JODOH Dari MAMA

JODOH Dari MAMA
55 menginap di kantor.......


__ADS_3

Davian mengunci ruangan kerjanya lalu melepaskan pakaian atasnya dan hanya menyisakkan celana bokser pendeknya saat ini, setelah menyimpan pakaiannya dia kembali keluar sambil menunggu Naura selesai membersihkan diri.


''Jangan jangan malam ini menginap di kantor ini, aish.....untung nyaman kantornya. ''


ucap Naura saat selesai membersihkan tubuhnya lalu memakai handuk untuk mengeringkannya.


Naura menggunakan salah satu kemeja milik Davian yang benar benar kebesaran ukuran di tubuhnya, Naura terpaksa memakainya karena tidak ada lagi pakaian.


Naura langsung keluar karena perutnya meminta di isi, dia menghela nafasnya melihat suaminya bertelanjaaang dada dan hanya menggunakan boser pendek nya.


''Kak.....makanannya mana?? Aku lapar loh. ''


tanya Naura sambil berjalan menghampiri Davian.


''Sebentar Sayang, Kakak selesaikan menutup dulu kerjaann yaa. ''


jawab Davian tanpa menoleh ke arah Naura dan Naura langsung mengintip pekerjaan Davian.


''Ishh.....grafik saham, pusing lihatnya juga mending lihat isi saldo rekening di layar monitor mesin ATM. ''


ucap Naura sambil beranjak meninggalkan Davian menuju sofa.


Naura berbinar saat melihat bungkusan dan langsung membukanya, ternyata makanan beserta minumannya juga, Naura langsung menuju dapur mini yang ada di sudut ruangan untuk mengambil piring dan alat makan lainnya.


Davian selesai mengerjakan pekerjaannya dan langsung beranjak menghampiri Naura yang sedang menyiapkan makanannya.


Davian tersenyum memperhatikan pakaian yang di kenakan Naura, terlihat semakin seksi menurutnya dan pikirannya langsung melayang jauh.


''Pasti ini otaknya penuh dengan pikiran mesum. ''


sindir Naura sambil mencubit lengan Davian dan membuat Davian tersentak kaget.


''Sakit Sayang, lihat kulit kakak jadi merah. ''


protes Davian dan Naura hanya mendelik ke arah Davian.


''Bodo amat karena itu hukuman buat kamu Kak, pikirannya sangat kotor. ''


ucap Naura sambil menyiapkan makanan untuk Davian dan Davian langsung menyantap nya.


''Besok Antoni datang pagi pagi dengan Sellin dan kalian berangkat sekolah bersama yaa, hubungi Sellin suruh bersiap lebih pagi dan bila perlu sarapan barengan kamu saja, takutnya kesiangan kalau pergi sesuai jadwal biasa dia. ''


ucap Davian dan Naura menatap ke arah Davian.


''Iya nanti aku hubungi Sellin. ''


ucap Naura dan Davian mengangguk.


''Papa kamu sudah di beri kabar kalau kita menginap di kantor aku, jangan khawatir. ''

__ADS_1


''Kantor ini lebih mirip rumah minimalis, ada dapur mini lengkap dengan peralatannya, kamar mandi yang nyaman dan tempat tidur ukurang king size, jujur ke aku Kak. Berapa banyak wanita yang Kakak ajak kesini?? ''


''Hanya kamu Sayang dan Kakak gak pernah melakukan hobi di kantor karena Kakak gak mau ada masalah. ''


''Aku gak percaya ucapan kamu Kak. ''


''Kamu mana mau percaya, pasti menuduhnya yang jelek jelek saja. ''


''Itu tahu jawabannya. ''


Keduanya makan kembali tanpa obrolan karena Naura seperti biasa akan fokus dengan makanan tanpa ada obrolan kalau sedang makan, Davian pun sama mengikuti Naura makan karena perutnya memang sangatlah lapar saat ini.


Setelah selesai makan, Naura langsung mencuci piringnya dan merapihkan meja dari sisa sisa makanannya.


Naura mengirim pesan pada Sellin agar besok lebih pagi bersiap, Sellin mengiyakannya dan akan membawa sarapan untuk berdua, Sellin mengetahui kalau Antoni akan menjemputnya pagi pagi dan membawanya bertemu Naura.


Davian menuju kamar pribadinya untuk menyegarkan tubuhnya sedangkan Naura mengerjakan tugas sekolahnya, Naura membiarkan suaminya bersiap sendirian karena dia juga sibuk dengan tugas sekolahnya.


