JODOH Dari MAMA

JODOH Dari MAMA
6 aktivitas harian.....


__ADS_3

Naura masuk kedalam mobil Selin dan duduk dengan manis sambil membalas pesan dari Mamanya, Naura memberitahukan kalau temannya akan menginap dan Mamanya mengijinkannya selagi semua positif.


''Mama udah ijinkan sekarang kita belanja cemilan dulu deh buat ngemil sambil ngerjain tugas. ''


ucap Naura sambil menyimpan handphone nya kedalam tas.


''Siap dan lebih baik kita cari makan siang dulu deh, laper banget kalau harus nunggu sampai rumah kamu Naura. ''


ucap Sellin dan Naura menggelengkan kepalanya.


''Aku takut Bibi sudah menyiapkan makan siang dan nanti malah kebuang makanannya, kita beli cemilan ajah buat ganjal perut nya kamu. ''


usul Naura dan Sellin mengangguk.


''Biasanya di depan minimarket suka ada makanan gerobakan, kamu belanja aku beli makanan. ''


ucap Sellin dan Naura mengacungkan jempolnya.


Kedua gadis yang sedang masa remaja itu terus mengobrol hingga sampai di sebuah minimarket yang jaraknya tidak jauh dari komplek perumahan Naura.


Selin memparkirkan mobilnya dan begitu turun langsung menuju pedagang makanan, Naura hanya menggelengkan kepalanya sambil berjalan masuk menuju minimarket.


Naura membawa keranjang belanjaannya dan memilih berbagai cemilan saja sedangkan minumannya dia memilih membuat di rumah saja, saat asik dengan memilih cemilannya seorang pria malah menabraknya secara mendadak dan membuat belanjaan Naura terjatuh.


''Bisa lihat gak sih kalau punya mata, untung ajah makanan ringan bukan makanan yang mudah pecah. ''


omel Naura sambil mengambil belanjaannya dan menyimpannya kedalam keranjang.


''Maaf adeek manis kan Kakak gak lihat soalnya buru buru. ''


ucap Sang pria dan membuat Nurma melototkan matanya.


''Kamu rabun atau buta, aku anak SMA bukan bocah TK. Dasar buaya. ''


protes Naura sambil berjalan menuju kasir dan meninggalkan laki laki yang terpaku dengan ucapan Naura yang menyebutnya buaya.


''Darimana bocah itu tau kalau aku buaya, jangan jangan wajahku memang sudah sangat terlihat sebagai pemain. ''


gumam sang pria sambil mengambil sebuah bungkusan yang di butuhkannya.


Saat di kasir ternyata bocah yang mengatainya sedang mengantri dan dengan seenaknya dia menyerobot meminta di dahulukan, pas dengan bagian antrian Naura dan reaksi Naura begitu kesal.

__ADS_1


''Antri dong jangan main instant doang, gak punya etika sekali anda ini. '' Naura langsung melirik kasir nya ''Mba jangan di layanin dulu saya dulukan karena saya mengantri dari tadi. '' ucap Naura dan kasir mengiyakannya.


''Mba saya dulu cuma satu ini belanja nya gak akan lama. ''


ucap Pria itu dan membuat kasirnya bingung.


''Mba belanjaan saya dulu biarakan dia antri setelah yang saya hitungnya. ''


ucap Naura dengan nada kesalnya dan kasir langsung melakukan apa yang di minta Naura.


Naura selesai dengan pembayarannya dan langsung keluar minimarket dengan nada kesalnya, Sellin yang sedang memakan makanannya langsung mengerutkan keningnya.


''Kamu kenapa Naura?? ''


tanya Sellin saat melihat sahabatnya cemberut memasuki mobil.


Naura menoleh dan menggelengkan kepalanya. ''Pulang sekarang Sell, aku lagi kesal. '' ucap naura dan Sellin mengiyakannya.


Sellin menyimpan makanannya dan langsung melajukan mobilnya menuju alamat yang di beritahukan Naura.


Hanya lima menit mobil sampai di depan gerbang yang begitu tinggi dan Naura meminta penjaga gerbang membukanya, Penjaga gerbang mengiyakannya saat melihat Nona mudanya ada dalam mobil.


