Janji Atau Cinta Sejati

Janji Atau Cinta Sejati
Satu Atau Dua Minggu Lagi


__ADS_3

Aria sangat repot di dapur bersama dengan koki yang berkerja khusus di rumahnya. Terigu sudah menempel indah di tangan dan pipinya.


“ Biarkan kami yang memasaknya nona.” Ucap pak Ridwan yang sudah 10 tahun bekerja sebagai koki di rumahnya


“ Kalau pak Ridwan yang masak, berarti kue nya bukan buatan ku dong.” Ucap Aria sambil menyingkirkan lagi rambut yang ikut-ikutan sibuk di pipinya


“ Repot ya, tapi menyengangkan hehehe, sepertinya aku butuh kunciran rambut.” Lanjutnya lagi, Mbok Tuti langsung mendekati Aria kemudian mengikatkan rambut sang majikan cantik


“ Terimah kasih mbok.” Aria masih sibuk dengan adonan dan cetakan kue nya


“ Dalam rangka apa sih non?.” Tanya mbok Tuti penasaran


“ Lagi pingin aja mbok, aku mau seseorang merasakan kue buatan ku. Nanti mbok Tuti juga tahu hehehe.” Aria


“ Wah, nona Aria sedang jatuh cinta yaa.” Tebak pak Ridwan di sambut senyum manis Aria ke adonan kue nya


“ Ah, mana berani aku jatuh cinta...kalian kan tahu itu di larang sama ayah.” Keluh Aria ketika ingat hal itu


“ Buat siapa dong non kue nya?.” Mbok Tuti masih penasaran


“ Kepo deh...hahaha.” Aria mencubit pipi mbok Tuti dan menyisahkan tepung disana


“ Mbok Tuti mau laporan ke ayah yaa, hayooo, tenang aja mbok. Kue ini nanti juga bakal di makan bersama kok dengan ayah juga.” Aria


“ Cewek apa cowok non, seseorang itu?” Mbok Tuti masih aja penasaran


“ Cowok dong mbok...” Bisik Aria di telinganya mbok Tuti


“ Ohh sama tuan muda Nanda.” Ucap mbok Tuti mengejutkan Aria


“ Siapa mbok?.” Kini Aria yang penasaran. Mbok Tuti baru sadar baru aja keceplosan. Dia menutup mulut nya dan melirik pak Ridwan yang sama terkejutnya dengan Aria


“ Mbok, siapa...tadi mbok Tuti sebut tuan muda Nanda, siapa dia ?” Aria melepaskan adonan kuenya


“ Aduh, udah non...pura-pura aja ya gak denger apa-apa dari saya. Nanti tuan besar marah sama saya.” Mbok Tuti memelas


“ Aku janji gak akan bilang ke ayah kalau mbok Tuti kasih tahu aku siapa itu tuan muda Nanda?” Aria


“ Pak Ridwan juga, janji ya...” Lanjut Aria sambil melirik pak Ridwan

__ADS_1


“ I...iya nona, janji. Jujur saya juga gak tahu siapa tuan muda Nanda.” Pak Nanda mengangkat dua jari tangannya.


“ Nanti aja ya non, mbok ceritanya kan ada itu.” Bisik mbok Tuti sambil melirik pak Ridwan


“ Hmm...baiklah.” Aria menyerah dan melanjutkan pekerjaannya.


Aduh, gimana ini...saya harus cerita apa ke nona Aria. Kalau tuan besar tahu saya cerita pasti dia akan marah sekali. Mbok Tuti menangis dalam hati nya


Tuan muda Nanda...siapa dia? Kok aku jadi takut kalau ternyata dia itu calon suamiku yang di maksud ayah...My Prince Dark Shadow. Mbok Tuti pasti tau tentang itu, dia bahkan sudah bekerja di sini sebelum aku ada.


Ya Tuhan, aku jadi takut. Jika benar...lalu bagaimana perasaanku kepada kapten Reza. Ayah...izinkan aku merasakan rasa yang unik ini kepada kapten Reza, walau hanya sesaat...aku mohon. Aria


**


Ananta memeluk erat Aria ketika mereka bertemu di ruang tamu. Aria melirik ke arah luar.


