JODOH Dari MAMA

JODOH Dari MAMA
7 Guru killer.....


__ADS_3

Di sebuah kamar yang mewah dan luas, dua gadis remaja masih menonton derama percintaan kesukaannya, dia adalah Naura dan Sellin yang masih asik menonton padahal malam sudah semakin larut.


''Ahhh..... endingnya ko menyedihkan siih, kasian kan jadinya. ''


derama Sellin di mulai bahkan Sellin sampai menangis.


''Protes sana ke sutradara nya kenapa menyedihkan, hellow sellin ini hanya derama jangan sampai terbuai dong. ''


protes Naura kesekian kalinya dan Sellin hanya mengerucutkan bibirnya karena dia sedang tidak di dukung sahabatnya.


''Sudah ahh.... lebih baik kita tidur sekarang, besok sekolah dan pelajaran pertamanya guru killer lagi. ''


ucap Naura kembali dan Sellin mengiyakannya.


Sellin langsung menutup leptopnya lalu menyimpan di meja, Sellin langsung menyusul Naura untuk merebahkan tubuhnya di ranjang dan memang karena sudah mengantuk, kedua gadis remaja itu langsung tertidur pulas.


.


.


Di tempat Marinka saat ini.....


Marinka masih beradu mulut dengan mantan suaminya, entah kesialan apa yang menimpa Marinka saat ini karena bisa bertemu dengan sang mantan yang malas untuk di temui nya.


''Stop Arman, aku sudah lelah kalau debat terus dengan kamu dan kamu datangi Naura sendiri karena aku malas bertemu kamu. ''


ucap Marinka sambil berjalan meninggalkan Arman yang terus memanggilnya.


''Sial.... kenapa Marinka semakin cantik siih. ''


kesal Arman karena dia tidak menyangka kalau mantan istrinya begitu cantik dan entah kenapa dia malah tersulut emosi dengan yang di lihatnya.


Arman sungguh gila dan dia tidak pernah melihat ke belakang kalau dia yang memfitnah Marinka dulu, Marinka di tuduh selingkuh dan semua tidak ada bukti nyatanya, Arman termakan hasutan Sari yang saat itu memang sedang kesepian karena Marinka sibuk dengan karirnya dan Arman yang masuk jebakan Sari pun langsung takluk karena yang Arman butuhkan adalah kehangatan ranjang yang jarang dia dapat dari Marinka.


Marinka langsung menuju kamarnya dan segera membersihkan tubuhnya yang terasa lengket dan meringankan pusing di kepalanya karena kelakuan mantan suaminya.


''Kenapa harus bertemu dia di kota ini?? apa dosaku di masa lalu hingga mendapatkan kesialan ini. ''


geram Marinka sambil membersihkan tubuhnya setelah merendam tubuhnya di bak rendam untuk menghilangkan lelah di tubuhnya.


Dan besok Marinka memutuskan untuk pulang karena sudah merasa terancam dengan keberadaan Arman di kota yang sama bahkan hotel yang sama.


Pagi menjelang.....


Di kamar Naura saat ini, Naura menunggu Sellin yang sedang mandi dan dia merapihkan ranjangnya, setelahnya Naura memilih duduk di kursi belajarnya untuk merapihkan buku pelajarannya.


''Naura sana mandi keburu kesiangan loh. ''


ucap Sellin saat keluar dari kamar mandi dengan handuk di tubuhnya.

__ADS_1


''Kamu rapihkan buku nya kalau gitu, aku mandi dulu dan itu tinggal masuk ke tas saja. ''


jawab Naura sambil berjalan menuju kamar mandi dan Sellin mengacungkan jempolnya.


Beberapa saat kemudian....


Naura dan Sellin sedang memakan sarapannya dan Bibi dengan hati hati menyiapkan makanan untuk kedua gadis remaja di hadapannya.


''Bibi tolong siapkan makanan untuk bekal makan istirahat yaa, cemilan saja jangan makanan berat dan minumnya juga yaa. ''


ucap Naura dan Bibi mengiyakannya.


''Baik Non, silahkan makan sarapannya dengan tenang dan Bibi akan siapkan bekalnya. ''


jawab Bibi dan Naura tersenyum.


''Kenapa bekal makanan Naura?? di kantin ada yang gak membuat nyaman?? ''


tanya Sellin dan Naura menganggukan kepalanya.