''Gak di ragukan lagi rumahnya pasti kaya istana, kamu pantas kesepian kalau di tinggal Mama kamu. ''


Sellin memberikan bungkusan makanan yang sama pada Naura dan Naura menerimanya lalu memakannya, Naura mengajak Sellin keluar dari mobil dan masuk kedalam rumah, ternyata Bibi pengasuh Naura sudah menunggunya.


''Bibi...... Sellin senang bisa ketemu Bibi lagi. ''


ucap Sellin saat Bibi pengasuh sahabatnya menyapanya di pintu masuk.


''Bibi juga senang karena bisa bertemu Nona Sellin kembali, ayo masuk makan siang sudah di sajikan soalnya. ''


jawab Bibi pengasuh dan Sellin mengangguk.


Naura dan Sellin memilih mengganti pakaiannya dulu sebelum menyantap makan siangnya, Sellin langsung menganga melihat lemari pakaian Naura yang berisi pakaian pakaian dengan berbagai macam model, bahkan yang di katakan Naura benar kalau pakaiannya banyak yang masih baru.


''Sudah pilih sana sesuka kamu, aku mau antar cucian pakaian seragam kita buat besok sekolah. ''


ucap naura saat melihat sahabatnya masih menatap lemari pakaiannya.


Naura yang sudah mengganti pakaiannya langsung menuju lantai satu dan meminta pelayan menyuci pakaian sekolahnya.

__ADS_1


''Bibi..... tolong cucikan seragam sekolah yaa buat besok. ''


ucap Naura saat sampai di ruangan binatu dan pelayan langsung mengambil seragamnya.


Naura langsung kembali menuju ruang makan dan ternyata Sellin sudah duduk manis di kursi meja makan dan Naura langsung ikut duduk.


.


.


Di sebuah hotel berbintang saat ini.....


Seorang pria sedang melakukan olah raga keringatnya dengan wanita bayaran yang di siapkan oleh sang asisten, setelah sampai puncaknya si pria tidak perduli dengan wanita yang saat ini sudah tidak berupa karena ulah brutal yang di lakukan si pria.


Pria itu bernama Davian saputra, putra tunggal dari pasangan Damian saputra dan Hilda mayasari, Davian adalah seorang pria yang senang menjelajahi selangkan wanita dan terkenal dengan julukan Cassanova nya, Davian tidak pernah menyewa wanita lebih dari satu kali dan dia tidak pernah mengulangnya, otomatis setiap melakukan kegemarannya pasti dengan wanita berbeda.


''Pergilah dan jangan berharap akan melakukan keduakalinya, bayaranmu sudah di transfer sesuai dengan tarifmu. ''


ucap dingin Davian dan membuat si wanita mengangguk lalu turun dari ranjang memunguti pakaiannya lalu keluar dari kamar hotel.


Davian langsung membersihkan tubuhnya dari sisa permainannya lalu segera keluar dari kamar hotel untuk kembali ke kediamannya sebelum Sang Bunda murka dan mengacak acak hotel.


Asisten pribadinya sudah menunggu di lobi hotel. dan segera membuka pintu mobil saat melihat sang Tuan mendekat ke arah mobil.


''Langsung pulang saja Leo, aku sedang lelah saat ini dan butuh istirahat. ''


ucap Davian saat asistennya sudah berada di kemudinya dan sang asistennya mengangguk lalu melajukan mobilnya.


selama di perjalanan Davian hanya diam dan bersandar pada mobil sambil memejamkan matanya, Davian selalu pulang telat karena dia akan melakukan hobinya terlebih dahulu dan barulah dia akan kembali ke rumahnya dengan di cerca berbagai pertanyaan setiap harinya oleh sang Bunda.


''Besok jemput agak siangan Leo, aku sedang malas melakukan aktifitas dan jangan mengganggu, kamu hendle semua pertemuannya. ''


titah Davian dan sang asisten hanya bisa mendumel dalam hatinya.


''Baik Tuan akan saya laksanakan. ''


jawab patuh sang asisten dan Davian hanya diam tanpa menjawabnya.


Tiba di kediamannya Tuannya Leo langsung membuka pintu mobil dan Davian langsung keluar dari mobil, sebelumnya dia meminta sang asisten untuk pulang dan Davian langsung masuk kedalam rumah.


.

__ADS_1


.


Bersambung......


__ADS_2