Janji Atau Cinta Sejati

Janji Atau Cinta Sejati
Khiana


__ADS_3

Aria merasakan seluruh tubuhnya sangat sakit sekali, kepalanya juga sangat pusing. Dia berusaha membuka kedua matanya pelan-pelan, mencoba memperhatikan keadaan sekitarnya namun masih agak gelap pandangannya. Dia menutup matanya kembali. Hingga tiba-tiba di rasakannya ada sentuhan yang sangat dingin di kening sebelah kanannya. Berulang kali sentuhan itu mengenai keningnya, di saat itu pula dia merasakan rasa sakit juga.


Aria memaksa membuka kedua matanya, di lihatnya ada seorang wanita cantik sedang membasahkan kain kasa dengan cairan alkohol.


“ Siapa kamu?.” Tanya Aria penasaran


“ Sst, jangan berisik. Nanti mereka mendengar.” Ucap wanita itu pelan setelah melihat Aria sudah sadar.


“ Siapa kamu? Dimana ini....” Aria masih penasaran. Rada takut dan sakit yang di rasakannya secara bersamaan membuat pandangannya seakan menjadi gelap kembali. Di paksanya lagi melihat lebih jelas dan memperhatikan sekeliling ruangannya. Di perhatikannya lagi sosok wanita yang sedang sibuk membersihkan luka-luka di tubuh Aria. Terlihat di ujung bibir sebelah kiri wanita tersebut memar. Siapa dia, begitu asing bagi Aria.


“ Hai, Aria....nama ku Khiana...” Namanya Khiana.


“ Kamu kenal aku?...apa kita pernah bertemu sebelumnya?.” Aria masih bingung


“ Ya, sedikit banyak aku tahu siapa kamu, tapi kita belum pernah ketemu sebelumnya...hanya dari cerita dari dia. Gak kebayang sebelumnya kita malah ketemu dalam situasi seperti ini...tapi, aku yakin dia akan datang menyelamatkan kita.” Ucap Khiana


“ Dia...siapa.?” Aria tidak mengerti


“ Reza...” Jawab Khiana sambil tersenyum


“ Kapten Reza...?” Tanga Aria dan Khiana hanya mengangguk pelan masih dengan senyuman nya yang sangat manis.


Aria semakin penasaran dengan sosok Khiana. Di saat dia menyebut nama kapten Reza terlihat wajahnya sangat ceria. Dengan mata berbinar yang seperti ingin menunjukan betapa dia sangat mengagumi kapten Reza.

__ADS_1


“ Apa hubunganmu dengan kapten Reza? Sebenarnya apa yang sudah terjadi...dimana kita. Aduh...kepalaku sakit sekali...dimana Tiara, Yoga...Riky?” Tanya Aria sambil memegang kepalanya


Khiana mendekati Aria kemudian memegang lembut tangan Aria. Di tatap nya Aria masih dengan senyumannya yang sangat manis.


“ Aku dan kapten Reza...” Khiana


Ucapan Khiana berhenti ketika dia mendengar ada seseorang yang membuka kunci pintu ruangan mereka saat ini.


Khiana mengenggam erat tangan Aria.


“ Sudah sadar rupanya...” Ucap seorang wanita dengan nada tinggi dan arogan.


“ Chia...?.” Aria semakin merasakan sakit di kepalanya.


“ Kaget ya...lama gak berjumpa Aria, kangen gak ?.” Chia semakin mendekati Aria dan Khiana.


Ingin rasanya Aria bangun dari duduk nya dan menghantam Chia dengan semua jurus ilmu bela diri yang di milikinya. Namun badannya masih terasa sangat sakit. Aria melihat Chia mengangkat tangannya dan hendak menampar Aria, namun tiba-tiba Khiana terbangun menangkis tangan Chia. Dalam sekejap dia sudah menjepit kedua tangan Chia dengan hanya satu tangan Khiana. Aria yang menyaksikan semua semakin penasaran dengan sosok Khiana.


“ Kurang ajar kamu...lepaskan!!!..” Teriak Chia kencang. Kemudian 5 orang laki-laki bertubuh besar anggota Black Hole memasuki ruangan mereka. Khiana mendorong Chia hingga jatuh ke lantai, bersiap melawan serangan dari 5 orang laki-laki tersebut. Pertempuran di antara mereka pun terjadi. Aria melihat Khiana sangat jago melawan dan mempertahankan kekuatannya. Dengan posisi yang sangat tidak imbang tersebut dia bahkan bisa menjatuhkan 2 anggota Black Hole tersebut tersungkur di atas lantai.


