
Rizki yang sudah dikasih tahu soal Wiwin, sejujurnya enggak enak kalo urusan rumahnya juga Reno yang ngurusnya juga. Dela cuman dibolehkan masak dan enggak boleh capek capek karena harus kerja dan sorenya kuliah. Rizki melihat masakannya Dela, Rizki yang baru lihat masakan Dela merasa heran. Karena selama di kampung Dela enggak pernah masak seafood sama sekali.
" Dela, kamu semakin bisa masak yah." Puji Rizki, menikmati masakannya Dela.
" Entahlah paman, tangan Dela seperti sudah biasa meraciknya paman. Padahal di kampung mana pernah kita beli udang, cumi, kerang, kepiting,dan daging. Tapi selama tinggal disini Dela seperti sudah terbiasa kan aneh paman" ucap Dela terkekeh
" Pasti tanpa sadar Dela sudah biasa, masak buat Reno selama ilang ingatan." Batin Rizki bahagia
"Katanya Reno mau kesini, dia mau jemput Dela. Paman ikut antar Dela nanti sore dijemput sama William katanya." Lanjut Rizki sambil makan masakan Dela.
" Merepotkan Reno terus, Dela semakin enggak enak tahu paman. Reno terlalu baik sama Dela" lanjut Dela sambil menikmati masakannya
" Reno menunjukkan perhatian dan kepedulian sama Dela, Dela kan tahu Reno mencintai Dela. Jadi jangan sia sia kan orang yang mencintai dengan tulus buat Dela." Nasehat Rizki yang tahu apa saja yang sudah dilakukan Reno buat Dela.
" Apa Dela mencintai Reno juga." Sambung Rizki penasaran
" Iyah paman, Dela mencintai Reno juga, dia baik dan peduli sama Dela. Dan selalu ada buat Dela" lanjut Dela tersipu malu
" Lebih cepet lebih baik kalian jadian, biar paman juga tenang kalo Dela kemana mana ada yang temani Dela." Lanjut Rizki merapihkan piring bekas makan
" Ya sudah paman, setelah pulang kuliah Dela bahas yang kemarin.
Dela yang mendengar suara bel, langsung ke depan rumah dan betapa kagetnya melihat Reno dan William sudah didepan pintu rumah.
" Selamat pagi Dela, sudah siap berangkat kerja." Ucap Reno ramah
" Sudah siap, ini juga mau langsung berangkat kerja. Paman melarang saya merapihkan bekas masak jadi langsung jalan." Ucap Dela sedikit enggak enak.
" ya bagus dong, berarti kamu dimanja Del, ya sudah yuk berangkat kerja." lanjut Reno tersenyum melihat Dela
__ADS_1
" ya sudah paman kita jalan dulu yah" sambung Reno sambil ke Rizki diikuti sama Dela dan William
setelah Dela pergi, Wiwin langsung ke rumahnya Dela, Rizki yang melihat Wiwin langsung membantu Wiwin beberes. Rizki membahas selama Dela ilang hingatan, Wiwin dengan hati hati menjelaskan ke Rizki jangan sampai Rizki tahu apa yang dilakukan Reno sampai Dela melakukan operasi.
" pak Reno bener bener melindungi Dela, waktu Dela kuliah pak Reno yang anter dan nunggu Dela di parkiran kampus selama tiga jam. dan pulangnya juga bareng. jadi Dela bener bener enggak dibiarkan sendirian di kota ini, karena Reno takut Dela dicelakai." penjelasan Wiwin sambil nyuci piring dan baju
" terus bearti selama Dela ilang hingatan tinggal disini, baik banget Reno mau nungguin Dela di kampus, Dela pendatang pastinya enggak tahu jalan di kota ini." ucap Rizki sambil sapu dapur
" Iyah Dela tinggal di sini, dari rasa peduli sampai perasaan mencintai Dela. makannya saya dan pak William bahagia saat mendengar pak Reno mengatakan cintanya. pak Reno calon menantu idaman pak engga menyesal menyetujui hubungan mereka." lanjut Wiwin sambil puter cucian
" saya juga merasakan kebaikan Reno buat saya, saya juga berharap mereka bisa bahagia bersama." lanjut Rizki penuh harap
dilain sisi, Reno mengajak Dela untuk baca buku selama perjalanan ke kampus
" Ren, pulang kuliah mau temani saya enggak.", ucap Dela sengaja membuat Reno penasaran
" kemana Del, dengan senang hati." ucap Reno bahagia
" jangan bikin penasaran Del,tapi enggak masalah saya langsung pulang." ucap William bahagia
" bisa olahraga indah bareng Wiwin ah mantap" batin William bahagia
" ya sudah, kemana pun perginya saya temani Del." lanjut Reno bahagia diajak jalan sama Dela.
