
William dan Wiwin siap siap ke apartemen Ibnu dan Ucok, William ngecek kondisinya Wiwin sebelum berangkat ke mall. Wiwin sudah minum vitamin dan susu ibu hamil, Wiwin merasa bahagia perhatian William lebih ke dirinya semenjak tahu lagi hamil. Wiwin merasa bahagia sekali mendapatkan perhatian lebih dari William
" Sayang, sudah jangan cuci piring bekas makan. Biar aku saja yang mengerjakannya, aku enggak ingin kamu terlalu cape sayang." Ucap William sambil meluk Wiwin dari belakang, tangannya William m3r3m45 gunung kembarnya Wiwin
" Aaahh, cuman sedikit sayang. Aaahh sayang aku pengen olahraga yuk sebelum ke Mall." Desa han dan godaan Wiwin sambil menikmati tangannya William
" Iyah hayo sayang, tapi olahraga nya cuman tiga puluh sayang. Enggak masalah kan." Lanjut William, tangannya menari dengan indah di badan nya Wiwin.
" aaahhh, Kenapa sayang, apa karena takut aku sakit" desa han Wiwin semakin menikmati tangannya William
" Emang dianjurkan seperti itu sayang, setiap ibu hamil dari awal sampai usia kandungan sembilan bulan. Olahraga nya selama tiga puluh menit dan dalam sehari dianjurkan dua atau tiga kali saja, selama ibu hamil enggak sakit dan kram perutnya. Soal kepuasan pasangan tergantung bagaimana caranya memuaskan nafsong pasangan nya sayang." Penjelasan William, William semakin memahami kondisi pasien pasien yang selama ini di rawat dirumah sakit pelangi
" Kalo itu anjurannya aku ikutin saja sayang, aaahh tangannya jangan kebawah bawah sayang." Desa han dan protes Wiwin kesel
" Maaf sayang, aku juga rindu hayo deh." Lanjut William dengan terkekeh, William membantu Wiwin jalan menuju kamar.
Dilain sisi, Ucok dan Ibnu lagi menikmati jajanan yang dibelikan bodyguard, Ibnu dan ucok mendapatkan Handphone baru berkat Wiwin. Ibnu yang mendapatkan WhatsApp langsung ajak Ucok untuk siap siap sebentar lagi bakal jalan jalan ke mall.
" Penasaran apa ya yang mau dibeli sama ka William dan ka Wiwin." Ucap Ibnu memilih baju barunya
" Entahlah Ibnu, hayo lah saya juga enggak sabar mau jalan jalan." Ucap Ucok bahagia
__ADS_1
Ucok dan Ibnu tipe orang yang cuek dan selama kebutuhannya terpenuhi, enggak terlalu peduli apapun yang dilakukan Wiwin. Wiwin dan William masuk kedalam apartemen yang sudah ditunggu sama Ibnu dan Ucok sudah duduk manis di ruang tamu.
" Kita ngapain ke Mall ka?"tanya Ibnu bahagia dan penasaran
" Beli baju pengantin Ibnu, bulan depan kita akan menikah." Ucap William, William semakin yakin memantapkan hati untuk setia sama Wiwin.
" Apa menikah? Seriusan ka?" Tanya Ucok bahagia
" Iyah, kita akan menikah bulan besok. Dan sekarang lagi persiapan. Apa kalian bahagia punya kaka ipar seperti ka William." Ucap Wiwin, Wiwin nahan gejolak didalam perutnya.
" Cepat sekali persiapan nya, kalian nikah kenapa mendadak sekali? Aneh enggak ada lamaran atau pembahasan sama kita. Ka Wiwin dan ka William nikah bukan karena ada dede bayi kan?" Tanya Ibnu penasaran
" Memangnya kalo nikah cepet harus karena dede bayi?" Tanya Wiwin heran sama adik adiknya curigaan
" Iyah ka" lanjut Ibnu dan Ucok barengan
Dilain sisi, bodyguard berpencar ngurusin persiapan pernikahan Wiwin dan William. Ada yang ngurus surat nikah, sewa masjid untuk ijab kabul, sovenir, katering, undangan,dan sewa hotel untuk acara resepsi pernikahan dan tiga kamar hotel untuk keluarga inti menginap.
" Saya mau undangan ini, jadi dalam tiga hari, saya akan transfer dobel asal kalian sanggup bikin dua ratus undangan dalam waktu singkat." Ucap bodyguard mengeluarkan amplop coklat dari dalam tasnya
" Baik pak, akan kami kerjakan sesuai target anda." Ucap pemilik toko
__ADS_1
" Ini DP nya sisanya pas undangan sudah selesai." Lanjut bodyguard
" Baik pak, terimakasih." Lanjut pemilik toko
Dilain sisi, Reno mengajak Dela dan Rizki ke toko milik Adit. Reno ingin toko milik kakek angkatnya Adit ada orang dewasa yang menjalankan nya, supaya Adit lebih fokus belajar.
" Oh ini nak Adit, terimakasih yah mengijinkan saya untuk menggantikan kakek kamu." Ucap Rizki melihat Adit kasihan, Rizki sudah dikasih tahu tentang Adit jadi Rizki engga memberikan pertanyaan yang aneh aneh.
" Sama sama paman, saya yang harusnya berterimakasih sama kalian." Ucap Adit lega akhirnya masalah nya selesai juga.
" Sayang kamu disini sebentar yah, aku mau lihat lihat isi toko aku enggak ingin kamu cape." Ucap Reno melihat Dela
" Iyah sayang" ucap Dela pegang tangannya Reno
" Paman juga disini yah, sebentar lagi paman nyusul kalian." Lanjut Rizki melihat Reno dan Adit
" Iyah paman" Lanjut Reno
Reno ngajak Adit sedikit menjauh dari Rizki dan Dela, Reno ingin minta tolong Adit supaya engga ada satu pun temennya Dela yang menggangu kenyamanan dan keamanan Dela selama kuliah.
" Terutama dari Candra, saya sudah dengar dari Dela kalo Candra berusaha menggangu Dela. Tolong lindungi Dela tapi awas cari kesempatan dalam kesempitan." Ucap Reno tegas
__ADS_1
" Tenang saja ka, saya tahu diri kok. Saya akan jagain Dela." Ucap Adit, Adit enggak ingin mencari masalah sama orang yang sudah baik mau membantu masalah kesehatan Kakek angkatnya.