mahal membuat dela bingung keputusan apa yang harus diambil