mobil William sampai di parkiran kantor, Reno, William,dan Dela. jalan menuju ruangannya. karyawan karyawan sapa Reno yang terlihat bahagia membuat karyawan yang melihatnya penasaran. Dela dan Reno menuju meja masing-masing, Reno yang melihat Dela penasaran nanti malam Dela ingin ngajak kemana Dan mau ngapain. Reno berusaha tenang dan. memulai kerja.
" pak Reno, nanti siang anda ada rapat, proyek pembangunan sekolah di desa pak." ucap Dela menyerahkan jadwal Reno hari ini.
" terus pak Reno, hari ini ada rapat bulanan sama staff rumah sakit, membahas evaluasi dokter dan suster." sambung Dela, Dela engga merasa direpotkan sama Reno untuk mengerjakan dua pekerja sekaligus.
__ADS_1
" baik Dela, terimakasih yah sudah kasih tahu saya." ucap Reno
" ya sudah pak, permisi saya ke meja lagi." lanjut Dela.
Reno yang merasa haus langsung jalan ke kamar istirahat nya dan mengembalikan minuman dingin buat Dela, Dela yang melihat Reno membawa minuman segar langsung tersenyum bahagia.
" diminum dulu takut dehidrasi, oh yah mau bakso sekalian enggak. saya sekalian mau beli." ucap Reno sambil naro minuman segar di meja
" enggak usah pak terimakasih, saya makan pas jam istirahat saja. terimakasih minuman nya pak kebetulan saya baru haus." ucap Dela tersenyum melihat Reno
" sama sama Del, oh ya kalo haus ambil saja didalam kulkas. setiap hari OB masukin minuman didalam kulkas yang ada di ruangan ini." lanjut Reno sengaja siapin minuman buat Dela.
" ya sudah kalo enggak mau bakso" sambung Reno, Reno langsung telefon OB untuk beli bakso dengan sambel yang banyak dan sengaja pesen dua mangkok.
" pak, porsinya banyak sekali dua mangkok" ucap Dela enggak menyangka Reno makan banyak ternyata
" habisnya kamu engga mau, ya sudah saya makan sendiri saja dua mangkok. ya sudah saya ke meja saya dulu." sindir Reno yang sebenarnya modus
" duh Reno, selalu saja membuat saya enggak enak hati. perhatian sekali sih Ren." batin Dela enggak enak selalu dibelikan sama Reno.
dilain sisi, Wiwin ke ruangannya William yang lagi sibuk, William langsung mencium Wiwin dan tangannya m3r3m45 gunung kembarnya Wiwin dengan pelan membuat Wiwin ingin mende sah menikmatinya.
" aaahh sayang, akhirnya pekerjaan aku lebih cepet selesai." desa han Wiwin menikmati tangannya William
" apa dibantu sama pak Rizki sayang, uuuhhh kangen aku sayang." ucap William, William menji lat l3h3rnya Wiwin dengan lembut sambil meremas gunung kembarnya Wiwin.
" aaahh iyah sayang, pak Rizki merasa engga enak terlalu merepotkan aku sayang." lanjut Wiwin yang sudah mulai nafsong
" sayang yuk" ajak William yang ingin melakukan olahraga indahnya
__ADS_1
" Iyah sayang" goda Wiwin