
Suasana hotel B salah satu property milik Berlian Group terlihat sudah ramai sekali. Banyak wartawan dari seluruh media di dalam negeri dan beberapa wartawan dari luar negeri sudah berkumpul sejak pagi disana.
Hari ini Berlian Group akan melakukan konferensi pers mengenai update perkembangan kasus Aria dan Rio yang ikut menyeret nama besar Berlian Group.
Konferensi Pers ini sangat penting bagi Berlian Group untuk mengembalikan nama baik mereka. Karna sudah banyak bukti terkumpul dan saksi-saksi baik dari karyawan Purnama Club, beberapa anak buah Rio, Tiara dan Alben, serta saksi ahli dari pihak medis. Semua memberikan keterangan dan bukti bahwa kejadian malam itu adalah settingan dari tersangka Rio dan Chia yang saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
Termasuk saksi ahli yang menjelaskan hasil visum et repertum menunjukan bahwa Aria masih perawan. Semakin memperkuat keterangan para saksi atas pengakuan mereka.
Kapten Reza dan team nya sudah bekerja sangat keras untuk semua itu, selanjutnya tinggal mendapatkan keberadaan Rio dan Chia untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka.
Setelah konferensi pers usai Aria bersama dengan Tiara dan Alben berjalan menuju salah satu restoran.
“ Hari yang sangat menegangkan dan melelahkan...hufff rasanya ingin buang air kecil berkali-kali tadi. Wartawan-wartawan itu banyak sekali pertanyaannya.” Ucap Aria sambil memakan salad buah yang sudah di pesannya
“ Kalo gue sih happy-happy aja, karna kita udah kaya selebriti terkenal kan tadi. Duduk berjejer rapi di depan para awak media. Gak sia-sia gue bayar make up artis kan hehehe.” Ucap Tiara sambil melihat pantulan dirinya dari cermin yang ada di sebuah tembok
“ Dasar ganjen.” Gerutu Alben
“ Btw kapten ganteng itu kemana? Harusnya kita ajak sekalian makan bareng disini.” Tanya Tiara membuat jengkel Aria
“ Nanti lo gangguin mulu lagi, gak bisa yaa,” ketus Aria disambut tawa riang Tiara
Malas banget harus melihat sikap Tiara yang akan menjadi sok manis sekali di depan kapten Reza nantinya. Aria
“ Kenapa non, cemburu ya? Hahaha.” Tiara malah meledek
“ Ah enggak, biasa aja...lo kan udah suka sama Bimo. Kenapa suka juga sama kapten Reza sih.” Lanjut Aria kesal
“ Lah, nama nya perasaan mah berhak-berhak aja kali mau suka ataupun jatuh cinta sama orang yang kita mau...eh sorry, gue lupa...maaf ya.” Tiara tidak mau kalah. Namun langsung tersadar terhadap salah satu penderitaan sababat nya itu.
