
Dela jalan ke arah mobilnya Reno yang setia menunggu Dela dari tadi Reno yang melihat Dela langsung tersenyum dan memasukkan handphone kedalam jasanya
" bagaimana bisa" ucap Reno penasaran
" Alhamdulillah soal soal yang kamu ajarin ada semua sayang dan aku bisa mengerjakan nya Alhamdulillah hafal semuanya sayang" ucap Dela pegang lehernya Reno
" aku bahagia kalo kamu bisa sayang sekarang kita ke kantor yah" lanjut Reno mencium bibirnya Dela dan langsung menyalakan mobilnya dan perlahan meninggalkan halaman kampus
" nanti sore setelah pulang dari kantor anterin aku yuk ke mall beli baju buat kuliah dan laptop" ajak Dela melihat Reno
" dengan senang hati sayang aku temani kamu ke mall, di kampus ada yang ganteng-ganteng enggak" ucap Reno ngelus lembut rambutnya Dela
" ada sayang kenapa cemburu ya" goda Dela melihat Reno
" Iyah semoga engga ada yang deketin kamu ya sayang" lanjut Reno pegang tangannya Dela
" kalo deket jadi temen biasa yah enggak masalah kalo deket karena cinta ya aku tolak kan aku ada kamu sayang yang sudah kamu ubek ubek mana aku mau cari yang lain sayang" ledek Dela yang mendapatkan cubitan dari Reno di gunung kembarnya
" au sayang sakit" goda Dela dengan terkekeh
" aku harap hubungan kita selalu seperti ini ya sayang baik baik saja enggak ada orang ketiga" lanjut Reno mencium tangannya Dela
" amin sayang" lanjut Dela berharap
mobil Reno sampai di parkiran kantor semua karyawan menyapa Reno dan Dela, karyawan yang melihat Dela diperlukan istimewa sama Reno tentunya merasa cemburu melihatnya bos tampan mereka sama sekali enggak melirik mereka, karyawan ingin sekali bergosip membahas Dela tapi kantor penuh dengan cctv-nya tentu Reno dan William bisa mendengar apapun yang mereka bicarakan. Dela yang merasa engga enak kesiangan minta maaf ke manajer nya tentu manajernya memaafkan Dela dengan terpaksa
" ya sudah Dela langsung bekerja saja ya" perintah manajer yang gemes melihat Dela telat dua jam tapi engga berani menegur Dela
" baik pak permisi" ucap Dela lega enggak dimarahin sama manajernya
Reno yang melihat perlakuan manajernya ke Dela langsung tersenyum puas karyawan nya bener bener enggak ada yang berani sakitin Dela selama di kantor
" pak nih berkas yang anda inginkan" ucap William sembarangan masuk keruangan nya Reno
" bagaimana kondisi pak Rizki" ucap Reno yang melihat William
" sehat pak bodyguard selalu membelikan makanan dan minuman enak buat pak Rizki merasa bahagia kerja di toko anda" lanjut William yang duduk di kursi
__ADS_1
" bagus kasih yang pak Rizki inginkan saya ingin saat hubungan saya dan Dela ketahuan mami saya kondisi keuangan pak Rizki lebih baik" lanjut Reno
" apa anda mulai menyukai Dela pak" lanjut William curiga
" nyaman saya didekat Dela perempuan sederhana engga banyak mau selalu bikin saya kenyang saya suka masakannya dan Dela enggak menolak saat saya mengajaknya ciuman bahkan mau membantu saya solo karir katanya enggak tega Dela juga peduli sama saya yang ngira pacar beneran" lanjut Reno yang memerhatikan Dela
" Alhamdulillah kalo sudah ada rasa nyaman yang anda rasakan jangan merusak anak orang yang baik baik terus ditinggalkan ingat pak Dela amnesia jangan sakiti hatinya" lanjut William menasehati atasan sekaligus sahabatnya
" iyah saya ngerti saya engga akan setega itu kok" lanjut Reno tersenyum mulai mengagumi Dela
dilain sisi, Dela pegang kepalanya saat membaca sebuah nama di kota Malang Reno yang melihat Dela kesakitan pura pura ke ruangannya Dela untuk ngobrol sama manajernya
" Dela kenapa" ucap manajernya
" kepala saya sakit pak" ucap Dela lemes
Reno yang ada di ruangan nya Dela langsung ngajak Dela ke ruangannya karyawan yang melihat perhatian Reno ke Dela bener bener beda seperti mereka ada hubungan spesial manajer langsung memerintahkan rekan kerjanya untuk melanjutkan pekerjaan tanpa bergosip
dilain sisi, Reno memberikan obat yang selalu dibawanya obat untuk orang sakit amnesia tentunya sangat membantu kondisinya Dela, Reno memijit kepalanya Dela yang terasa sakit
