
Adit yang baru diajak ke luar negeri tentunya sangat bahagia, William dan Wiwin yang melihat Adit bahagia tentunya ikut bahagia juga. Begitu juga dengan Dela dan Reno yang akhirnya bisa ketemu sama orang tuanya Reno, Reno bahagia sekali akhirnya misi nya berhasil mendapatkan pacar sesuai keinginan sendiri. Reno yang melihat Dela baca buku langsung tersenyum bahagia melihatnya.
" Sayang, belajar nya nanti lagi yah, mata kamu butuh istirahat sayang." Ucap Reno menutup, buku yang lagi dipegang sama Dela. Reno memakaikan penutup mata.
" Sayang, nanti saja pakai ini, aku belum ngantuk sayang, aku ingin Melihat pemandangan sayang." Ucap Dela melepaskan penutup mata, yang diberikan Reno.
" Iyah sayang, tapi belajar nya nanti lagi yah, aku temani kamu belajar oke." Lanjut Reno, Reno pegang tangannya Dela.
Dela mengangguk, Dela enggak ingin membantah keinginan Reno. Dela tahu Reno sangat peduli akan kesehatan matanya, enggak pernah bosan mengingatkan Dela. Dalam segala membuat Dela sangat bahagia enggak pernah merasakan bosan sama sekali.
dilain sisi, William menceritakan masa masa kecil menyenangkan Adit, tanpa terasa air mata kerinduan Adit rasakan. cuman setahun Adit merasakan kasih sayang kedua orang tua dan kakaknya, Adit ingin segera ketemu orang tuanya lagi.
__ADS_1
" pas ulang tahun Adit, mami membuatkan tulisan di selimut itu, kak William yang memilih kan warnanya." ucap William merangkul bahunya Adit.
" usia setahun mana ingat ya ka memori masa kecil yang indah, selimut nya juga keliatan mahal ya ka. setiap malam sebelum tidur selalu Adit pake selimut nya." ucap Adit meluk selimut yang selalu dipakai nya
" ya memang lumayan Dit, mami ingin memberikan selimut yang bagus buat jagoannya." lanjut William
" mami dan papi pasti bangga, Adit Tumbuh menjadi remaja yang baik, rajin,dan enggak melakukan kenakalan remaja pada umumnya." puji Wiwin melihat Adit, kelakuan Adit berbeda sama William yang sedikit melakukan kenakalan remaja tapi lebih banyak melakukan presentasi.
" Adit enggak lupa bawa laptop dan buku kan, jangan modus pinjem sama Dela bisa bisa Reno ngamuk karena cemburu. " lanjut William, William enggak ingin adiknya modus ke Dela
" Alhamdulillah bisa jadi motivasi untuk kamu" lanjut William bahagia, adik nya bener bener bisa berfikir dampaknya.
__ADS_1
jet pribadi nya Reno Tiba di bandara los angeles-Amerika, rombongan Reno disambut sama Angel dan suaminya. Angel mukul pundaknya Reno karena kesal, adiknya bener bener enggak datang ke acara pernikahannya.
" ampun ka sakit woy, perempuan tenaganya parah amat sih." protes Reno kesel sama kakaknya
" habisnya jadi adik sialan banget, Kaka nya nikah enggak datang sama sekali, enggak nengokin dady dan mami." protes Angel tarik rambutnya Reno.
" sudah honey, Reno kan sibuk sayang, harus urus perusahaan, rumah sakit, dan kampus lagi." ucap suaminya Angel, Angel cemberut suaminya membela Reno.
" terimakasih ka, akhirnya tangan singa betina ini lepas juga hahaha." ledek Reno sambil tertawa
" sudah sudah, lebih baik sekarang ke rumah masing-masing, berantem nya dilanjutkan di rumah saja." ucap William, merasa heran adik dan kaka justru berantem
__ADS_1
" ya sudah hayo kita antarkan kalian pulang, sekalian ketemu sama om dan Tante." lanjut Angel melihat William
Dela, Adit,dan Wiwin. cuman jadi penonton keributan adik dan kaka yang sudah lama enggak ketemu. rombongan Reno langsung meninggalkan bandara dan menuju rumahnya William, Dela nurut saja keinginan calon kaka iparnya.