JODOH Dari MAMA

JODOH Dari MAMA
34 Fakta # part 1


__ADS_3

Antoni dan Davian masuk sambil membawa bungkusan makanan dan langsung gabung duduk dengan Naura, Naura hanya mendelik ke arah Davian dan membuat Davian tergelak menatapnya.


''Jangan jutek jutek sama calon suami, nanti malah jatuh cinta loh. ''


ucap Davian dan membuat Naura memutar matanya jengah dengan tingkah Davian.


''Makan dan jangan banyak omong, karena makanan ini di beli bukan minta. ''


ucap Naura dan Davian langsung membuka makanannya lalu memakannya sambil sesekali melirik ke arah Naura.


''Alamat rumahnya kamu sudah tahu belum Sell?? biar di lihat sama Davi alamatnya. ''


ucap Antoni dan Sellin mengangguk lalu berdiri untuk membawa tasnya karena alamat dari Papanya Naura ada di dalam tas nya.


''Ini Kak Davi alamat yang di berikan Om Arman kemarin. ''


ucap Sellin sambil memberikan kertas alamat pada Davian dan Davian langsung melihatnya.


''Ini gak jauh dari hotel ternyata, tapi jalannya satu arah jadi kita harus muter dulu ke arah lampu merah sebelum hotel ini. ''


ucap Davian dan Sellin mengiyakannya.


''Tuh kan Davian tahu daerah kota ini jadi kita gak akan kepusingan mencari alamatnya. ''


ucap Antoni dan Sellin tersenyum mengangguk sedangkan Naura hanya menatap sekilas ke arah Davian lalu kembali fokus ke makanannya.


''Naura..... bisa gak selama di kota ini kita berdamai?? biar liburannya menyenangkan loh dan kita bisa damai sejenak. ''


pinta Davian dan Naura menghela nafasnya.


''Nanti di fikirkan dulu karena semua malah merugikan aku nantinya. ''


jawab Naura dan membuat Davian melototkan matanya.


''Ishh.... kamu menyebalkan Naura. ''


jawab Davian dan Naura hanya mencebik ke arah Davian.


''Sudah jangan ribut, kalau makannya selesai kita berangkat sekarang biar dijalannya bisa santai. ''

__ADS_1


Ucap Antoni menengahi perdebatan Naura dan Davian yang gak akan ada ujungnya.


Sellin langsung merapihkan bekas makannya dan langsung menyusul Antoni yang sudah berdiri menunggunya, sedangkan Naura sedang mengambil tas di dalam kamarnya.


''Pakai mobil yang di siapkan Om Arman saja Kak, nanti di bawah tinggal minta kuncinya sama supir. ''


ucap Sellin saat menghampiri Antoni dan Antoni mengiyakannya sambil tersenyum.


Naura langsung keluar dari kamar dan gabung dengan yang lainnya, Sellin memilih berjalan dengan Naura dan kedua laki laki mengikutinya dari belakang.


Sesampainya di lantai dasar Naura meminta kunci mobilnya ke supir dan supir memberikannya, Davian langsung mengambil alih kuncinya dan dia yang akan mengemudikan mobilnya.


''Duduk di depan Naura jangan di belakang temani Kak Davi. ''


ucap Davian saat Naura akan membuka pintu belakang mobilnya.


Naura yang malas mendebat pun akhirnya masuk kedalam mobil dan duduk di samping kemudi Davian, Davian tersenyum senang dan melajukan mobilnya saat semua sudah nyaman dengan duduknya.


Antoni di belakang mengajari Sellin untuk bersikap dan berbicara, itu yang membuat Davian meminta Naura duduk dengannya karena Antoni akan mengajari Sellin harus bersikap bagaimana nanti di depan kedua orang tuanya.


Perjalanan lima belas menit akhirnya tiba di kediaman orang tua Sellin, Davian memparkirkan mobilnya karena memang komplek rumah orang tua Sellin tidak ada pagarnya padahal rumah lumayan mewah.


''Ini salah satu property milik Mama kamu loh Naura, kalau gak percaya tanyakan sendiri. ''


Davian maju dengan Naura untuk menekan bell nya dan tak lama menunggu pintu rumah terbuka, seorang pelayan yang keluar.


''Bilang sama tuan kamu kalau Davian Saputra ingin bertemu. ''


Ucap Davian dengan nada angkuhnya dan membuat Naura kesal.


