
Dela, Reno, Wiwin,dan William. menikmati musim semi di negara Jepang, tepat menikmati pohon pohon sakura bermekaran dengan indah disetiap sudut jalan. udara dimusim Semi sangat dingin, Reno yang melihat Dela menggigil langsung meluk istrinya begitu juga dengan William yang langsung memakaikan jaket untuk Wiwin yang sudah kedinginan.
" Kalian yakin mau lihat bunga sakura di taman Hirosaki? tempatnya masih jauh?" Ucap William meluk istrinya yang kedinginan
" Sudah jauh jauh masa enggak jadi, kemarin kalian bikin mood kita jelek?" Tanya Wiwin sedih
" Kita kan enggak pernah melihat bunga sakura secara langsung, mumpung ada disini masa batal karena udara dingin sih" Ucap Dela sedih, Dela sadar dirinya bukan orang kaya yang bisa kemanapun Dela ingin kan bisa dikunjungi secara langsung.
" Yah sudah boleh, tapi minta jatah yah disana." Lanjut Reno senyum licik melihat istrinya
" Dasar modus, baik lah tapi setelah kita puas jalan jalan yah." Lanjut Dela melihat suaminya yang raja modus
" Beres dan dengan senang hati sayang." Lanjut Reno, Reno membantu Dela supaya enggak kedinginan.
" Nah bagus bagus enggak merusak hari ini, kita bakal kasih jatah para suami." Lanjut Wiwin bahagia, akhirnya William enggak merencanakan merusak kebahagiaan hari ini.
__ADS_1
mobil sewaan Reno akhirnya sampai di Taman Hirosaki, William membantu Wiwin turun dari mobil. Dela dan Wiwin bahagia sekali akhirnya bisa menikmati pemandangan indah pohon sakura dan ada danau yang begitu bening dan jernih paling cocok untuk berperahu berdua sama pasangan terasa romantis.
" Sayang, aku mau naik perahu, kelilingi tempat ini sambil menikmati pemandangan bunga sakura." Ucap Dela manja melihat suaminya.
" Iyah sayang boleh, hayo kita nikmati pemandangan disini." Ucap Reno, Reno merangkul bahu Dela
" Kita juga sayang menikmati naik perahu berdua." Ucap Wiwin bahagia
" Hayo bunda" Ajak William
" Setiap musim semi kita kesini yah, bareng anak anak kita sayang." Ucap Wiwin sambil ngulus perutnya, yang sudah terlihat buncit.
" Iyah sayang, pasti lebih seru, melihat mereka lari larian disini." Ucap William membayangkan ngejar anak anaknya main di taman ini.
" Semoga kita segera diberikan momongan sayang." Ucap Dela optimis melihat Reno
__ADS_1
" Amin sayang, apa mau program? mami kan masih kuliah sayang? mami yakin?" Tanya Reno bingung melihat istrinya
" Iyah sih, aku jadi bingung sekarang, sedangkan kuliah aku masih dua tahun lagi baru selesai." Lanjut Dela sedih dan bingung
" Ngapain bingung sih Del, kamu kan bisa kuliah online di rumah selama hamil kan. apa lupa suami kamu tuh pemilik kampus kamu belajar?" Tanya dan protes William
" Ah Iyah bener sayang, ngapain pusing sih. aku akan bantu mami untuk tetep kuliah sayang, jadi programnya?" Tanya Reno antusias
" Jadi sayang, setelah pulang dari sini ke rumah sakit papi yah, aku bangga deh punya suami yang punya kampus dan rumah sakit. kalo butuh seperti ini enggak bingung biaya dan program punya anak." Lanjut Dela merasa bersyukur, karena jodohnya orang kaya yang sukses, bisa mewujudkan semua impiannya.
" Dapat jatah dobel yah sayang, karena aku membuat mood mami semakin bahagia sayang." Lanjut Reno tersenyum licik
" Baik lah sayang, aku enggak sabar ingin cepat pulang sayang." Lanjut Dela bahagia, karena enggak sabar mengikuti program yang diinginkannya.
Reno yang melihat bodyguard langsung mengajak Dela ke tempat perahu, begitu juga dengan William yang ngajak istrinya naik perahu. keliling taman Hirosaki menikmati bunga sakura yang bermekaran dengan indah
__ADS_1
Jangan lupa like, komentar, hadiah,dan votenya.