JODOH Dari MAMA

JODOH Dari MAMA
27 Damai di sisinya.....


__ADS_3

Alangkah terkejutnya Sellin saat membuka pintu ada dua pria di hadapannya yang tadi siang ada di restorannya dengan senyumnya Antoni yang begitu tampan tapi Davian sangat datar dan dengan tidak tahu malunya Davian masuk kedalam unit nya.


''Maaf mengganggu malam malam Sellin, aku hanya mau bertamu dan Davi mau mengantarkan nya, aku bawa makanan juga. ''


ucap Antoni yang menyadarkan keterkejutan Sellin.


''Ohhh.... ayo silahkan masuk. ''


jawab Sellin dan Antoni mengangguk sambil memasuki unit nya dan melepaskan alas kakinya.


Naura yang sibuk membuka sandi situsnya tidak menyadari kalau Davi sedang ikut menatap layar leptop yang sedang Naura akses.


Sellin menggelengkan kepalanya karena sebentar lagi pasti akan terjadi keributan kalau Naura menyadari siapa yang berada di sampingnya.


''Sepertinya Naura belum sadar kalau musuhnya ada di samping dia. ''


ucap Antoni saat mengikuti Sellin ke dapur.


''Naura sedang mengakses situsnya pasti gak akan fokus ke sekitar. ''


jawab Sellin dan Antoni hanya mengangguk.


Sellin sedang membuatkan dua minuman untuk Antoni dan Davi, Antoni melihat Sellin membuatkan minuman yang menurutnya Aneh.


Susu full cream di campur dengan sirup dan di tambahkan yoghurt cair dan diberikan es batu beserta biji selasih.


''Sini biar aku bawakan minumannya. ''


ucap Antoni saat Sellin selesai dengan membuat minumannya.


Sellin berjalan ke ruang utama sambil menenteng makanan sedangkan Antoni membawakan minumannya.


''Naura masih belum bisa juga?? ''


tanya Sellin dan Naura mengangguk.


''Biar aku yang buka aksesnya yaa. ''


ucap Davian yang baru saja mengeluarkan suara dan membuat Naura menoleh lalu menatap tajam.


Saat Naura akan mendebatnya Davian langsung menggeser Naura dan mengambil alih leptopnya untuk membuka akses yang di inginkan Naura.


''Jangan mendebat aku yaa Naura, saat ini aku sedang ingin damai saja. ''


ucap davian sambil fokus dengan aksesnya.

__ADS_1


Naura menghela nafasnya yang menatap Sellin yang sedang menganggukan kepalanya, kalau saja Sellin sedang baik baik saja sudah di usir dua laki laki yang berkunjung malam malam ke unitnya.


Handphone Davian berdering dan Davian meminta Naura mengangkatnya, Naura langsung mengangkatnya tanpa melihat siapa yang menelphone.


Dalam panggilan saat ini.....


''Daviaan kenapa kamu belum pulang?? Leo bilang kamu sudah keluar kantor. ''


''Maaf Tante Hilda ini Naura, Kak Davi sedang bersama Naura di Apartment. ''


''Ahh.... Naura sayang ternyata kamu, yasudah kalau Davi sedang bersama kamu Tante jadi gak khawatir. ''


''Iya Tante dan Naura tutup yaa telphone nya. ''


''Oke sayang daah Naura.... ''


Panggilan berakhir.....


''Kamu sengaja jebak aku biar Tante Hilda salah faham kan?? ''


tuduh Naura sambil memberikan handphone pada Davian yang sudah selesai membuka situsnya.


''Aku sedang membuka akses yang kamu gak bisa buka, kalau aku tahu Bunda yang menelphone gak akan aku meminta kamu mengangkatnya dan lagian gak ada yang aku ijinkan menyentuh Handphone aku Naura dan hanya kamu yang aku ijinkan. ''


''Emang aku pikirin. ''


jawab ketus Naura sambil duduk lesehan di samping Sellin.


Davi hanya tersenyum lalu duduk di samping Naura, sedangkan Antoni memilih duduk di samping Sellin setelah meminta ijin karena malas dekat dengan Davian yang ribut dengan Naura dan Sellin mengijinkannya.


