JANGAN LEPASKAN TANGANMU SAYANG

JANGAN LEPASKAN TANGANMU SAYANG
ketegasan Reno


__ADS_3

Reno mengantarkan Dela ke kampus seperti biasa, Reno membantu Dela mengecek tugas tugas kuliah nya. Reno merapihkan rambut Dela yang berantakan, membuat Dela tersipu malu akan sikap manisnya Reno.


" Sudah rapih sayang, semangat belajar sayang.aku disini Sampai kamu pulang kuliah" ucap Reno mencium keningnya Dela


" Iyah sayang, aku akan semangat kuliah nya. Terimakasih yah enggak pernah bosan menemani aku sayang." Ucap Dela mencium keningnya Reno


Dela keluar dari mobilnya Reno, saat Dela jalan masuk pintu kampus. Langkah Dela ditahan sama Chandra yang melihat Dela dari ujung kepala sampai ujung kaki


" Mau apa kamu Chandra lepaskan tangan saya" ucap Dela yang merasakan tangannya ditekan sama Chandra


" Ikut saya sebentar, saya engga akan melakukan apapun asal kamu nurut." Perintah Chandra yang semakin nekat sama keinginan nya


" Saya engga mau, lepaskan Ada pacar saya diparkiran. Saya bisa bikin kamu dihajar sama dia." Bentak Dela semakin kesal tangannya semakin kuat ditahan Chandra


Chandra engga mendengarkan apa yang dibilang Dela, Reno yang melihat Dela ditarik sama temennya langsung turun dari mobil dan secepat mungkin nyusul Dela yang dibawa paksa.


Buggghh" tonjokan mendarat sempurna di pipinya Chandra


" Apa yang kamu lakukan, saya dengar Dela meminta kamu lepaskan tangan." Bentak Reno, Reno meluk Dela yang ketakutan


" Saya mau bicara sama Dela, tapi nya Dela nolak." Ucap Chandra nahan sakit di pipinya

__ADS_1


" Jelas Nolak cara kamu salah, Rektor kampus adalah temen saya. Saya bisa melaporkan perlakuan buruk kamu ke Dela, masih sekolah saja jangan banyak tingkah. Belajar yang bener" bentak Reno kesal, Reno sama sekali enggak melepaskan tangannya


" Ada apa ini Reno" ucap William, William mengantarkan Adit. Karena William ingin membahas identitas Adit ke Rektor kampus


" Dia narik tangan Dela dengan kasar, saya mendengar Dela minta tolong enggak dipedulikan. Saya ingin dia dikeluarkan dari kampus, dia mahasiswa yang membahayakan." Perintah Reno, Reno enggak ingin Dela selalu merasa ketakutan


" Apa hak kamu mengeluarkan saya, kamu bukan pemilik kampus ini." Bentak Chandra yang sebenarnya ketakutan


" Dia enggak tahu siapa saya, bawa dia sekarang ke depan dosen dan Rektor kampus. Saya akan mempermalukan kamu dan menyesal." Ancam Reno


" Adit bawa orang itu sekarang" perintah Reno kesal, Reno sudah tahu siapa Adit. William sudah kirim WhatsApp cuman belum cerita secara langsung


" Adit kamu di pihak mereka?" Bentak Chandra enggak terima


William dan Adit pegang tangannya Chandra dengan kuat ke ruangan dosen, mahasiswa yang melihatnya penasaran apa lagi Dela di rangkul sama pacarnya. Kini William, Chandra, Adit, Dela,dan Reno. Sampai di ruangan dosen membuat para dosen bingung melihat pemilik kampus ada diruangan kampus


" Bro, kasih tahu ke Chandra siapa saya. Nanti saya akan jelaskan semuanya" perintah Reno melihat Rektor kampus


" Reno adalah pemilik kampus, penerus dari keluarga besarnya. Karena keluarganya Reno engga ingin mengurus kampus ini, akhirnya Reno yang menjadi pewaris kampus ini." Penjelasan Rektor kampus membuat Chandra kaget mendengarnya


" Sudah jelas kan siapa saya, anak masih ingusan mau melakukan kesalahan. Makan masih minta orang tua sudah banyak tingkah." Bentak Reno melihat Chandra

__ADS_1


" Maafkan saya, saya enggak bermaksud menyakiti Dela." Ucap Chandra ketakutan


" Ada apa ini Reno" lanjut Rektor kampus penasaran


" Chandra narik paksa tangannya Dela, dan Dela pernah bilang kalo Chandra ingin mengajak Dela olahraga panas di ruangan komputer. Saya ingin mahasiswa yang enggak tahu diri ini dikeluarkan tanpa hormat, Chandra berusaha memaksa Dela melakukan tindakan yang enggak pantas. dilakukan seorang mahasiswa, di surat keluar Chandra kasih keterangan itu. Siapapun mahasiswa atau karyawan lainnya yang ingin melakukan tindakan enggak sopan dikeluarkan begitu saja." Perintah Reno tegas didepan para dosen, William, Adit,dan Dela.


" Ka Reno maafkan saya, jangan keluar kan. saya dari kampus ka, kalo orang tua saya tahu bisa dimarahin ka." Ucap Chandra ketakutan


" Dela, maafkan saya, bilang sama pacar kamu Del, jangan keluarkan saya Del saya mohon." Sambung Chandra mohon


" Maaf Chandra, kamu berbahaya." Ucap Dela melihat Chandra sebenarnya engga tega, tapi Chandra akan melakukan hal ini lagi


" Sekarang, semuanya urus mahasiswa ini untuk dikeluarkan dengan engga baik, hari ini harus sudah bersih data dia. Saya engga ingin melihat muka orang ini lagi di kampus saya." Perintah Reno tegas


Reno mengajak Dela ke kelasnya begitu juga dengan William mengajak Adit. Rektor kampus melihat Chandra kasihan dikeluarkan seperti ini.


" Suruh siapa bikin masalah, mau sama siapapun mahasiswa nya, kamu akan dikeluarkan seperti ini dengan masalah yang sama. Saya prihatin sama kamu Chandra" ucap Rektor kampus nepuk bahunya Chandra


" Aaarrgghhh sialan" teriak Candra kesal begini akhir pendidikannya


" Berisik diam lah, sampai surat pemberhentian kamu jadi." Bentak dosen kesal

__ADS_1


Chandra yang sudah dikeluarkan cuman bisa pasrah menerima nasibnya.


__ADS_2