JANGAN LEPASKAN TANGANMU SAYANG

JANGAN LEPASKAN TANGANMU SAYANG
mau kah menjadi my love ku


__ADS_3

Saat mobil sampai taman kota, William dan Wiwin mendapatkan tugas untuk membeli bunga mawar merah, Reno ingin menyatakan cinta pada Dela didepan Rizki. Reno engga ingin menunda keinginan nya,dan enggak ingin orang lain mendapatkan cinta dan perhatian dari Dela. William memilihkan bunga paling bagus dan cantik ada tulisan spesialnya i love you.


" Sayang, bisa bisanya pak Reno mau menyatakan cintanya." Ucap Wiwin melihat bunga


" Reno selalu ingin bersama Dela, apa lagi. Reno kwartir sama Dela kalo pulang sendirian naik motor sendiri, tahu kan orang orang disini bawa motor dan mobil ngebut. Nah Reno enggak ingin Dela kenapa napa selama dijalan. Kalo jadi pacar kan ada kesempatan untuk lebih lama nungguin. Dela pulang kuliah dan berangkat bareng kan" ucap William, William langsung bayar bunga yang dipilihnya


" Pak Reno selalu memperhitungkan semuanya yah sayang, sudah bucin akut terus modus akut lagi heran aku." Ucap Wiwin merasa iri karena Reno mencintai Dela dengan cepat dan selalu memanjakan Dela.


" Dulu Reno kalo jatuh cinta enggak seperti ke Dela, tapi yah semoga langgeng. Apa lagi pak Rizki sudah merestui Reno menjadi pendamping buat Dela." Lanjut William memberikan bunga buat Wiwin


" Sayang setelah pulang kita gulet sampai pagi yaah, besok aku ijin masuk kerja sayang mungkin telat datangnya soalnya aku rindu sayang." Ucap William mencium keningnya Wiwin


" Iyah boleh sayang, terimakasih bunganya." Lanjut Wiwin bahagia


Dilain sisi, Reno, Rizki,dan Dela makan jajanan yang ada di taman kota. William sengaja duduk di deket bunga bunga taman yang indah, Reno yang melihat William datang langsung mengambil bunga yang dipegang William. Reno langsung memberikan bunga buat Dela, membuat Dela kaget sekaligus bahagia mendapatkan bunga.


" Del, maaf ya waktunya enggak tepat, tapi aku semakin enggak sabar untuk terus terang tentang perasaan aku ke kamu." Ucap Reno gugup dan bahagia


" Mungkin perkenalan kita masih baru Dela, tapi aku semakin memantapkan hati aku kalo aku bener bener mencintai kamu. Selalu ingin bersama kamu, dan selalu ingin membahagiakan kamu dengan cara aku sendiri. Mau kah kamu menjadi kekasih hati aku, ijinkan aku selalu bersama mu,dan ijinkan aku selalu memanjakan kamu." Sambung Reno jongkok didepan Dela, dan sambil memberikan bunga indah untuk Dela.


" Bagaimana Dela, paman setuju kalo kamu dan nak Reno jadian dia anak yang baik. Tapi soal hati paman enggak memaksa kamu." Ucap Rizki melihat Dela yang diam


" Beri waktu saya memantapkan hati saya, selama saya berfikir Reno masih boleh memberikan perhatiannya ke saya." Ucap Dela tersipu malu, Reno bisa bisanya menyatakan cinta didepan Rizki, William,dan Wiwin.

__ADS_1


" Ya sudah kalo itu mau kamu Del, saya akan kasih kamu waktu berfikir dan saya akan tetap. Memberikan perhatian saya buat kamu. Ambil bunga ini yah, pas kamu sudah memantapkan hati kamu bawa bunga ini lagi, kalo nolak saya kembalikan kalo menerima saya kamu peluk bunga itu." Lanjut Reno pasrah, Reno memaklumi kalo Dela butuh waktu.


" Ya sudah yuk lanjut jalan jalan lagi." Ucap William mencairkan suasana


" Hayo" lanjut Dela merasa gugup


Dela mengambil bunga yang diberikan Reno, Dela sendiri merasa bahagia dan nyaman didekat Reno. Merasa dilindungi dan diberikan perhatian yang berlebihan membuat Dela bahagia menerimanya, walaupun waktu kenal baru hitungan hari menurut Dela setelah sadar dari koma. Entah kenapa Dela merasa begitu dekat dengan Reno bahkan Dela bisa masak yang enggak pernah dimasak sebenarnya.


