JANGAN LEPASKAN TANGANMU SAYANG

JANGAN LEPASKAN TANGANMU SAYANG
Dasar bucin


__ADS_3

Dela dan Adit sudah siap siap untuk ikutan kelas online, Reno yang melihat duduk Dela dan Adit terlalu deket langsung cemburu. Reno langsung jalan ke ruang keluarga dan memerintahkan ART merapihkan ruang keluarga, Reno ingin meja untuk belajar nya Adit dan Dela lebih lebar membuat tempat duduk mereka enggak terlalu deket seperti sekarang.


" Sayangnya aku, belajarnya pindah ke ruangan keluarga yah. aku sudah siapkan semuanya, kamu dan Adit cuma jalan ke sana saja, biar ART yang bawa buku kalian." Ucap Reno pegang tangannya Dela


" Memangnya kenapa disini sayang, kelas mau mulai dua puluh menit lagi?" Tanya Dela bingung Melihat Reno


" Lebih enak disana, lebih santai mau yah." Bujuk Reno, Reno enggak ingin bilang kalo cemburu melihat tempat duduknya Dela dan Adit terlalu deket


" Enggak masalah Del, ya sudah yuk pindah sebelum kelas dimulai." Ucap Adit berusaha menghargai keinginan Reno


" Apa coba yang difikirkan Reno, mengganggu orang yang mau belajar." Batin William bingung melihat sikapnya Reno


Adit dan Dela pasrah ikutin keinginan Reno, ART merapihkan buku bukunya Dela dan Adit begitu juga dengan laptop Dela. betapa kagetnya Dela, Adit, William,dan Wiwin melihat ruangan yang dijadikan tempat belajar nya Dela dan Adit. Dela dan Adit duduk di kursi makan yang otomatis sudah diberikan jarak sama Reno tapi pandangan mereka tetep satu bisa melihat ke layar laptop.


" Dasar bucin, saking cemburunya menyusahkan ART buat bikin beginian heran aku." Protes William melihat tingkahnya Reno


" Namanya juga cinta sayang, ya perasaan cemburu itu pasti ada sayang, walaupun adik temen tetep di cemburui, salahnya bukan dari awal kalo mendadak seperti ini memang terkesan memaksa." Ucap Wiwin melihat Reno yang mendampingi Dela dan Adit belajar


" Heran sama tuh orang, pemilik kampus ikutan belajar, tentunya membuat dosen dan mahasiswa jadi tegang seolah diawasi padahal karena mau temani Dela belajar." Lanjut William yang engga ngerti sama jalan fikiranya Reno.

__ADS_1


" Biarlah sayang, mungkin itu cara Reno menunjukkan perhatian dan kepedulian sama Dela, memang seperti ABG yang baru kenal cinta. tapi setiap orang punya cara masing-masing menunjukkan rasa cinta dan kepedulian nya. lagian Dela juga seneng seneng saja diperhatikan seperti ini sama Reno." Penjelasan Wiwin, Wiwin dan William cuma duduk didepan pintu sambil melihat Adit dan Dela belajar, Reno ikutan belajar sesekali kasih tahu Dela mengerjakan soalnya, dosen yang melihat tingkahnya Reno cuma bisa memaklumi pemilik kampus yang lagi bucin sama mahasiswa nya.


" Kita istirahat dulu, sampai jumpa Dimata kuliah saya Minggu depan dan tugas dari saya dikumpulkan." Ucap dosen


" Terimakasih pak atas kelas hari ini, maaf merepotkan bapak." Ucap Dela merasa engga enak


" Santai saja Dela dan Adit, maaf yah vidio call kelas saya dimatikan. sampai jumpa Minggu depan." Lanjut dosen merapihkan meja kerjanya dan langsung mematikan laptop laptopnya


Reno yang melihat layar laptop sudah dimatikan langsung memberikan minuman segar buat Dela, membuat Dela bahagia mendapatkan perhatian berlebihan dari Reno. Dela enggak pernah komentar apapun selama perhatian nya masih wajar.


" Kita mau makan disini atau di ruang makan, di ruang makan ada mami, papi, dan ka Angel?." Tanya Reno, Reno merapihkan buku yang dipakai Dela tadi.


" Makan di ruang makan saja, waktu istirahat satu setengah jam." Ucap Dela merangkul pinggang nya Reno.


" ya sudah kita ikut saja" Ucap William dan Wiwin


Reno, Dela, Adit, Wiwin,dan William. langsung jalan ke ruang makan gabung sama keluarganya Reno, orang tuanya Reno yang melihat anaknya baru selesai belajar langsung bahagia, baru pertama kalinya makan bareng calon menantunya.


" Bagaimana kuliah online nya, kok tadi diruang tamu kalian enggak ada?" Tanya Natalia penasaran

__ADS_1


" Tanya sama Reno tante, dua puluh menit kelas mau dimulai dipaksa pindah, dan lihat ruang keluarga Tante." Ledek William, Reno langsung memberikan tatapan mautnya melihat William


" memangnya kenapa pindah Reno, memangnya enggak bagus di ruang tamu?" Tanya Angel yang ikut penasaran


" Lebih luas dan lebih nyaman, kalo Dela dan Adit haus kan tinggal buka kulkas dan ada kamar mandi lagi kan lebih nyaman" Alasan Reno, Reno akan malu kalo ketahuan cemburu.


" Beruntung nya Del, punya pacar seperhartian Reno. pacar saya biasa saja kalo lagi belajar bareng" Puji Angel sekaligus merasa iri suaminya enggak sebegitu perhatian nya


" Setiap orang kan beda beda ka menunjukkan perhatian dan rasa pedulinya, cara suami kaka yang memperlakukan kaka tentu beda seperti Reno ke saya." Lanjut Dela tersipu malu karena perhatian berlebihan dari Reno


" Sebentar lagi kelas dimulai, yuk Adit dan Dela lanjut kuliahnya." Lanjut Reno gandeng tangannya Dela


Dela, Reno,dan Adit. jalan duluan ke ruang keluarga sedangkan Wiwin dan William masih betah duduk diruang makan, sambil ngobrol ngobrol sama keluarganya Reno.


" Disana sikapnya Reno seperti ini juga ke Dela?" Tanya Niko penasaran


" Kalo ke kampus sih Reno lebih memilih nunggu didalam mobil, keluar kalo laper dan haus saja, enggak pernah keruangan nya, paling sebentar saja ketemu dosen setelah itu lebih banyak nunggu didalam mobil, pulang kuliah Reno ke rumahnya Dela nemani Dela belajar sampai jam dua belas malam, pulang sama bodyguard yang bawa mobil." Penjelasan William panjang kali lebar


" Enggak membayangkan perasaan Dela, kelas online begini ditemani sama Reno secara pemilik kampus, membuat dosen dan mahasiswa jadi gugup merasa diawasi."Ledek Natalia

__ADS_1


" Sepertinya malu, tapi mau bagaimana lagi. Kalo bucin banyak alasan untuk enggak ditolak." Ledek Wiwin dengan terkekeh


Wiwin, William, Angel, Natalia, dan Niko. Memutuskan untuk melihat Dela belajar, sekaligus melihat Reno yang mendadak jadi mahasiswa gadungan.


__ADS_2