
Naura meminum susunya di setelah Sellin menyodorkannya, sedangkan Davian dan Antoni meminum teh hangat yang di siapkan oleh Leo.
''Kalian di antarkan Leo, sekalian dia ada pekerjaan di daerah sekolah kalian berdua. ''
ucap Davian dan kedua gadis remaja itu mengangguk.
Naura dan Sellin enjoy dengan sarapannya membiarkan kedua pria di hadapannya membahas pekerjaan, Setelah di rasa kenyang Naura langsung pamit dan Sellin pun ikutan pamit.
''Leo sudah di lobi bawah yaa dan nanti pulangnya di jemput sopir Bunda, Bunda mau kamu pulang ke rumah dan Mama kamu sudah ijinkan kamu pulang lagi Sayang. ''
ucap Davian saat Naura mencium tangannya.
''Iya Kak, yasudah aku pergi sekolah dulu. ''
jawab Naura dan Davian mengiyakannya.
Selepas kepergian Naura dan Sellin, Antoni menanyakan apapun yang tidak di mengertinya dan Davian menjelaskannya.
''Perusahaan Ayahnya Sellin berada di bawah naungan perusahaannku Antoni, dia sepertinya akan mewariskannya pada kamu, kemarin lusa dia membahasnya padaku dan aku hanya mengiyakan keinginannya. ''
jelas Davian dan membuat Antoni terdiam.
''Sellin juga bilang kemarin kalau Ayah mau pensiun dan menemani Mamanya di rumah, perusahaan akan di serahkan padaku dan masalahnya adalah, aku belum memiliki ikatan resmi dengan Sellin, hanya sebatas pacaran dan memangnya aku pantas mendapat semuanya?? ''
jawab Antoni dan Davian berdecak mendengarnya.
''Datang ke Ayahnya dan utarakan niat kamu menikahi Sellin, kamu punya saham di perusahaanku jangan lupa itu dan setiap bulannya selalu berbuah hasil jadi jangan anggap kamu tidak layak, ikhlaskan harta orang tua kamu itu dan aku sedang bermain main dengan sahamnya, aku pastikan nama kamu gak terseret dan satu satunya jalan adalah nikahi Sellin untuk membut kamu bebas mencumbunya. ''
''Astaga Davi, kamu kalau bicara sangat prontal. ''
''Jangan mengelak karena aku tahu tanda di leher Selllin yang tersamarkan oleh make up, ayolah Antoni kamu jangan munafik dan lanjutkan hubungan kalian, ini demi kamu dan Sellin karena Ayah kamu akan segera menanyakan keberadaan kamu, kalau kamu ada di perusahaan Ayahnya Sellin, semua aman terkendali dan aku mudah mengakuisisi nya. ''
''Kalau konsepnya sudah kamu atur, ngapain harus nanya segala?? ''
''Pokonya datangi sekarang perusahaan Ayahnya Sellin, karena aku janji akan membantu berbicara dengan kamu pada Ayahnya Sellin, jadi semua aman setelah kamu memberikan semua pasilitas keluarga kamu. ''
''Hanya kata terimakasih yang aku bisa ucapkan sama kamu Davi, aku gak sangka Ayah sampai termakan hasutan istri dan anak tirinya. ''
__ADS_1
''Gak ada ucapan terimakasih dalam persahabatan kita, ingat datangi sekarang setelah kamu keluar dari pintu ruanganku. ''
Tidak ada obrolan ringan lagi karena Davian menjelaskan keseluruhan pada Antoni dan Antoni langsung menyetujuinya tanpa bantahan karena semua strategi Davian sangat menguntungkannya.
Antoni langsung menuju perusahaan Ayahnya Sellin dan Davian langsung melanjutkan pekerjaannya yang begitu banyak karena Leo sedang mengurus perusahaan keluarga Antoni yang akan di akuisisinya sebentar lagi.
Perjalanan Antoni hanya lima belas menit akhirnya tiba di perusahaan Ayahnya Sellin yang lumayan besar walaupun ada di bawah naungan perusahaan Davian tapi untuk sekelas perusahaan sudah sangat berkembang.
Antoni langsung menuju ruangan Ayahnya Sellin setelah di tunjukan oleh resepsionis, anehnya perusahaan Ayahnya Sellin menurut Antoni, ruangan pemilik perusahaan berada di lantai dasar tidak seperti perusahaan lain pasti d lantai teratas ruangan khusus pemilik.