Satu jam kemudian......


Naura merapihkan buku bukunya dan memasukkannya kedalam tas sekolahnya, Naura langsung masuk kedalam kamar pribadi Davian dan ternyata suaminya sedang rebahan sambil memainkan handphone nya.


''Sini duduk di samping Kakak. ''


ucap Davian sambil menepuk kasur sebelahnya yang kosong dan Naura langsung patuh.


''Kak.....''


''Heummm.....''


jawab Davian tanpa menatap ke arah Naura.


''Aku mau rebahan, lepasin pegangan tangan nya. ''


ucap Naura dan Davian langsung menatap ke arah Istri kecilnya.


Davian melepaskan pelukannya dan Naura langsung merebahkan tubuhnya, Davian yang merasa ngantuk pun langsung ikut merebahkan tubuhnya di samping Naura sambil membawa Naura kedalam dekapannya.


Naura menggeram saat Davian memeluknya, namun detik kemudian Davian mengelus rambut Naura dan Naura pun tertidur pulas, tak lama menunggu Davian pun pangsung terlelap.


Pagi menjelang.......


Naura lebih dulu membuka matanya dan melihat jam menunjukan pukul lima tiga puluh pagi, Naura melepaskan pelukan Davian dan langsung beranjak menuju kamar mandi karena pagi ini akan di jemput awal oleh Sellin.


Hanya sepuluh menit Naura selesai membersihkan tubuhnya dan langsung memakai seragam yang di gantungkan oleh Davian di dalam lemari.


Sambil menunggu kedatanga Sellin, Naura membangunkan Davian dan perlu beberapa kali akhirnya Davian membuka matanya.


''Kak bangun, sebentar lagi Sellin sampai loh sama Kak Antoni juga, aku mau langsung berangkat yaa. ''

__ADS_1


ucap Naura dan Davian masih terdiam karena kesadarannya belum terkumpul.


Naura memilih keluar dari ruangan pribadi Davian dan segera membuka pintu ruangan Davian, ternyata seorang OB menunggu di depan pintu membuat Naura tersentak.


''Maaf Non saya petugas kebersihan yang akan membersihkan ruangan ini. ''


ucap petugas OB dan Naura langsung terdiam.


''Nanti saja ya Pak, Kak Davi masih tidur takut terganggu dan di meja kerja banyak barang masih berantakan. ''


ucap Naura dan Petugas OB pun mengiyakannya lalu kembali menuju ruangan lain.


Naura menutup kembali pintunya dan masuk kedalam ruangan Davian ternyata Davian sudah berada di dalam kamar mandi, Naura langsung merapihkan ranjangnya lalu menyiapkan pakaian lengkap untuk Davian.


Betapa terkejutnya saat Naura keluar ruangan ada petugas OB dan Asistennya Davian, keduanya membungkuk hormat dan Naura memilih masuk kembali kedalam kamar karena merasa malu.


''Aishh......memalukan sekali sih. ''


gerutu Naura yang duduk di sisi ranjangnya sambil menunggu Davian selesai dengan kamar mandi.


''Loh.....kenapa nunggu di dalam?? ''


ucap Davian yang keluar dari dalam kamar mandi menghampiri pakaian yang di siapkan istri kecilnya.


''Malu Kak, di luar ada Petugas OB sama asisten nya Kakak, jadi aku nunggu disini saja. ''


jawab Naura dan Davian hanya mengangguk lalu memakai pakaiannya.


''Kakak sudah pesankan sarapan ke Leo, mungkin sudah ada di luar makanannya. ''


''Yasudah cepat pakai pakaiannya, kita keluar bersama Kak. ''


''Sebentar yaa.....''


Di luar kamar pribadi Davian ternyata Sellin dan Antoni sudah tiba, Leo langsung pamit keluar untuk melanjutkan pekerjaannya.


''Masa Naura masih tidur Kak, ini sudah jam enam pagi loh. ''


ucap Sellin saat belum mendapati Naura.


''Mungkin masih bersiap, sabar yaa dan minum dulu susu hangatnya sambil nunggu Naura. ''


ucap Antoni dan Sellin mengangguk sambil meminum susu yang di bawa dari rumah nya.


Tak lama menunggu Davian dan Naura keluar dari kamar dengan keadaan rapih, Naura langsung menyapa Sellin dan Antoni lalu duduk saat Sellin memintanya kareba Susu hangat juga di bawakan untuk Naura juga.


.


.

__ADS_1


Bersambung.......


__ADS_2