''Aku malas bertemu tatap sama Malvin, kemarin tatapannya sangat menusuk. ''


jawab Naura dan Sellin hanya mengangguk anggukan kepalanya.


''Malvin memang beberapa kali menanyakan kamu loh ke aku tapi yaa aku jawab sekena nya saja karena memang aku gak tau kemana dan dimana kamu?? ''


''Malvin sebelumnya menghubungi terus ke nomer aku, tapi aku gak merespon dan akan jadi masalah sama kakak kelas nantinya. ''


Naura selesai dengan sarapannya dan Sellin pun selesai, Bibi memberikan dua kotak bekal makanan dan minumnya hanya satu botol namun berukuran besar.


''Bibi minumnya kebanyakan sekali, kita nanti malah bulak balik kamar mandi jadinya. ''


ucap Sellin dan Naura mengangguk setuju.


''Mau Bibi ganti dengan kemasan kecil?? ''


tanya Bibi dan Naura melarangnya.


''Sudah gak usah Bibi dan makasih bekalnya, kami berangkat sekolah dulu takut terlambat. ''


tolak Naura dan Bibi mengiyakannya.


Naura dan Sellin langsung keluar dari rumah menuju mobil yang terparkir, Naura meminta supir menjemputnta nanti pulang sekolah karena Sellin akan pulang ke rumahnya.


Sepanjang perjalanan Naura fokus dengan buku di tangannya dan sesekali menjawab pertanyaan Sellin, hingga beberapa menit kemudian sampai di gerbang utama sekolah dan Sellin langsung memparkirkan mobilnya.


''Naura.....lihat pangeran kamu sudah menunggu dan kayanya sengaja deh. ''


tunjuk Seliin ke arah dimana Malvin duduk menunggunya.

__ADS_1


''Biarkan cuek saja dan kita akan dapat bencana kalau harus berurusan dengan laki laki itu sellin. ''


ucap Naura dan sellin langsung mengangguk sambil berjalan menuju koridor sekolah.


Langkah kaki Naura dan Sellin di hadang oleh Malvin, Naura hanya diam dan tidak bereaksi melihat kelakuan Malvin.


''Aku mau bicara sama kamu Naura, bisa?? ''


ucap Malvin dan Naura menggelengkan kepalanya.


Saat Malvin akan berbicara kembali ternyata bel masuk menyelamatkannya dan Sellin langsung menarik tangan Naura menuju kelasnya membiarkan Malvin yang masih belum mendapatkan jawabannya.


''Malvin membahayakan sekali, kamu tadi lihat gak tatapan kakak kelas sangat menusuk seperti menelanjangi. ''


ucap Sellin saat duduk di kursi dan Naura pun ikut duduk di sebelahnya.


''Makanya aku gak respon Sellin, malas berurusan dengan fans fans nya. ''


jawab Naura sambil menyiapkan buku pelajaran nya.


Tak berselang lama guru masuk dan semua langsung memberi salam, Naura langsung menyiapkan semua pelajarannya.


Guru langsung menerangkan mata pelajarannya dan semua fokus mendengar tanpa ada yang mengobrol karena semua siswa tahu kalau guru yang sedang menerangkan adalah guru kiler yang gak segan segan memberikan hukuman pada pelajar yang mengobrol saat jam pelajarannya berlangsung.


''Naura..... kamu ke depan dan bagikan semua lembar soalnya. ''


ucap sang guru dan Naura yang di panggil langsung reflek beranjak menuju depan kelas untuk mengambil soalnya.


''Kerjakan dengan hati hati dan kalau kalian mendengarkan penjelasan saya dengan benar, semua kunci jawaban ada di penjelasan saya barusan. ''


titah sang Guru saat Naura membagikan solanya.


''Ini pak sisa lembar soalnya. ''


ucap Naura sambil memberikan sisa lembaran soalnya.


''Kamu sudah mengambil lembar soal bagian kamu?? ''


tanya sang Guru dan Naura mengangguk.


''Kembali ke tempat duduk kamu dan makasih. ''


ucap kembali sang Guru dan Naura mengangguk sambil kembali ke tempat duduknya.


Semua murid langsung mengerjakan soalnya dengan keadaan hening, karena semua murid sangat bingung dengan jawabannya, sebagian ada yang fokus mendengar dan ada yang fokus dengan pikirannya masing masing.


.


.

__ADS_1


Bersambung.......


__ADS_2