JODOH Dari MAMA

JODOH Dari MAMA
29 Ancaman dan Hadiah dari Papa Arman


__ADS_3

Di kediaman Sellin saat ini.....


Ibu tirinya Sellin merasa aneh dengan Sellin yang meninggalkan semua pasilitas bahkan yang di bawa hanya foto album dan peralatan sekolah saja.


''Apa Sellin sudah mengetahui fakta yang sebenarnya?? makanya dia menghindar. ''


gumam Ibunya Sellin dan langsung berjalan menuju lantai bawah.


''Sepertinya Sellin sengaja pergi dari rumah karena dia sudah mengetahui Fakta sebenarnya. ''


ucap Ibunya Sellin saat menghampiri putrinya.


''Lagian Ibu siih, Sellin sudah besar dan bisa merasakan kalau dia tidak di sayang sama Ibu, apalagi saat aku sudah kembali kan Ibu mengabaikan dia, biarkan saja lah bagus karena Sellin tidak membawa kemewahannya kan Buu. ''


jawab Nagita dan Ibunya Sellin terdiam.


''Masalahnya nanti Ayah kamu akan memperkarakan semuanya Nagita, harta bagian dia akan di bawa dan kita hanya punya setengahnya dan ****** itu akan mendapatkan ayah kamu, ibu sengaja membawa Sellin agar Ayah kamu gak berani berkutik. ''


ucap Ibunya Sellin dan Nagita hanya mengangkat bahunya tanda tidak mau berkomentar.


.


.


Naura dan Sellin sudah berada di perusahaan Papa Arman, mereka berdua menunggu di ruangan Papa Arman dengan makanan dan minuman yang di sediakan untuknya karena Papa Arman sedang meeting.


''Kalau ke perusahaan Mama nantinya ketahuan sama Ibu kamu jadi lebih aman disini Sell. ''


ucap Naura saat mereka berdua di dalam ruangan pribadi papanya Naura.


''Pasti lah karena keamanan nya kan sangat di jaga sama Papa kamu, aku sebenarnya takut Naura. ''


ucap Sellin dengan nada sendunya dan Naura langsung menggenggam tangan Sellin.


''Jangan takut Sell, ada aku dan kedua orang tua aku yang akan menjaga kamu, CCTV di rumah kamu sudah di sadap setelah kamu keluar dari rumah dan sekarang rekaman juga percakapan sudah menjadi bukti utama agar kamu bisa bebas dari keluarga kamu. ''


''Iya Naura dan makasih yaa, aku pengen cepat liburan sekolah dan mendatangi ibu yang telah melahirkan aku, aku akan bilang suruh selesaikan urusannya dengan ibu tiriku agar aku bebas. ''


''Sabar Sell karena Papa sedang menyusun strategi agar semua gak membuat kamu di manfaatkan, karena aku yakin ibu tiri kamu pasti akan mencari keberadaan kamu karena kamu alat untuk menjerat harta dan ayah kamu. ''


''Iyaa..... semoga Papa kamu bisa menyelesaikan nya Naura. ''


Tidak ada pembicaraan lagi karena kedua gadis belia itu malah sibuk menonton serial film kesukaannya di leptop dengan di temani makanan dan minuman juga.


Papa Arman selesai dengan meetingnya dan langsung menuju ruangannya untuk menghampiri putrinya yang sudah menunggu lama.


''Naura......kita makan siang dulu sayang, makanan sudah siap dan ajak Sellin juga. ''

__ADS_1


ucap Papa Arman saat mengetuk pintu ruangan pribadinya.


''Iya Papa..... ''


jawab Naura singkat dan langsung keluar dari ruangan di ikuti Sellin.


''Ayo kita makan siang dulu, sambil Papa menceritakan semuanya. ''


ucap Papa Arman dan kedua gadis belia itu mengangguk setuju.


Naura dan Sellin langsung memakan makanan yang ada di hadapannya dengan lahap, Papa Arman pun ikut makan sambil membalas pesan dari asistennya.


''Sellin..... saat ini kita hanya menunggu Ibu tiri kamu bertindak, kamu masih di bawah perlindungan komnas anak dan kamu di jadikan alat itu sudah melanggar hukum, Om sudah siapkan bukti percakapan dan bukti tertulisnya, kalian berdua akan di bayangin oleh pengawal dan silahkan beraktifitas dengan tenang jangan mencurigakan. ''


jelas Papa Arman dan Sellin mengangguk sambil merasakan kelegaan hatinya.


