JODOH Dari MAMA

JODOH Dari MAMA
43 cerita dua hubungan berbeda


__ADS_3

Naura saat ini sudah di dalam kamarnya, setelah makan malam dia memilih menuju kamar karena ingin menghirup bunga yang ada di dalam kamarnya, wanginya sedikit menenangkan dan Naura suka.


''Besok pelajaran mulai padat dan siap siap deh otak nya untuk menampung pelajaran. ''


gumam Naura sambil menyiapkan buku untuk pelajaran besok.


Di kediaman Sellin saat ini.....


Kedua orang tua Sellin sudah lebih dulu istirahat sedangkan Sellin masih mengobrol dengan Antoni yang malam ini menyempatkan datang setelah dua hari ke luar kota.


''Rumah ini beneran hadiah dari Mamanya Naura?? ''


tanya Antoni yang masih mengagumi kemegaham rumahnya.


''Iya Kak dan kedua orang tua Naura kan menempati rumah baru yang lebih megah, rumah barunya sengaja di buat megah karena mereka akan meminta aku sama Sellin tinggal di rumah, bahkan semua barang kami berdua sudah pindah ke rumah baru tapi kejadian nya gak sesuai rencana karena Naura malah menikah dengan Kak Davian, Mamanya Naura malah sedang hamil lagi sekarang, jadinya rumah ini di berikan sebagai kado kepadaku Kak, kedua orang tua Naura sangat baik sekali, mereka gak membedakan aku sama Naura, semua masalah keluarga berakhir karena campur tangan Papa Naura yang sangat hebat. ''


jelas Sellin dan Antoni menganggukan kepalanya.


''Aku juga maunya menikahi kamu sekarang seperti Davi tapi gak mungkin karena kamu sedang menikmati memiliki keluarga utuh dan kasih sayang tulus. ''


ucap Antoni dan Sellin mengiyakannya.


''Sangat menikmati Kak dan sangat membahagiakan, lagian aku gak mau menikah sebelum lulus kuliah dulu, Naura kan di jebak sama Kak Davi makanya terpaksa menikah. ''


''Loh.....kamu tahu ternyata?? ''


''Aku melihat rekaman cctv dan Ayah sengaja gak mengungkapnya karena di minta kedua orang tua Kak Davian, hanya Naura yang bisa merubah putranya dan tidak menjelajahi dunia kesukaannya, makanya Ayah mengiyakannya dan segera mencabut cctv nya. ''


''Davi itu dulunya kesepian karena kedua orang tuanya sibuk dengan karir mereka masing masing, hingga Davi melakukan pelampiasan dengan wanita bayarannya sedari kuliah dulu, tapi dia main aman selalu memakai pengaman dan Selalu memeriksakan kesehatan nya di rumah sakit, jadi kamu jangan khawatir dengan sahabat kamu sekarang. ''


''Iya Kak tapi Naura sepertinya belum memiliki perasaan pada suaminya, Naura tipekal wanita yang gak terbuka kalau masalah hati, dia dapat memendam nya dengan kuat. ''


''Biarkan sajalah Davi yang meluluhkannya karena percuma memberikan saran juga. ''


''Bilang sama Kak Davian, ikat Naura agar dia selalu bisa berurusan dengan Kak Davian, aku yakin Naura akan luluh karena dasarnya Naura suka di paksa dia kan keras kepala. ''


''Nanti aku bilang sama Davi deh dan kamu harus memanasi Naura dengan hubungan kita, buat sederama mungkin kalau kita pacaran nya sangat intim, kamu bisa kan Sell?? ''


''Aishh.....Kakak ini aneh aneh saja, aku gak bisa memanasi Naura dan nantinya ketahuan boong. ''


''Bagaimana kalau kita melakukan kenyataannya?? Kamu mau kan?? ''


Bibir Sellin tiba tiba bungkam saat Antoni menciumnya dengan lembut, hingga Antoni melepaskannya lalu mencium kening Sellin penuh sayang.


''Kakak pulang dulu dan kamu tidur yaa jangan bergadang. ''

__ADS_1


ucap Antoni dan Sellin mengangguk.


Antoni langsung mengajak Sellin mengantarkannya ke depan rumah dan Sellin menyetujuinya, setelah memastikan mobil keluar dari gerbangnya Sellin langsung berjingkrak bahagia.


''Ahhh.....ciuman pertamaku manis sekali, aku bahagiaaaa.......''


ucap Sellin sambil tersenyum senang dan masuk kembali kedalam rumahnya.


