
Reno mencium bibirnya Dela dengan lembut sambil m3r3m45 gunung kembarnya Dela dari bibir turun ke l3h3r Reno langsung menji lat dengan lihai membuat Dela mende sah menikmati setiap sentu han yang berikan Reno
" aaahhh sayang" desa han Dela sambil meluk Reno
" vitamin yang menyenangkan sayang" goda Reno semakin semangat m3r3m45 gunung kembarnya Dela
" aaahhh sayang yuk solo karir supaya keburu sarapan sayang aaahhh" desa han Dela semakin cetar membahana menikmati setiap sentu han yang diberikan Reno
" iyah sayang hayo" lanjut Reno yang perlahan jalan kekamar mandi melakukan solo karir
Dilain sisi, adik adiknya Wiwin pertama kalinya berangkat sekolah memakai mobil mewah dianterin bodyguard William, membuat temen temennya ucok dan Ibnu merasa iri dan ada juga yang menghina gaya Ibnu dan ucok bener bener berubah mendadak sombong bodyguard yang melihatnya cuman bisa melihat gaya adiknya Wiwin mendadak berubah tanpa memberikan komentar
" kerja apa kaka mu sampai kalian bisa naik mobil mewah" ledek temennya ibnu
" lulusan sekolah dasar pasti ART saja sombong cih" ledek temennya ucok
" sembarang sekali hinaan kalian, kaka kita kerja jadi SPG di perusahaan besar tentunya bisa membeli mobil mewah memangnya kalian bisa beli" ledek ibnu yang enggak terima direndahkan
" berapa sih gaji SPG sampai bisa beli mobil jangan jangan itu cuman tipu daya kaka kalian bukan jadi SPG kali tapi pekerjaan kotor hahaha mana bisa sih" ledek temennya ibnu semakin parah
bodyguard yang tahu Ibnu dan ucok dihina temennya langsung turun dari mobil dan bersandiwara melindungi ucok dan Ibnu dari Bullyan karena kesombongan mereka sendiri
" tuan muda masuk ke kelas nanti telat" perintah bodyguard dengan santai
" kamu tungguin kita sampai pulang sekolah kan" ucap Ibnu dengan sombong
" iyah tuan muda" lanjut bodyguard males bersandiwara seperti ini
Ibnu dan ucok dengan sombong jalan kearah kelasnya tentunya temennya menjadi kesal melihat gayanya Ibnu dan Ucok
Dilain sisi, Wiwin bersiap siap untuk ke apartemen Dela bareng William, Wiwin membantu William memakaikan dasinya dengan benar William yang melihat cara Wiwin sungguh kagum membuat William mencium keningnya Wiwin
" Hasil dasinya rapih sayang" ucap William bahagia
" Sama sama, yu ke apartemen dela" ucap Wiwin mengambil tasnya
Wiwin yang pernah ketemu Dela pertama kali engga sempet ngobrol karena Reno selalu duduk di deket Dela saat menjaga stand, Wiwin yang duduk disebelah William tampak memejamkan mata perjalanan apartemen William ke apartemen Dela hampir sejam membuat Wiwin bisa tidur sebentar karena William tengah malam mengajak gulet lama padahal ngantuk keinginan nafsong yang enggak bissa ditahan membuat Wiwin pasrah nurutin keinginan William
" Ngantuk sayang" ucap William memijit kepalanya Wiwin
" Sedikit sayang aku tidur sebentar yah" ucap Wiwin yang memejamkan matanya
Tangannya William m3r3m45 p4h4nya Wiwin dengan pelan membuat tidur Wiwin terganggu Wiwin berusaha engga komentar dengan yang dilakukan William karena Wiwin sadar statusnya hanya pemuas nafsong William sekalipun baru tidur berusaha untuk nahan ngantuk supaya William betah dengan aksinya
__ADS_1
" Wiwin kamu bener bener bisa bikin aku betah enggak pernah melawan setiap diajak gulet berapapun kalinya" batin William bahagia
Dilain sisi, Reno dan Dela bersiap siap untuk sarapan bareng terdengar suara bel membuat Dela jalan keluar dan membuka pintu ternyata ada William dan Wiwin langsung diajak sarapan bareng Reno yang melihat William langsung kesel bisa bisanya mengganggu sarapannya
" Kenalkan sayang dia Wiwin SPG yang pernah bareng kamu pas di mall sayang" ucap Reno yang basa basi
" Iyah aku ingat ya ampun Wiwin kenapa mau diminta jadi ART padahal saya bisa merapihkan apartemen ini loh jadi enggak" ucap Dela mengambil kan nasi buat Reno
" Enggak masalah kok Dela waktu ayah saya masih ada pak Reno dan pak William membantu biaya pengobatan ayah saya dan butuh pekerjaan tambahan" ucap Wiwin bohong
" Aku enggak mau kamu terlalu capek sayang sudah capek kerja capek kuliah masa harus capek ngurus apartemen sayang, mumpung Wiwin butuh pekerjaan tambahan ya sudah sekalian aku mau memanjakan pacar aku" lanjut Reno menikmati masakan Dela
" Jangan panggil mba atau nona yah panggil nama saja ya win saya kurang suka mau kan" lanjut Dela yang pasrah sama keinginan Reno
" Baik Dela" lanjut Wiwin
" Terimakasih sayang sudah mau memanjakan aku tapi biarkan aku masak ya jangan minta Wiwin yang masak ya aku mau memanjakan perut kamu sama masakan aku" lanjut Dela melihat Reno
" Iyah sayang soal masak aku setuju" lanjut Reno mengelus rambutnya Dela
