
adik adiknya Wiwin merasa bahagia sekali bisa tinggal di apartemen mewah dilantai dua apartemen ada kolom berenang yang bisa di nikmati sama pemilik unit apartemen yang menyewa, bodyguard membawa kan kardus kardus barang barang adik adiknya Wiwin
" disini ada dua kamar kalian akan tinggal disini tenang disini aman kok, di sebelah unit apartemen kalian ada bodyguard saya kalo mau kemana-mana bisa minta mereka temani kalian" perintah William
" terus ka Wiwin tidur dimana pak" ucap Ibnu penasaran
" Kaka kalian bakal tinggal di rumah pacar atasan saya jadi kaka kamu bakal nengok kalian kalo dua pekerjaan sudah selesai" lanjut William
" kasihan sekali ka wiwin sampai punya dua pekerjaan demi biaya sekolah dan makan" batin Ucok sedih mendengar kakanya super sibuk
" ya sudah ka kalo seperti itu kita mengerti" ucap Ucok sedih
" ya sudah kita makan yah adik adik" ucap Wiwin merapihkan makanan di meja makan
Wiwin mengambil kan nasi buat William sedangkan adik adiknya Wiwin ngambil nasi sendiri Wiwin bahagia akhirnya bisa Deket sama asisten CEO di perusahaan nya bekerja
" biasanya uang jajan kalian berapa" ucap William sambil makan nasi
" sepuluh ribu ka itu sudah termasuk makan nasi ka kalo almarhum lagi ada uang jajan kita bisa dua puluh ribu ka" ucap Ucok
" ya Allah sedih sekali mendengar ucapan mereka" batin William perihatin
" ya sudah saya tambahkan uang jajan kalian ya jadi lima puluh ribu sehari ya tapi jangan boros ya harus bisa nabung" ucap William meringankan pengeluaran Wiwin
" jangan pak terlalu banyak pak saya enggak enak sama anda" tolak Wiwin merasa merepotkan William terlalu banyak
" enggak masalah win uang kamu fokus buat biaya sekolah mereka saja" lanjut William yang melihat Wiwin
" ka William baik banget andaikan ka William jadi kaka ipar beruntung nya pasti" batin Ibnu berharap
dilain sisi, Reno menikmati pergerakan tangannya Dela yang lembut dan membuat Reno mende sah menikmati nya Dela bener bener mampu membuat Reno puas nafsongnya berkat permainan tangannya Dela di tongkat saktinya
" bagaimana sayang luar biasa enggak" goda Dela menempelkan tongkat saktinya ke gunung kembarnya
" aaahh sayang luar biasa sayang aku suka" desa han Reno yang menikmati pergerakan tangannya Dela yang begitu lembut
" Aku senang dengerin nya sayang" goda Dela yang inget sama film panas yang ditontonnya saat melihat tongkat saktinya Reno
" Tongkat sakti kamu SNI sayang enggak seperti film panas yang aku tonton ada yang jumbo ada yang SNI" goda Dela masih setia memainkan tongkat saktinya Reno
__ADS_1
" aaahhh Kamu sukanya yang apa" desa han Reno sambil memainkan gunung kembarnya Dela entah kenapa cairannya masih betah belum keluar
" Yang aku lihat seperti nya yang mirip jalan tol lancar jaya yang SNI seperti ini" goda Dela yang menggerakkan tongkat sakti nya Reno
" Aaahhh sayang kamu bikin aku semakin nafsong sayang" desa han Reno yang semakin m3r3m45 gunung kembarnya Dela
" Aaahhh sayang aku suka memainkan nya sayang geli sayang hahaha" desa han Dela yang menikmati memainkan tongkat saktinya Reno
Cairan pun akhirnya keluar dan dibantu dibersihkan sama Dela dengan lembut membuat Reno lega
" Terimakasih sayang kamu selalu bisa memuaskan nafsong aku" ucap Reno lega
" Sama sama sayang" ucap Dela bahagia
Dela dan Reno mandi bareng setelah selesai Reno memainkan handphone nya dan membaca pesan gila yang dikirimkan William padanya
" Dasar asisten laknat bawa bawa nama saya demi nafsongnya main cantik jangan bikin masalah awas kalo bikin kesalahan saya musnahkan" ancam Reno membalas chat William
" Tenang saja saya juga enggak akan berani cuma buat adik adiknya wiwin enggak curiga saya akan atur semuanya" ucap William di chatnya