" Del, saya harap kamu terima pak Reno, dia sungguh mencintai kamu dan selalu berusaha melakukan apapun demi kamu." Ucap Wiwin memberikan pujian buat Reno, Wiwin tahu pengorbanan yang dilakukan Reno buat Dela sungguh manis dan luar biasa, bahkan William yang terlihat mesra ternyata cuek enggak seperti Reno ke Dela.


" Saya masih bingung Win, lagian enggak romantis sekali nembak didepan kalian." Protes Dela


" Oh kalo romantis kamu mau nerima Reno, namanya juga ide dadakan Del. Pak Reno enggak ingin kehilangan kamu Del, pak Reno enggak bisa melindungi kamu dengan leluasa dan memberikan perhatian dengan leluasa tanpa status pacaran Del. Jadi kamu suka sama pak Reno." Goda Wiwin melihat Dela yang salah tingkah


" ya sudah difikirkan lagi saja, sekarang kita nikmati jalan jalan." lanjut Wiwin dengan terkekeh


dilain sisi, Reno banyak cerita tentang keluarganya ke Rizki, Rizki yang mendengar cerita tentang keluarganya menjadi minder karena status sosialnya jauh dari keluarganya Reno.


" tapi saya enggak mempermasalahkan status sosial paman, selama bisa saling bahagia dan melengkapi enggak jadi masalah. lagian orang tua saya sibuk kerja dan kurang memperhatikan saya, jadi paman enggak usah berfikir layak atau enggak nya." penjelasan Reno faham sama apa yang difikirkan Rizki


" ya paman cuman berharap yang terbaik buat kamu dan Dela saja, bahagia kan Dela jangan membuat Dela sedih." ucap Rizki penuh harap


" oh ya paman, paman enggak usah membersihkan rumah yah, biar Wiwin saja yang membersihkan rumah paman. profesi Wiwin ganti dari SPG jadi ART dan jagain Dela." ucap William sambil menikmati es cendol ditrotoar

__ADS_1


" enggak usah pak, merepotkan sekali sampai minta karyawan kalian ganti profesi seperti itu. kan sudah ada saya yang merapihkan rumah, kasihan juga Wiwin pak harus dipindahkan sembarangan seperti ini. kalo yang melindungi Dela kan ada pak Reno, masa harus yang lain sih." goda Rizki dengan terkekeh


" enggak masalah pak, saya enggak ingin anda sibuk dan capek merapihkan rumah seluas itu, ijinkan saya memanjakan pengganti orang tuanya Dela." lanjut Reno tersenyum bahagia


" gombal kok ke laki laki sih Ren" ledek William yang mendapatkan pelototan dari Reno


" laki laki jadi calon mertua saya kenapa engga kan ayah" godaan Reno terkekeh


" modus jangan mau pak, Reno rajanya modus pak hahahaha." ledek William semakin puas


" kamu bener bener William, hari ini bikin saya malu terus heran." protes Reno, pukul bahunya William.


" enggak masalah Ren, saya jadi tahu perasaan kamu buat Dela. yang penting pacaran yang baik baik saja yah dijalankan jangan merusak Dela sebelum halal." lanjut Rizki menepuk bahunya Reno


" Iyah paman, insyaallah paman, saya akan menjalankan pacaran yang baik dan benar." lanjut Reno pasrah


William tahu apa yang difikirkan Reno, William langsung menepuk bahunya Reno membuat Reno semakin kesel sama tingkahnya William.


Dela dan Wiwin yang sudah kembali dari toilet langsung gabung dimana Rizki, Reno,dan William. duduk sambil makan cemilan.


" pulang yuk sudah malam" ucap Dela, Dela berusaha santai saat melihat Reno.


" ya sudah yuk, kita antar pulang." ucap Reno yang membuang bekas makan ditempat sampah

__ADS_1


Dela, Rizki, Reno, William,dan Wiwin. langsung jalan ke mobil dan perlahan meninggalkan taman kota dengan rasa bahagia.


__ADS_2