“ Woooww, ramai sekali...berhenti semuanya!!!.” Rio tiba-tiba sudah berada di depan mereka.


“ Kamu masih sama aja menggemaskan seperti dulu sih sayang...” Ucap Rio mendekati Khiana. Aria menatap mereka dengan penuh rasa penasaran. Siapa Khiana, dia mengenal kapten Reza dan sepertinya Rio pun juga mengenal Khiana dengan sangat baik.

__ADS_1


“ Dan kamu, masih sama aja menyebalkan seperti dulu...********!!!” Hardik Khiana sambil mengangkat tangannya hendak menampar Rio.


“ Dan tangan lembut mu ini...aku sudah ingatkan berkali-kali...jangan kamu gunakan untuk berkelahi sayang. Nanti kamu terluka lagi.” Rio sudah menangkap tangan Khiana dan kini malah sudah mendekap tubuh Khiana erat di pelukannya. Khiana berusaha melepaskan pelukan Rio tersebut dengan sekuat tenaganya. Mendorong Rio hingga mundur beberapa langkah. Rio pun tertawa kencang di perlakukan seperti itu. Pandangan Rio berganti menatap Aria yang masih bingung dengan kejadian di depan matanya.


“ Aria sayang...pacar kecilku yang manja. akhirnya kita berjumpa lagi...” Ucap Rio mendekati Aria. Namun seketika Khiana langsung berdiri di depan Aria. Tatapannya tajam seakan memperingatkan Rio untuk segera menjauh dari Aria


“ Woowww, kenapa...? Kamu mau melindunginya...bukannya kamu harusnya berharap dia menghilang dari kehidupan Reza.” Ucapan Rio membuat debaran yang sangat kencang di jantung Aria.


Sekilas Khiana membalikan wajah nya menatap Aria, mereka saling berpandangan sebentar. Khiana membalikan wajahnya lagi menatap Rio dan Chia secara bergantian.


“ Siapa sebenarnya kalian semuanya..!!?” Teriak Aria kencang. Tidak ada yang menjawab. Rio hanya memberikan kode ke anak buah nya, dengan cepat mereka langsung mengikat kedua tangan Khiana kebelakang tubuhnya. Lalu mereka membawa Khiana keluar ruangan. Khiana sempat melihat Aria dan mereka saling bertatapan lagi. Wajahnya cantik Khiana terlihat sangat khawatir melihat kondisi Aria. Meninggalkan Aria bersama dengan Rio dan Chia di dalam ruangan yang sangat pengap dan gelap itu.


“ Gue kan udah bilang, jangan mempertemukan mereka dulu. Lagian buat apa sih mengobati luka-luka nya Aria. Nanti juga kan kita bakal menghabisinya.” Gerutu Chia sambil duduk sambil bersila


“ Bukan itu kesepakatannya sayang...” Ucap Rio sambil melepaskan senyum sinis nya ke arah Chia dan Aria


“ Emang lo yakin bakal lepas dari kejaran polisi?...yakin kapten itu hanya akan datang seorang diri? Dia tidak akan sebodoh itu Rio.” Ucap Chia kesal


“ Dia memang bodoh...dalam kondisi seperti ini akan membuatnya semakin bodoh lagi. Dua orang wanita special nya ada sama gue...apakah dia mau ambil resiko terburuk kepada mereka? hahahaha.” Ucap Rio yakin dan tambah membuat Aria semakin bingung


Apa yang di maksud Rio adalah kapten Reza, apa aku adalah wanita special yang dia maksud? Dan dengan Khiana itu...Aria


“ Yang satu wanita cantik dewasa yang masih saja di gantung perasaannya sampai hari ini, yang satunya lagi wanita cantik ABG yang dia janjikan akan menikahinya hahahaha maruk sekali kan dia.” Lanjut Rio membuat kepala Aria semakin terasa sakit. Mencoba meresapi kata-kaya yang di ucapkan Rio dalam diamnya. Namun pandangannya menjadi sangat gelap dan Aria kembali tidak sadarkan diri.

__ADS_1


__ADS_2