" Kita ke kantor bareng kan" ucap William melihat Reno
" Tega ninggalin Wiwin" sindir Reno membuat William nyengir kuda
" Ya sudah saya bareng Wiwin" lanjut William bahagia akhirnya modusnya berhasil
Dilain sisi, bodyguard membersihkan rumahnya Rizki tentunya membuat Rizki merasa engga enak atasannya membantu merapihkan rumahnya, bodyguard yang mengawssi rumahnya Rizki melihat tetangga Rizki membawa koran yang kemarin mereka buang bodyguard pura pura nyapa membuat tetangganya Rizki lupa saama tujuannya dan berhasil memberikan koran yang dipegangnya bodyguard berhasil membohongi tetangganya Rizki
" Ya sudah saya kembali ke ladang kalo begitu" ucap tetangganya Rizki
" Ya sudah saya beli korannya ya" ucap bodyguard memberikan uang lima puluh ribu
" Kebanyakan pak harga korannya murah kok" lanjut tetangga Rizki
" Enggak masalah pak buat beli kopi dan rokok" lanjut bodyguard
" Terimakasih kalo begitu saya permisi dulu" lanjut tetangga
Bodyguard yang melihat tetangganya Rizki pergi langsung kembali ke toko dan melakukan Vidio call sama William, kebetulan William di apartemen Dela menemani Wiwin beberes langsung mengangkat telepon dari bodyguard
" Ada masalah apa" ucap William setelah angkat Vidio call nya
" Koran yang kemarin kita borong ternyata masih ada yang jual dan tadi tetangganya pak Rizki membawa korannya ke rumah pak Rizki beruntung berhasil saya gagalkan" ucap bodyguard menunjukkan koran yang dibelinya
__ADS_1
" Masalah ini akan saya bahas sama pak Reno selama nunggu kabar kalian pastikan semuanya baik baik saja" perintah William mulai panik
" Baik pak saya tunggu kabarnya secepatnya" lanjut bodyguard yang ikut panik
Bodyguard langsung mematikan telefon nya membuat William teriak frustasi sama kenyataan yang ada didepan mata ternyata memanfaatkan kondisi orang engga lah mudah sedalam apapun masalah ditutup takdir Allah yang akan perlahan membongkar sebuah kebohongan
" Aaarrrgg Reno" teriak William frustasi
" Sayang kenapa kok teriak begitu" ucap Wiwin yang mendengar suaranya William dari ruang tamu
" Cepet selesaikan beberes nya kita akan ke rumah sakit hari ini kamu ijin masuk kerja" perintah William panik
" Iyah sayang" lanjut Wiwin nurut walaupun Wiwin penasaran melihat William
Dilain sisi, Reno yang mendapatkan WhatsApp dari William bingung kenapa asistennya meminta ke rumah sakit sekarang, dengan terpaksa Reno meninggal kan Dela sendirian untuk bekerja dan diam diam bodyguard mengusir penjual koran yang datang hari ini dan memberikan uang cukup banyak untuk penjual koran untuk tutup mulut alasan diusir, Reno yang melihat bodyguard nya bingung tapi Reno berusaha tenang supaya Dela enggak curiga sama sekali setelah penjual koran pergi Reno langsung melancarkan aksi bohong nya
" Sayang aku harus ke rumah sakit maaf ya pagi ini aku engga masuk kerja" ucap Reno merasa bersalah
" Enggak masalah sayang aku ngerti kesibukan kamu" ucap Dela mencium bibirnya Reno
" Semangat bekerja sayang" sambung Dela langsung keluar dari mobil
Reno langsung menjalankan mobilnya dengan perasaan bingung dan takut, Reno yang sudah sampai di rumah sakit langsung jalan ke ruangannya Reno yang melihat Wiwin langsung menyuruh Wiwin nunggu di restoran yang ada di rumah sakit sejujur nya Wiwin semakin penasaran apa yang dihadapi sama William dan Reno.
" Ada masalah apa" ucap Reno yang langsung duduk di kursi kebesaran nya
" Koran kecelakaan Dela sudah tersebar luas di Malang dan di kantor juga bahaya nih pak bagaimana pak" ucap William yang panik
" Apa segera hubungi bodyguard sekarang" perintah Reno panik
William melakukan Vidio call sama bodyguard dan saluran telefon terhubung Reno langsung memberikan perintah
" Ajak pak Rizki jalan jalan ke Bali selama sebulan sama dua bodyguard dan dua bodyguard tetep di kampung, hari ini ke Bali jangan sampai ketua RT yang datang ke rumah" perintah Reno panik saat saluran telefon terhubung
" Baik pak akan kami proses" lanjut bodyguard
Reno mematikan telefon nya kini Reno menjadi bingung sama hubungan nya sama Dela seolah diujung tanduk salah langkah akan menggagalkan semuanya
" Ya Allah belum waktunya kebongkar saya ingin membuat Dela layak di kenalkan sama mami supaya berhenti menjodohkan sama anaak temen temennya" ucap Reno frustasi
" Sabar bro kita akan bantu melindungi niat kamu asal jangan tinggalkan Dela karena perjuangan saya dan bodyguard nurutin keinginan kamu enggak lah muda" ucap William nepuk bahunya Reno yang lagi bingung
" Iyah pasti bro Dela orangnya baik dan membuat saya nyaman mulai enggak mau kehilangan Dela" lanjut Reno bingung
__ADS_1