''Papa beneran kan menjamin keselamatan kami berdua, karena kalau terjadi sesuatu sama Sellin pastinya Naura juga kena loh. ''


ucap Naura meyakinkan kembali dan Papanya mengangguk.


''Aman Naura dan kalian bebas mau beraktifitas apapun, mobil Sellin sudah di simpan di gudang dan mobil sudah Papa ganti yaa, lebih bagus dan lebih gesit untuk kalian. ''


jawab Papa Arman dan Naura mengacungkan jempolnya.


''Kalau gitu, Naura pulang saja yaa dan mendingan ke Apartemen ajah lebih nyaman. ''


''Mobil warna hitam dan ada di depan lobi perusahaan, nanti ada supir yang menunjukannya. ''


ucap Papa Arman dan Naura mengiyakannya sambil menerima kunci mobilnya.


''Oh iya.... Kalian kenapa membiarkan pria menginap di Apartemen?? bagaimana kalau ada yang terjadi pada kalian berdua. ''


ucap Papa Arman kembali dan membuat Naura terdiam.


''Papa.... kami gak melakukan apapun dan lagian Kak Davian yang semalam menginap dengan sahabatnya juga. ''


jawan Naura dan Papanya menghembuskan nafasnya.


''Ingat sayang, Papa bisa mencabut kebebasan kamu kalau kamu selalu menginapkan laki laki ke apartemen, orang Papa ada di mana mana walaupun Bibi begitu setia sama kamu sampai menutupi kesalahan kamu, Papa membiarkannya karena percaya kalau Bibi menjaga kalian berdua. ''


ucap Tegas Papa Arman dan membuat Naura langsung terdiam.


Naura menyelesaikan makannya dan langsung merapihkan barangnya karena dia gak nyaman dengan ancaman Papanya.


Naura langsung pamit dan Papanya pun mengiyakannya sambil mengantar sampai ke depan lift.


''Semalam andai aku mengusir dua laki laki itu, pasti Papa gak akan mengancam. ''

__ADS_1


keluh Naura dan Sellin hanya mengiyakannya.


''Sudah lah jangan di fikirkan, kedepannya jangan buka pintu kalau ada tamu malam malam, kecuali kedua orang tua kamu. ''


ucap sellin dan Naura menganggukkan kepalanya.


Tiba di lantai utama perusahaan Papanya, Naura dan Sellin berjalan menuju lobi utama untuk menghampiri supir Papanya dan ternyata supirnya sudah menunggu.


''Yang mana mobilnya Mang?? ''


tanya Naura saat supirnya menghampiri.


''Ini Nona mobil yang di siapkan Tuan. ''


jawab Supir menunjuk mobil mewah yang ada di hadapannya.


''Ini maa kemewahan Naura, apa pantas untuk anak sekolah. ''


ucap Sellin yang takjub dengan mobil yang di siapkan Papanya Naura yang begitu mewah.


''Ini adalah rezeki kita Sell dan kita harus menerimanya, Karena PApa akan marah kalau kita menolaknya. ''


jawab Naura sambil mengitari mobilnya menuju sisi kanan dimana kemudinya berada.


Sellin langsung masuk dan ternyata mobilnya sangat nyaman dan begitu mewah, bahkan lebih mewah dari mobil kesayangan Kakaknya.


''Kamu sudah siapkan Sell?? ''


tanya Naura dan Sellin mengacungkan jempolnya.


''Coba jalankan mobilnya dan kita keliling sebentar untuk jajal mobilnya. ''


ucap kembali Sellin dan naura mengiyakannya.


Naura langsung melajukan mobilnya dan ternyata sangat nyaman dan mesinnya begitu halus, mengemudikannya juga sangat nyaman dan sangat santai.


''Ternyata uang tidak membohongi hasil yaa Sell, mesin mobilnya halus dan sangat nyaman. ''


ucap Naura dan Selin membenarkan ucapan sahabatnya itu.


Siang ini Sellin dan Naura benar benar menjajal mobil barunya hingga menuju malam hari dan membuat keduanya lelah.


Tiba di Apartemen keduanya langsung menuju kamar masing masing untuk membersihkan tubuhnya, karena mereka berdua akan makan malam dahulu sebelum tidur.


.


.

__ADS_1


Bersambung......


__ADS_2