JODOH Dari MAMA

JODOH Dari MAMA
39 Marinka Hamil kembali


__ADS_3

Saat ini Naura menunggu di luar kamar dengan Davian, karena Mamanya sedang di periksa dan Papanya yang menemaninya.


''Kamu mau punya adik lagi loh Naura. ''


ucap Davian dan membuat Naura melototkan matanya.


''Jangan ngarang Kak dan masa Mama hamil sih. ''


jawab Naura yang tidak percaya dengan ucapan suaminya.


''Yasudah kalau gak percaya kamu nanti tanyakan sendiri kalau Mama sudah selesai di periksa. ''


ucap kembali Davian dan Naura langsung terdiam.


Beberapa menit kemudian dua dokter keluar dan menjelaskan semuanya pada Papa arman, tepat sekali karena ucapan Davian benar kalau Mamanya sedang hamil muda dan artinya Naura akan memiliki adik.


Naura langsung masuk kedalam kamar saat melihat Papanya mengantarkan dua dokter ke pintu utama, Naura langsung menghampiri Mamanya yang sedang duduk bersandar dengan wajah yang pucat.


''Mama tega banget sih di usia Naura yang dewasa malah kasih Naura adik lagi. ''


protes Naura dan Marinka hanya tersenyum.


''Semua kan rezeki dan takdir dari Tuhan, Mama juga gak tau kenapa masih di percaya untuk hamil kembali setelah usia kamu tujuh belas tahun. ''


jawab Marinka sambil mengusap rambut Naura yang sedang merajuk.


''Kamu sudah punya suami dan jangan merajuk lagi yaa sayang, gak baik loh. ''


ucap Marinka saat melihat putrinya cemberut.


''Yasudah Mama istirahat yaa, Naura mau packing pakaian dan barang barang juga, biar besok gak repot pas pindahan. ''


ucap Naura dan Marinka mengangguk.


Barang barang Naura di apartemen sudah di kosongkan saat Naura pergi ke kota sebelah dengan Sellin, semua sudah di atur oleh Arman tapi siapa sangka Naura malah mendadak menikah dengan Davian dan Naura akan tinggal di kediama Saputra.


Naura langsung menuju kamarnya tanpa mengajak Davian karena dia sangat malas sekali kalau harus mengajak Davian.


Di ruang keluarga saat ini Davian sedang memainkan ipednya dan Papa Mertuanya menghampiri lalu gabung dengan Davian.


''Kamu bukannya istirahat malah sibuk kerja teruus Davv, sana istirahat karena Papa juga mau istirahat. ''


ucap Papa Arman dan Davian mengangguk.

__ADS_1


''Yasudah Davi ke kamar yaa, kalau ada apa apa panggil Davi ke kamar yaa Papa. ''


jawab Davian dan Papa Arman mengiyakannya.


Davian langsung berjalan menuju kamarnya dan ternyata Naura sedang merapihkan alat alat sekolahnya karena bagi Naura paling penting itu alat sekolahnya.


''Kapan mulai masuk sekolah lagi?? ''


tanya Davian saat masuk kedalam kamar.


''Minggu depan masuknya, kenapa?? ''


jawab Naura dan Davian terdiam sebentar.


''Gak, cuma nanya saja dan kamu butuh bantuan gak buat packing barang barang nya?? ''


ucap Davian dan Naura menggelengkan kepalanya.


Davian menyimpan ipednya dan langsung merebahkan tubuhnya di ranjang, dia menatap Naura yang masih sibuk dengan barang barangnya, Naura tidak perduli di tatap seperti di hakimi oleh Davian.


''Kamu pas malam kita sebelum di gerebek, sebenarnya sadar gak sih kenapa bisa sampai pindah ke kamar Kakak?? Beneran gak rasa?? ''


ucap Davian dan berhasil membuat Naura berhenti dengan aktifitasnya.


jawab Naura dengan nada tegasnya dan Davian menyetujuinya.


Selesai dengan packingnya ternyata ada tiga koper dan Naura menyimpannya di sudut kamarnya agar besok mudah saat membawanya.


Naura ikut gabung merebahkan tubuhnya di samping Davian, mereka sama sama diam menatap langit langit kamarnya, padahal malam ini adalah malam pengantin mereka berdua dan Davian sang penjelajah wanita pun malah ikut terdiam sama seperti Naura.


''Mau jalan jalan gak sebelum kamu memulai sekolah?? semua bisa di atur soalnya kalau kamu mau. ''


ucap Davian dan Naura menggelengkan kepalanya.


''Aku mau diam saja di rumah dan gak mau kemana mana, lebih baik aku ke restoran sama Sellin. ''


tolak Naura dan Davian mengiyakannya tidak mau memaksanya.


''Kamu tahu sekarang ini malam pengantin kita loh, gak berniat melakukan sesuatu?? ''


''Melakukan apaan memangnya?? Mending tidur dan besok pindahan ke rumah Tante Hilda. ''


''Bunda bukan Tante, kamu ini salah kalau menyebut Tante dan nanti Bunda malah tersinggung. ''

__ADS_1


''Iya Bunda Hilda, lagian pernikahan ini tuh terpaksa karena keadaan bukan kemauan aku. ''


''Tapi kan tetap saja SAH secara hukum dan agama, aku juga suami kamu sekarang kan. ''


''Sudahlah jangan bahas lagi masalah apapun, lagian Kak Davi kan sudah sering menjelajah wanita di atas rajang jadi sekarang jangan minta ke aku. ''


''Kamu ini gak tahu rasanya sih bagaimana, lagian aku sudah gak melakukan hal itu lagi sudah lama semenjak berurusan sama kamu. ''


''Aku gak perduli dan pokonya aku gak mau yaa, nanti nya aku hamil kan bahaya. ''


Davian menghela nafasnya karena mendengar ucapan Naura yang menolak nya, Davian akan berusaha membuat Naura sendiri yang menghampirinya dan memohon untuk di sentuh.


.


.


Pagi menjelang.......


Naura membuka matanya dan seperti biasa pasti dengan memeluk erat tubuh Davian kalau membuka matanya di pagi hari.


Naura langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, dia juga harus bersiap untuk pindahan siang ini.


Naura sedang berendam tiba tiba pntu kamar mandi terbuka dan ternyata Davian tiba tiba masuk dan menuju closet untuk membuang air kecil, Naura menelan air liurnya melihat milik Davian yang mencuat.


''Bodoh kamu Naura kenapa mesum sekali pikiran kamu ini, memalukan. ''


gumam Naura dalam hatinya sambil memukul mukul kepalanya.


''Maaf gak tahan soalnya, lanjutkan mandinya yaa. ''


ucap Davian setelah selesai dengan urusannya dan keluar dari kamar mandi.


Davian tersenyum senang karena berhasil membuat Naura terkesiap dengan milik nya, Davian akan menggoda Naura dengan semua idenya agar Naura sendiri yang meminta nantinya.


Davian dapat kabar kalau Sellin menerima pernyataan cinta Antoni, Davian malah meminta Antoni untuk sedikit menyentuh Sellin tapi jangan sampai bablas agar Sellin mau menceritakan pengalamannya pada Naura.


''Sepertinya Sellin belum memberitahukan pada Naura kalau dia jadian dengan Antoni. ''


gumam Davian sambil menyimpan handphone nya lalu merapihkan ranjangnya.


.


.

__ADS_1


Bersambung.......


__ADS_2