''Naura di pending dulu yaa berantemnya karena jamaah ingin menonton series terbaru. ''


ucap Sellin menunjukan episode film terbarunya yang sudah di rilis dan Naura mengangguk.


Akhirnya mereka berempat fokus dengan tontonannya bahkan Sellin dan Antoni selalu saling menimpali filmnya, akhirnya Sellin memiliki teman yang bisa bertukar pikiran dengan film tontonannya.


Naura memang sangat mengantuk bahkan lelah sekali hari ini dan tak terasa malah ikut tertidur dengan Davian yang sudah terlebih dahulu tidur, Naura tidur di samping Davian dan satu bantal dengan Davian.


''Sell lihat pasangan berantem kita kalau tidur terlihat sangat serasi sekali. ''


ucap Antoni sambil menunjuk dengan tatapannya ke arah Davian yang sedang memeluk Naura yang tidur.


''Naura sepertinya sangat lelah dan gak akan sadar Kak, biarkan saja laah biar gak ganggu film yang sebentar lagi selesai tanggung kak. ''


jawab Sellin dan Antoni mengiyakannya sambil mengacak rambut Sellin karena gemas dengan mimik. wajah Sellin.

__ADS_1


Sellin terpaku dengan tindakan Antoni yang membuat jiwa jomblonya meronta, karena Sellin tidak pernah di perlakukan semanis ini oleh pria.


''Oh Tuhan jiwa jomblo aku meronta ini. ''


gumam Sellin dalam hatinya dan kembali ke layar leptopnya.


Tiga puluh menit kemudian film selesai dan endingnya selalu membuat Sellin menangis dan Antoni menghiburnya saat ini.


''Ahh.... kalau nonton sama Naura dia malah meledek tapi sama Kak Antoni malah mengibur aku, makasih yaa sudah jadi teman nonton terbaik. ''


ucap Sellin dengan senyumnya dan membuat Antoni semakin terkesan.


''Kapan kapan kita nonton di bioskop biar lebih seru lagi Sell dan aku akan menemani kamu. ''


ucap Antoni dan Sellin mengacungkan jempolnya.


''Lebih baik kita tidur deh sudah larut sekali kak. ''


ucap Sellin dan Antoni mengiyakannya sambil membantu merapihkan sampah makanan yang berserakan.


''Kamu mau tidur di kamar silahkan, aku mau membangunkan Davi biar pindahkan Naura ke kamarnya dan aku akan pulang setelah Davi memindahkan Naura. ''


ucap Antoni dan membuat Sellin terdiam karena gak tega dengan wajah lelah Antoni.


''Kita ikut gabung tidur dengan Naura saja Kak, kasihan Kak Davian kalau di bangunkan, lihat mereka berdua begitu lelap dan damai tidurnya. ''


jawab Sellin sambil menunjukan wajah Naura dan Davian yang terlihat damai dalam tidurnya.


''Memang kamu gak apa apa aku tidur di sebelah kamu Sell?? ''


Tanya Antoni dan Sellin menggelengkan kepalanya.


''Gak masalah kak dan lagian aku percaya kalau Kakak gak akan macam macam seperi hal nya Kak Davian sama Naura tuh. ''


''Oke deh aku akan akan menjaga kepercayaan kamu Sellin, ayo kamu tidur di samping Naura dan aku jaga kamu di sebalahnya. ''


Sellin membawa bantal dan langsung tidur tepat di samping Naura lalu Antoni tidur di samping Sellin sambil merapihkan selimbutnya, tak menunggu banyak waktu Sellin langsung terlelap dengan dengkuran halusnya dan Antoni bahagia mendengarnya, Antoni mengabadikan wajah lelap Sellin, Antoni juga mengabadikan Davian yang sedang memeluk erat Naura dalam dekapanya, Antoni menyimpan handphone nya dan langsung tertidur karena memang dia sangat mengantuk.


Sungguh pemandangan yang sangat indah terlihatnya dan mereka berempat gak memimirkan kalau besok pagi akan menjadi tontonan Bibi pengasuh Naura dan entah akan ada apa yang terjadi pada mereka saat besok pagi menyadarinya saat membuka mata, apalagi Naura yang sedang saling berpelukan dengan musuhnya yaitu Davian.


.


.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2