" Kasih tahu wiwin jangan bicara sembarangan kalo ketemu Dela jangan bahas ketemu sayaa dimana dan jadian dimana jangan buat Dela curiga atau sakit kepalanya kambuh" perintah Reno di chat WhatsApp
" Dasar laknat enak banget bisa bebas gulet sama Wiwin" batin Reno kesel
Dilain sisi, Rizky ikut belanja ke mall Rizky membeli banyak keperluan pribadinya sedangkan bodyguard membeli buah buahan dan cemilan buat bergadang Bareng, bodyguard yang sedang menunggu temen temennya belanja betapa kagetnya melihat koran berita minggu lalu kabar kecelakaan bus jurusan kota malang ke kota Jakarta
" Astaghfirullah bahaya ini" ucap bodyguard panik
" Mau beli koran" ucap penjual koran
" Saya borong semua koran berita tentang kecelakaan bus cepet bungkus semuanya" perintah bodyguard membantu memasukan semua koran kedalam plastik
" Semuanya seratus ribu" lanjut penjual koran
" Ini uangnya" lanjut bodyguard
Bodyguard langsung bergegas untuk pergi dari mall membawa semua koran yang sudah diborongnya, penjual koran heran melihat bodyguard yang buru buru setelah membeli koran, bodyguard yang didalam mobil memerintahkan temennya untuk segera pulang dan pulang nya jalan muter
" Aneh ada apa yah" batin pak Ujang penasaran
__ADS_1
" Ada apa" ucap rizky
" Yuk Sekarang pulang soalnya toko rame ternyata" lanjut Ujang berusaha tenang
Rizki yang nurut perintah atasannya akhirnya mengakhiri belanja nya bersyukur sudah dibayar mobil sudah menunggu dihalaman belakang mall, Rizki diminta duduk dikursi Depan tentu hal yang aneh dilakukan karena biasanya Rizky duduk dikursi belakang setibanya di toko Rizky diajak ngobrol sama bodyguard yang ada di toko sedangkan bodyguard yang ada didalam mobil langsung melanjutkan perjalanannya sambil nelefon Reno yang lagi bermesraan sama Dela
" Hallo pak berita kecelakaan yang menimpa Dela Minggu lalu masuk koran pak" ucap bodyguard panik saat telepon terhubung
" Apa gawat nih" ucap Reno panik langsung menjauh dari Dela yang tidur
" Apa pak risky membaca koran itu" sambung Reno panik
" Belum pak tadi saya borong semuanya pak terus koran ini mau diapain pak" lanjut bodyguard
" Musnahkan jangan ajak pak Rizky ke pasar atau mall belum waktunya pak risky tahu kondisi Dela lebih sering temani pak Rizky awas teledor" perintah Reno panik
" Siap laksanakan tugas pak" lanjut bodyguard mematikan telefon nya
Bodyguard langsung melajukan mobilnya ketempat sampah tanpa mengisahkan koran satu pun
" Suatu saat Dela akan marah besar nih dibohongi sama pak Reno" ucap Ujang setelah melempar sampah
" Pasti lah walaupun kehidupan nya dibikin enak diberikan fasilitas dan dikuliahkan pasti Dela bakal meninggalkan pak Reno yang sudah memanfaatkan nya" ucap Delon
" Ya sudah pulang yuk" lanjut Ujang masuk kedalam mobil
Dilain sisi, William bersantai sama Wiwin kasur setelah gulet panasnya, William memberitahu Wiwin untuk enggak tanya urusan pribadinya Reno dan Dela sejujur nya Wiwin semakin penasaran apa yang dirahasiakan sama Reno dan William ke Dela tapi Wiwin enggak berani kepo berlebihan Wiwin enggak ingin kehidupan nya seperti dulu lagi
" Ingat ya kalo ketemu sama Dela jangan tanya ketemu Reno dimana jadian dimana atau urusan pribadinya Reno kamu bekerja dengan baik saja merapihkan apartemen Dela jangan bikin Dela sakit kepala" perintah William sambil memainkan gunung kembarnya Wiwin
" aahhhh Iyah sayang aku enggak akan membahas urusan pribadinya pak Reno sama Dela aku enggak mau kamu marah dan kesel" desa han Wiwin yang menikmati tangannya William
" Sayang tidur yuk besok kan kita kerja lagi" ucap Wiwin yang meluk William yang polos
" Kita tidurnya begini saja ya sayang kalo malam aku pengen tinggal dimasukkan saja" goda William
" Iyah tapi AC nya jangan dingin sayang aku bisa sakit" lanjut Wiwin mulai rebahan
" Yah sayang selamat tidur" lanjut William mencium wajahnya Wiwin
__ADS_1