“ Kue mu udah jadi sayang?” Tanya Ananta sambil mengelus lembut kepala Aria


“ Udah dong, tapi...” Aria masih mencoba mencari sosok yang di harapkan kehadirannya


“ Tapi apa?.” Ananta


Ananta menatap mata Aria. Dia pun merasakan perasaan Aria saat ini. Anak nya itu sudah jatuh cinta kepada kapten Reza


“ Ayah...” Ucap Aria kembali, namun dia langsung sadar terhadap perubahan ayahnya


“ Kapten Reza sedang sibuk, dia tidak bisa datang.” Beritahu Ananta membuat tubuh Aria seketika melemah


“ Kamu buat kue untuk ayahkan? Bukan buat kapten itu?” Ananta bertanya lagi. Aria hanya mengangguk pelan


“ Aria...kamu ingatkan kalau kamu itu tidak boleh ja”. “ Iya ayah, aku sangat ingat...setiap saat aku juga selalu ingat. Tapi bisa aja aku jadi lupa, kalau orang itu tidak pernah muncul. Bagaiamana aku bisa menjaga perasaan ku kalau aku aja belum pernah ketemu dengan orang itu...siapa dia ayah?.” Aria memotong ucapan ayahnya. Dan meluapkan isi hatinya


“ Iya, satu atau dua minggu lagi...harus nya 3 atau 4 tahun lagi kalian ketemu.” Ucap Aria kembali mengejutkan Aria


“ Satu atau dua minggu lagi? Ayah...maksud ayah pangeran itu, hmmm calon suami ku mau datang gitu ?.” Aria penasaran


“ Bukannya itu yang kamu mau.” Ananta menepuk pelan pundak Aria. Kemudian berlalu pergi


Satu atau dua minggu lagi...apa secepat itu. Aku bisa merasakan perasaan ini kepada kapten Reza. Kalau pangeran itu benaran hadir dalam hidupku, masih bolehkah aku mencintai kapten Reza.

__ADS_1


Ya Tuhan, jika memang satu atau dua minggu saja waktu untukku mencintai kapten Reza, aku harus memanfaatkan waktu itu sebaik-baiknya. Aria


Aria melangkahkan kaki nya menuju taman. Dia membuka layar hp nya dan menatap nya ragu


Telpon, jangan...kirim pesan aja. Aria


“ Selamat sore kapten, maaf menganggu. Hari ini ke rumah ku tidak?” Ketik Aria akhirnya sekian lama memikirkan


Dia kan hampir setiap hari kesini, gak ada salahnya aku bertanya itu kan. Duh...kok jadi aku yang agresif sih. Maaf kapten, aku hanya ingin merasakan cinta ini...walau aku tidak tahu, bagaimana perasaan mu terhadapku. Bisa mencintaimu sebentar saja itu udah cukup membahagiakan ku kok. Aria


Aria terus menatap layar hp nya. 30 menit sudah berlalu, belum juga ada balasan dari sang kapten. Aria menjadi tambah gelisah.


Dia kemudian membuka kontak dalam hp nya lagi. Memilih nama kapten Reza kembali dan mengubungi kapten itu


Aku sudah membuang rasa maluku untuk memulai pesan kepadamu, kenapa belum juga di balas. Bikin gelisah aja...Aria


Sekian lama, tidak di angkat juga.


Kapten...apakah kini ayah sudah mulai meminta mu untuk berjaga jarak denganku. Aria


Aria memandang nanar ke arah langit, menahan tetesan air mata yang ingin memaksa turun ke pipinya


Ping. Sebuah pesan masuk


Aria melihat layar hp nya


Kapten Reza...akhirnya. Aria


“ Maaf Aria, aku lagi di kota D. Sepertinya beberapa hari kedepan tidak bisa ke rumah mu dulu,” Balas kapten Reza


“ Boleh aku telpon?” Aria


Lama belum juga membalas lagi. Aria kembali menundukan kepala nya


“ Maaf Aria, aku sedang sibuk. kamu baik-baik saja kan? Aku akan meminta sersan Hadi ke rumah mu segera ya.” Balasan kapten Reza mematahkan harapan Aria


“ Tidak usah kapten, sudah banyak penjaga disini. Aku tidak butuh bantuan dari pihak manapun lagi sekarang. Maaf sudah menganggu kesibukan mu,” Balasan Aria segera. Kemudian mematikan hp miliknya.


Kamu tidak akan bisa menghubungiku lagi kapten. Aria

__ADS_1


Wanita jika sedang jatuh cinta kadang memang suka bersikap aneh :)


__ADS_2