Antoni mengetuk pintu ruangan dan langsung masuk setelah mendengar sahutan Antoni langsung membuka pintu dan masuk setelah Ayahnya Sellin memintanya.
''Padahal tadi kita bertemu saat kamu menjemput Sellin pagi sekali. ''
ucap Ayahnya Sellin saat Antoni menyapa lalu menjabat tangannya.
''Saya habis dari perusahaan Davian dan langsung kesini Om. ''
ucap Antoni dan Ayahnya Sellin tersenyum mendengarnya.
''Saya sebenarnya gak pantas menggantikan Om, saya dan Sellin kan ikatan nya hanya pacaran bukan suami istri, Saya gak tahu harus senang atau sedih dengan tawaran dari Om. ''
''Kalau begitu, nikahi Sellin sekarang juga dan kamu akan pantas menerimanya karena kamu menantu Om, suaminya Sellin dan Om percaya sama kamu Antoni karena Mamanya Sellin yakin kamu laki laki yang tepat untuk Sellin, Om gak akan mempermasalahkan latar belakang keluarga kamu atau apapun masa lalu kamu karena bagi Om kamu yang sekarang yang paling terpenting, perusahaan ini bernaung dengan Perusahaan Tuan Davian, saya memiliki saham yang sama rata dengan milik Tuan Davian, saya percaya kamu bisa Antoni karena Tuan Davian juga percaya dengan kamu. ''
''Saat ini saya sedang tidak memiliki apapun Om, makanya saya merasa tidak pantas. ''
''Kemarin lusa Om menemui Tuan Davian mengutarakan keinginan Om, dia langsung setuju dan semalam Sellin menceritakan semuanya, Om sangat yakin kamu akan menerima permintaan Om, jangan menolak karena Om melakukan ini sebelum Sellin menceritakan semua kejadian kamu. ''
''Saya akan menikahi Sellin malam ini juga kalau Om dan Tante mengijinkannya. ''
''Om dan Tante ijinkan kamu, Om akan urus surat surat untuk mendaftarkan pernikahan kamu, besok palingan pernikahannya gak apa apa?? Hari ini akan di urus dan malam ini kamu datanglah ke rumah, Mamanya Sellin juga meminta kalian menikah saja seperti yang Naura lakukan. ''
''Baik Om dan terimakasih untuk kepercayaannya. ''
''Om yang berterimakasih karena kamu ada untuk Sellin. ''
Mereka berdua langsung membicarakan mengenai sistem perusahaan dan Antoni mendengarkannya dengan serius, bukan hal sulit karena dia sudah berpengalaman bekerja di bawah naungan perusahaan Davian.
__ADS_1
.
.
Di sekolah Naura saat ini.......
Kedua gadis remaja itu saat ini sedang beristirahat di kantin, Naura memesan bakso dan Sellin memesan siomay bumbu kacang.
''Semalam aku ceritakan masalah Kak Antoni ke Ayah dan Mama, di luar dugaan aku sebelumnya Naura. Ayah malah terlihat senang karena Kak Antoni katanya pasti mau mengambil alih perusahaan. ''
jelas Sellin dan Naura menganggukkan kepalanya sambil menyuapkan bakso nya.
''Kenapa Ayah kamu memilih pensiun dini?? Gak masuk akal sekali. ''
tanya Naura yang merasa aneh dengan keputusan Ayahnya Sellin.
''Ayah mau fokus sama Mama di rumah katanya, dia lelah mengurus perusahaan dan itu alasan konyol sekali. ''
jawab Sellin dan Naura langsung tersenyum.
''Awas kaya Mama aku malah ngasih adik. ''
ucap Naura dan membuat Sellin mendelik.
''Kamu kalau ngedoain itu yang baik baik jangan ngarang, aku gak mau punya adik di usia tujuh belas tahun Naura. ''
protes Sellin dan membuat Naura terbahak melihat ekspresi kesal Sellin.
''Kamu ajak Kak Antoni menikah, dia sekarang bebas gak terjerat keserakahan keluarganya, aku jamin Kak Antoni setuju apalagi dia sahabat Kak Davi pasti memilih menikahi kamu. ''
ucap Naura dan berhasil membuat Sellin terdiam mencerna ucapan Naura.
.
.
Bersambung.......
__ADS_1