" kamu kenapa sayang" ucap Reno kwartir
" lebih baik sekarang istirahat di dalam kamar aku sayang biar fres lagi kerjanya" bujuk Reno enggak tega melihat Dela seperti ini
" aku mau kasih vitamin c saja sayang sebelum kembali kerja sebentar lagi jam istirahat dan aku kan berangkat kesiangan" goda Dela yang membuka blazer nya membuat gunung kembarnya lebih terlihat dan membuka pengait gunung kembarnya
Reno yang ditawarkan tentu mau menerimanya dengan senang hati Reno langsung mencium bibirnya Dela dengan lembut sambil m3r3m45 gunung kembarnya Dela dengan lembut setelah puas dibibir turun ke l3h3r menji lat lembut l3h3r nya Dela membuat Dela mende sah menikmati setiap sentu han yang diberikan Reno
" aaahhh sayang" desa han Dela merdu
" terus sayang aku suka dengerin nya" goda Reno
Dela mengakhiri ciuman nya dan merapihkan blazer dan lipstik nya bersiap kembali ke ruangannya
" terimakasih sayang vitamin c nya aku selalu suka" goda Reno
" lebih puasnya di apartemen yah sayang terimakasih obatnya aku sudah enggak sakit lagi" ucap Dela yang enggak pernah tanya obat apa yang dikasih Reno yang Dela tahu Reno pemilik rumah sakit tentunya selalu punya obat sakit kepala
__ADS_1
Dela kembali keruangan nya lirikan para karyawan melihat Dela masuk rasanya ingin membully Dela yang seenaknya tapi berani membully harus siap menjadi pengangguran Reno yang melihat lirikan bawahnya ke Dela menjadi kesel Reno memerintahkan William untuk ke ruangannya membahas pemindahan Dela menjadi sekretaris nya
" anda yakin pak apa enggak terlalu cepat" ucap William kurang setuju
" saya enggak tega walaupun karyawan enggak berani bergosip tentang Dela tapi lirikan mereka bikin kesel terus kalo Dela sakit kepalanya sakit karena ingatan nya kasihan juga kan William lagian saya enggak punya sekretaris juga" ucap Reno menunjukan rekaman CCTV sejam yang lalu
" baiklah kalo itu yang anda inginkan besok bisa minta Dela pindah" ucap William yang nurut saja sama keinginan Reno
" siap kan satu meja dan kursi di ruangan saya buat Dela besok kerja di ruangan saya" perintah Reno bahagia akhirnya bisa satu ruangan sama Dela
" bagaimana karyawan enggak semakin iri Reno" batin William
" baik pak kalo begitu permisi" ucap William berdiri dan meninggalkan ruangannya Reno
jam pulang kerja akhirnya tiba juga Dela langsung keruangan nya Reno untuk pulang bareng
" sayang pulang yuk" ucap Dela
Reno mengunci ruangannya langsung mencium bibirnya Dela dan tangannya berhasil m3r3m45 gunung kembarnya Dela yang tertutup dengan sempurna membuat Dela mende sah menikmati setiap sentu han yang diberikan Reno
" sayang mau makan malam dimana" ucap Reno sambil m3r3m45 gunung kembarnya Dela
" aaahhh aku lagi pengen makan di cafe sayang yuk sambil aku baca buku ya" desa han Dela menikmati tangannya Reno
" boleh sayang yuk" lanjut Reno merapihkan bajunya Dela dan mengambil tasnya
dilain sisi, bodyguard yang mendapatkan perintah pura pura beli baju sambil ngajak Rizki tentu nya untuk Rizki membeli baju baru supaya baju lusuhnya Rizki sedikit sedikit diganti dengan baju baru
" kalian saja yang beli baju saya nanti saja pas gajian" tolak Rizki merasa engga enak
" hayo pak pilih saja dua baju sama dua celana panjang masa anda menemani saya belanja tapi enggak beli" bujuk bodyguard yang bahagia mendapatkan satu baju baru demi membeli kan baju buat Rizki
" ya ampun banyak sekali semakin merepotkan saya" tolak Rizki semakin enggak enak baru kerja sudah dibelikan baju banyak
" hayo cepet pak pilih saya sudah lapar nih mau makan" lanjut bodyguard sedikit memaksa
" baik lah baik lah" lanjut Rizki pasrah
__ADS_1
Rizki merasa bersyukur mendapatkan pekerjaan yang lebih baik mendapatkan gaji besar makan enak dan sekarang disuruh beli baju dan celana yang cukup mahal sedangkan bodyguard yang menemani belanja memilih satu baju yang diinginkan William memerintahkan Satu bodyguard saja yang menemani Rizki belanja yang lainnya dibelikan makanan dan jagain toko