Aduh, jadi keingetan sama nanda...my prince dark shadow...atau siapapun itu yang dimaksud ayah. Aria
“ Udah-udah cowok mulu dari tadi di omongin. Gue juga ganteng kan...kenapa gak bahas gue aja sih.” Ucap Alben sambil beberapa kali merapikan jambul di rambutnya
“ Iya, lo ganteng sih...tapi karisma nya kurang hahaha.” Ledek Tiara disambut ketawa kecil dari Aria
Sejenak mereka terdiam sambil menikmati makanan masing-masing. Alben kemudian membuka layar hp nya. Mengecek satu persatu updatetan status dari media sosialnya
__ADS_1
“ Woow cepat sekali.” Ucap Alben penuh kagum sambil melithat layar di hp nya
“ Apaan?.” Tiara penasaran
“ Hasil konferensi pers tadi, berita nya udah banyak naik...baca aja.” Beritahu Alben sambil menunjukan layar hp nya ke Aria dan Tiara
“ Syukur deh, minimal gue udah bisa berjalan agak tegak di depan banyak orang.” Aria
“ Ya...tinggal mendapatkan penjahat-penjahat itu. Berita-berita itu akan membungkam berita miring sebelumnya kan.” Lanjut Tiara
“ Btw, kalian udah daftar kuliah?.” Tanya Aria
“ Udah, btw gue jadi ambil jurusan psikologi loh di Berlian Group.” Beritahu Tiara bangga
“ Hahaha lo yakin jadi psikolog?...gak kebayang jadi kaya apa pasien-pasien lo nanti nya kalo psikolog nya ancur kaya gini.” Ledek Alben, Aria ikut cekikikan
“ Eh Liat aja nanti...gue akan buktikan kepada kalian kalau gue akan menjadi seorang psikolog sukses.” Tiara
“ Iya...iya, asal jangan jadi guru BK aja ya nantinya, kasian murid-murid sekolah kalo malah makin ancur nantinya setelah konsul sama lo.” Alben tersenyum tipis
“ Sialan lo...trus lo gimana, jadi ke Jepang?.” Tiara
“ Tumben, dalam rangka apa?.” Tiara
“ Ultah Sekalian farewell party gue dong pastinya.” Info Alben bangga
“ Walahhh, oke-oke. Gue sih pasti dateng. Gak tau nona muda yang satu ini.” Tiara melirin Aria
“ Dateng dong, cuma lo gak keberatan kan mereka ikut.” Aria melirik ke ujung kursi di restotan tersebut. Ada 4 orang pengawal pribadi yang dari tadi memperhatikan mereka.
“ Ya...ya, tuan puteri. Mau dateng bawa satu batalyon prajurit juga boleh. Asalkan rumah gue masih muat.” Alben
“ Hahahaha, btw kapten Reza ikut kan?.” Tanya Tiara sedikit berharap
“ Hmmm, lo udah gak kangen lagi sama Bimo?.” Aria balik bertanya
“ Hahaha, kangen lah...gue janji akan jemput dia pulang kalau udah sembuh dari RS.” Jawab Tiara sambil cekikikan
__ADS_1
“ Ya dalam waktu dekat Bimo akan pulang kok.” Beritahu Aria
“ Benarkah...oh Bimo ku.” Tiara menempelkan kedua telapak tangannya diatas dada
“ Kangen...” ucapnya lagi ketika tatapan Aria dan Alben secara bersamaan terlihat jijik ke arah Tiara
Hmmm, Bimo harus segera pulang. Supaya kapten Reza ku aman. Aria
“ Trus lo gimana Aria.? Barengan lagi dong sama Tiara di Berlian University ya..walaupun beda jurusan.” Tanya Alben kepada Aria
“ Ya, seperti itu deh...” Jawab Aria pelan.
“ Gak mau coba nego sama ayah lo tentang keinginan lo sebenarnya.?” Tanya Alben lagi
“ Hmm...sia-sia aja kayanya.” Jawab Aria
“ Yaudah sih ngapain jauh-jauh keluar negeri. Di negara kita juga udah banyak kampus yang gak kalah bagusnya kok. Termasuk Berlian Group.” Tiara
Alben dan Aria hanya terdiam menikmati makanannya masing-masing
“ Eh, kalian mau tahu gak kenapa gue pilih Berlian Group?.” Tanya Tiara namun kedua temannya asik makan seperti tidak mau peduli
“ Sebenarnya untuk meringankan tugas Bimo nantinya.” Jawab Tiara pada pertanyaanya sendiri
“ Hahaha kok bisa?.” Aria jadi tertarik
“ Ya kan Bimo jadi gak susah-susah kalau mau ketemu sama gue. Kan kita satu kampus.” Jawab Tiara dengan senyum genit khas nya
“ Dihhh GR.” Ucapa Aria dan Alben secara bersamaan.
Apapun alasan lo Tiara, asalkan jangan karna Kapten Reza. Karna dia hanya miliki seorang hihihi. Aria
Mereka pun larut dalam obrolan masing-masing.
Ping sebuah pesan masuk kedalam hp Aria
“ Aria, jangan lama-lama ya. Kita pulang bareng.” Kapten Reza
__ADS_1
Aria tersenyum lebar