JANGAN LEPASKAN TANGANMU SAYANG

JANGAN LEPASKAN TANGANMU SAYANG
Batal jalan jalan


__ADS_3

Jet pribadinya Reno tiba di bandara, Reno membantu Dela turun dari jet pribadinya Reno, begitu juga William membantu Wiwin turun dari pesawat, Wiwin sempet muntah membuat William dengan siaga memberikan obat yang dibutuhkan Wiwin. mobil jemputan tiba membawa Reno dan rombongan ke penginapan.


" Sayangnya aku, jalan jalan dulu yah sebelum ke hotel." Ucap Dela manja melihat Reno


" Sayang nanti saja yah kasihan Wiwin haabis muntah kan, sabar yah sayang." Ucap Reno mengelus lembut rambutnya Dela


" Maafkan saya ya Win egois, Sampai mengabaikan kondisi kamu." Lanjut Dela melihat Wiwin


" Saya yang justru minta maaf Del, karena enggak enak badan mengganggu waktu jalan jalan kita." Ucap Wiwin sedih


" Jangan sedih sayang, wajar kok buat ibu hamil muntah. makannya kan dokter selalu melarang ibu hamil naik pesawat seperti ini kwartir takut muntah dan mendadak enggak enak badan. bisa membahayakan ibu dan calon anak." Ucap William, William mengelus lembut perutnya Wiwin.


" Yah sudah kalo kondisi kamu sudah sehat, telefon saja yah kita jalan jalan bareng. jangan memaksakan kehendaknya yah." Lanjut Reno melihat Wiwin


" Iyah Ren, pasti kok dikabarin William juga enggak akan membiarkan kita jalan kalo saya masih lemes seperti ini." Lanjut Wiwin merebahkan kepalanya di bahunya William

__ADS_1


Mobil sewaan Reno pun akhirnya sampai di hotel, Reno sengaja membawa dua bodyguard untuk membawakan barang belanjaan Reno dan William. Reno mengajak Dela ke kamar hotel Walaupun kecewa enggak jadi jalan jalan Dela berusaha menikmati liburannya, Dela yang bingung mau ngapain di kamar hotel langsung menggoda Reno membuat Reno nafsong melihat istrinya polos di tempat tidur.


" Sayang kamu menggoda aku?" Tanya Reno melihat Dela, Reno kini polos dan jalan perlahan mendekati istrinya


" Aku bingung mau ngapain sayang, yah sudah ngajak olahraga saja, bukannya kamu juga ingin bermesraan disini yaah sudah aku kabulkan." Goda Dela, Dela memainkan gunung kembarnya


" Oh pantas, langsung polos seperti ini, kita jangan menyalahkan Wiwin yah sayang, namanya ibu hamil keadaannya bisa mendadak seperti ini. kita nikmati liburan kita dengan cara kita saja." Lanjut Reno, Reno perlahan memaju mundurkan pinggangnya dengan pelan, tangannya Reno menari dengan indah di badan nya Dela.


" Aaaahhhh, Iyah sayang aku tahu kok, habis olahraga kita istirahat yah, aaaahhhh" Desa han Dela, Dela memeluk Reno


" Terimakasih sayang aku sayang puas" Ucap Reno langsung mencium keningnya Dela


" Iyah sayang, aku bahagia kalo kamu puas, selesai kok masih betah meluk aku sayang." Goda Dela yang mencium wajahnya Reno


" Sebentar lagi sayang" Lanjut Reno, Reno langsung berdiri dan membantu Dela jalan ke kekamar mandi

__ADS_1


Dilain sisi, William memeriksa kondisi nya Wiwin, Wiwin merasa sedih karena rencana awal sampai Jepang langsung jalan jalan. tapi kenyataannya membuat mereka harus di kamar hotel untuk istirahat.


" Kondisi janin kamu baik baik saja sayang, Alhamdulillah anak kita aman sayang. sekarang istirahat yah setelah membaik baru jalan jalan yah." Ucap William, William memasukan peralatan dokternya kedalam tas


" Sayang maafkan aku, karena aku mengganggu waktu liburan kita berempat" Ucap Wiwin sedih


" Sudah jangan nangis terus kasihan anak kita, kalo bunda nangis terus." Lanjut William, William mengelus lembut perutnya Wiwin


" Bunda? Panggilan yang manis. yah sudah aku panggil ayah yah. iyah ayah sayang aku enggak nangis lagi demi anak kita." Lanjut Wiwin mencium kepalanya William


" Oke, mulai sekarang panggilan sayang kita ayah dan bunda yah, sudah enggak ada kamu dan aku. oke sayang bunda i love you bunda sayang bunda bunda." Goda William dengan terkekeh


" I love you to ayah sayang ayah sayang ayah ayah." Lanjut Wiwin terkekeh


William bahagia melihat istrinya sudah tertawa karena godaannya tadi, William mencium wajahnya Wiwin penuh cinta.

__ADS_1


__ADS_2