.


.


Pagi menjelang.......


Pagi ini Naura di ijinkan mengemudikan mobilnya namun Naura menolak dan memilih di antarkan sopir, karena dia akan pulang ke rumah Mamanya selama Davian keluar kota dan kedua mertuanya mengijinkannya.


''Nanti kamu di antarkan supir ke rumah Mama kamu nyaa sayang, nanti ada titipan untuk Mama kamu. ''


ucap Bunda Hilda saat Naura pamit sekolah.


Naura langsung masuk kedalam mobil dan tak lama mobil pun bergerak meninggalkan kediaman mewah Bunda Hilda.


Naura hanya diam dan tidak melakukan aktifitas membaca bukunya di dalam mobil, entah kenapa pagi ini Naura sangat malas pergi sekolah.


gumam Naura dalam hatinya yang menatap jalanan sedikit padat pagi ini.


Tiba di sekolah Naura mengucapkan terimakasih dan langsung keluar dari mobil, Sellin pun baru saja memarkirkan mobilnya dan Naura menunggunya di ujung koridor menuju parkiran.


''Sepertinya ada yang bahagia pagi ini?? Boleh dong berbagi cerita?? ''


sindir Naura saat melihat wajah berseri seri dari Sellin.


''Ahhh.....Naura pokonya aku bahagiaaa. ''


ucap Sellin dengan suara yang lantang dan membuat Naura gelagapan karena jadi pusat perhatian.


''Sellin stop jangan permalukan kita di depan murid yang sedang MOS dong. ''


protes Naura yang langsung meninggalkan Sellin sendiri dan membuat Sellin langsung mengejar Naura.


''Jahatnya kamu meninggalkan aku sendirian Naura. ''


ucap Sellin dan Naura memanyunkan bibirnya.


''Kamu sadar gak sih teriakkan kamu membuat semua yang ada di lapangan memperhatikan kita dan aku malu Sellin, kamu terlalu bahagia hingga membuat kamu bodoh dan mempermalukan kita. ''

__ADS_1


ucap Naura dengan nada kesalnya dan Sellin terbahak mendengarnya.


''Oh ya ampun Naura aku sangat bahagia sampai jadi seperti ini, tau gak?? Semalam Kak Antoni manis sekali Naura. ''


ucap Sellin sambil memegang kedua pipinya dengan binar bahagia.


''Jangan bilang kalian melakukan hubungan ranjang yaa?? ''


tebak Naura dan membuat Sellin memukul lengan Naura.


''Sembarangan kamu ngada ngada deh, aku juga punya harga diri lah Naura dan masa iya memberikan itu sama Kak Antoni, walaupun kami pacaran tapi aku gak mau yaa. ''


protes Sellin dan Naura mengangkat bahunya tanda tidak mau berkomentar.


Pelajaran hari ini pun di mulai, ada sebuah peraturan di sekolah Naura, kalau siswa kelas tiga di larang mengikuti kegiatan OSIS dan urusan MoS anak anak baru, makanya hanya murid kelas dua yang di berikan wewenang.


.


.


Tak terasa sekolah hari ini di lalui oleh Naura dan sesuai janjinya dia akan menginap di kediaman Kedua orang tuanya selama suaminya sedang bertugas keluar kota.


Di kota yang saat ini Davian kunjungi, dia hampir saja lupa kalau sudah menikah, karena dia tiba tiba meminta di carikan wanita bayaran untuk menghilangkan penat di otaknya karena setumpuk pekerjaan, namun sang asisten mengingatkannya.


''Maaf Tuan saat ini anda sudah menikah dan saya tidak akan mengabulkan permintaan anda. ''


ucap Tegas Leo sang asisten dan membuat Davian tersadar.


''Ya ampun Leo aku sampai lupa memiliki Naura sekarang, kerjaan sangat banyak dan membuat otakku ingin meledak. ''


jawab Davian sambil memijat keningnya yang terasa berdenyut.


''Siapkan kepulanganku besok, aku mau bertemu istriku. ''


titah Davian dan Leo menggelengkan kepalanya.


''Maaf Tuan bukan saya membangkang, tapi semua pekerjaan di kota ini tidak bisa saya hendle karena tanda tangan anda yang melegalkan nya sebagai pengganti Tuan Damian. ''


tolak Leo dan membuat Davian menggeram kesal.


.


.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2