''Silahkan masuk kebetulan Tuan dan Nyonya sedang bersantai. ''


Jawab pelayan dan membuat Naura langsung melirik kearah Sellin yang menatapnya dengan senyumnya menandakan dia baik baik saja.


Davian menggenggam tangan Naura dan membawanya masuk kedalam rumah di ikuti Sellin dan Antoni, Naura akan protes namun di urungkannya karena dia enggan ribut di rumah orang lain.


Sellin duduk paling ujung terhalang Naura dan tubuh Antoni memang sengaja agar Sellin tidak terlihat pertama nantinya.


Tidak menunggu waktu lama Ayah juga Ibunya Sellin langsung menghampiri dan membuat Antoni memajukan duduknya agar menutupi Sellin karena Davian yang akan menyapa duluan.

__ADS_1


''Tuan Davian suatu kehormatan anda singgah di kediaman saya, padahal kita bisa bertemu di perusahaan pusat. ''


Ucap Ayah Sellin dengan nada ramahnya dan Davian tersenyum.


Sellin langsung berdiri dan menatap kedua orang tuanya yang ada di hadapannya, membuat kedua orang tua Sellin tersentak kaget, Antoni sudah menahan Sellin namun Sellin sudah tidak sabar menyapa kedua orang tuanya.


''Hai Ayah......ternyata Ayah selingkuh di belakang Ibu dan meninggalkan kami setiap bulan, hanya demi bertemu selingkuhan Ayah. ''


Ucap Sellin dan membuat Ayahnya terdiam sedangkan wanita di sampingnya langsung terpaku menatap Sellin.


''Sellin dengarkan Ayah dan penjelasan Ayah, semua gak sesuai dengan yang kamu ucapkan dan Ayah gak selingkuh sayang. ''


Elak Ayahnya Sellin dan membuat Sellin tersenyum getir mendengarnya.


Davian mengajak Naura dan Antoni untuk keluar karena ini urusan keluarga yang tidak boleh di campuri, Naura langsung setuju dan mengikuti Davian yang menggenggam tangannya.


''Percaya sama Kakak yaa, Sellin akan baik baik saja karena Ayahnya orang baik banget dan jujur. ''


Ucap Davian saat melihat wajah cemas Naura.


Di dalam rumah saat ini....


Sellin sengaja berbicara seolah memergoki ayahnya selingkuh agar ayahnya jujur pada Sellin sesuai dengan arahan dari Antoni dan berhasil ternyata raut wajah ayahnya terlihat seperti bersalah saat ini.


''Dengarkan Ayah baik baik sayang, Wanita yang ada di samping Ayah adalah ibu kandung kamu Sellin, Ibu yang melahirkan kamu. ''


Ucap Ayahnya Sellin dan SEllin hanya tertawa getir mendengarnya.


''Ayah membual agar aku gak melaporkan sama Ibu tentang kelakuan ayah di belakangnya, sangat tidak masuk akal Ayah. ''


Elak Sellin dan membuat Ibunya menangis.


''Mama benar Ibu kamu sayang, Sellin adalah nama yang Mama pilih untuk kamu, percayalah sayang kalau Mama adalah Mama kamu. ''


Ucap Ibunya Sellin dan Sellin langsung terdiam.


''Dulu Ayah yang salah karena terlalu percaya dengan ibu kamu Sellin, hingga semua harta di atas namakan dia dan ternyata ibu kamu berselingkuh saat ayah dinas ke luar kota dan ayah bertemu dengan ibu kandung kamu dan ayah menodainya dengan paksa karena prustasi dengan ibu kamu, hingga kamu hadir dalam rahimnya dan ibu kandung kamu menerima ayah dan kami menikah secara agama di belakang ibu kamu, semua berjalan baik tapi saat kamu di lahirkan ibu kamu mengetahui semuanya dan merebut kamu dari tangan ibu kandung kamu, ayah terpaksa memberikan kamu ke ibu tiri kamu karena dia mengancam akan mengambil seluruh harta kalau ayah menceraikannya dan akan mencelakai kamu juga kalau ayah mencoba berontak, demi kamu Sellin kami merelakan kamu di asuhnya, ibu kandung kamu depresi selama satu tahun karena merindukan kamu dan Ayah pun sengaja keluar kota terus untuk mendamping ibu kandung kamu, maaf karena ayah telat memberitahukan sama kamu. ''


.

__ADS_1


.


Bersambung.......


__ADS_2