
Dela langsung tiduran di kasur dengan memakai pakaian yang sama tengtop dan celana pendek, posisi tidurnya Dela menghadap Reno, membuat Reno menelan Saliva nya kasar saat melihat gunung kembar yang terbungkus sempurna walaupun terlihat jelas.
" Dia menggoda ku tapi sikapnya seperti ini, ah sialnya besok enggak boleh membuat Dela ngambek apapun alasannya. mana enak tidur seperti ini melihat santapan enggak bisa memakannya." Batin Reno dengan frustasi
" Selamat tidur sayang, besok pasti lebih cerah lagi." Ucap Reno melihat Dela yang yang sudah terlelap
Reno berusaha memejamkan matanya, tapi engga bisa karena posisinya wajahnya melihat jelas wajah, l3h3r,D4d4, dan gunung kembar. Reno perlahan mencium wajahnya Dela pelan supaya enggak keganggu tidurnya. Dela membiarkan suaminya mencium wajahnya menyiksa nafsongnya menghukum Reno sepanjang malam. Dela pura pura tidur melihat usaha keras suaminya untuk mendapatkan jatahnya.
Dilain sisi, Wiwin memakan makanan yang dibelikan William, William ikut makan bareng istrinya walaupun suasananya enggak romantis seenggaknya masih dibolehkan makan bareng selama makan.
" Bunda sayang, besok mau kemana?" Ucap William melihat wajahnya Wiwin
" Mall, mau beli perlengkapan anak disana, aku mau beli kenang kenangan selama bulan madu buat anak kita, Ucok,Ibnu, dan Adit." Ucap Wiwin enggak melihat wajah suaminya
__ADS_1
" Aku temani besok seharian belanja yah sayang, aku janji enggak akan melakukan kesalahan yang sama." Lanjut William berusaha senyum manis didepan istrinya
" Biar mendapatkan maaf dan jatah kan?" Tanya Wiwin pura pura serius
" Perhatian sama bunda sayang,itu juga sih." Lanjut William malu ketahuan niatnya
" Boleh besok aku kasih jatah tiga puluh menit, buat besok terserah maunya pagi saja atau mau tidur. hukuman masih berlaku, tergantung besok kalo bener bener nempatin janji boleh minta jatah seperti biasa tiga kali sehari." Lanjut Wiwin luluh, Wiwin enggak tega menghukum suaminya terlalu lama
" Astaga sudah tiga puluh menit cuman sekali huuff, baik aku enggak akan membuat bunda sayang kesel dan sedih. maafkan aku hari ini." Lanjut William tersenyum manis melihat istrinya
" Huff sabar sabar orang hamil seperti itu, ngambek nya parah." Batin William sedih
William melihat Wiwin rebahan dikasur siap siap untuk tidur, William melihat istrinya pakai tengtop yang berbeda membuat William frustasi sepanjang malam melihat istrinya memakai tengtop dan celana pendek. Wiwin sengaja enggak memakai selimut diam diam Wiwin mengecilkan suhu AC supaya enggak terlalu dingin.
__ADS_1
" Astaga sayang, marah sih marah tapi bajunya menggoda aku sekali, hukuman paling menyiksa seperti ini." Batin William melihat Wiwin dari ujung kepala sampai ujung kaki
William merasa yakin istrinya sengaja tidur enggak memakai selimut supaya tidurnya William enggak tenang.
Dilain sisi, Adit mengajarkan Ibnu dan Ucok, Adit mengerti tugas sekolah yang lagi dikerjakan sama adik adik iparnya. Ibnu dan Ucok mendengar penjelasan Adit membuat mereka mengerti. Rizky duduk disampingnya Adit melihat ketiga keponakan nya.belajar dengan serius.
" Mami dan papi sudah kembali ke US?" Tanya Rizky melihat Adit
" Sudah paman, bareng Tante Natalia dan Om Niko." Ucap Adit Santai
" Orang tua yang terlalu mementingkan pekerjaan, tanpa sadar menelantarkan anak walaupun diberikan segala fasilitas dan kemewahan tapi kurangnya kasih sayang
" Batin Rizki Melihat Adit, padahal baru ketemu orang tua kandung harus ditinggal karena pekerjaan.
__ADS_1
Rizki enggak mengganggu Adit lagi, membiarkan Adit mengajarkan adik adik iparnya.
Episode sekarang sampai disitu dulu guys, sambil nunggu next episode supaya saya semangat menulis kelanjutannya bisa kali memberikan Vote dan hadiahnya. 😘😘😘😘😎