
"udah udah berantem terus,ayo makan nanti keburu dingin"ucap mama Desi
selama mereka makan hanya terdengar suara sendok dan piring yang saling beradu.
Selesai mereka makan mereka kembali ke kamar masing-masing
Kamar
"emmm des?"ucap Abram
"y,knp bram?"
"emmm itu"
"itu apa bram"Desi yang kebingungan melihat Abram langsung mengerti apa yang dimaksud abram
"ohhh bram,aku masih blom siap Bram"
abram yang sedikit kecewa menjawab"emmm yaudah des gak papa aku bakal nunggu kamu kok"
Desi segera memeluk abram"makasih yah bram kamu udah ngertiin aku"
"yah des"
dua hari berlalu,tetapi desi masih belum memberi hak kepada abram
"Des?"
"ya,bram"
"apa boleh?"
"emmm,bram apa sakit?"
__ADS_1
"emm,sedikit"
Desi mengangguk dengan segera Abram menyerang Desi.olahraga ranjang mereka berlangsung sekitar 3 jam
Abram sangat senang Desi percaya padanya atas tubuhnya ny.
"Des?"
"yah bram,hiks,hiks"
"kamu kenapa des?"
"aku takut kalo nanti kamu tinggalin aku trus aku jadi janda muda"
abram yang mendengar kata kata Desi itu segera memeluk desi"Desi aku tuh sayang banget smaa kamu kamu juga sayang sama aku aku gak bakal ninggalin kamu,apagi kalo kamu udah ngandung anak aku aku gak bakal ninggalin kamu"jelas abram
"janji?"sambil menyodorkan jaei kelingking ny ke pada abram
"ya aku janji" sambil membalas kelingking desi
Desi terbangun dengan tanpa sehelai benang pun,saat ia dia ingin bangun terdengar suara teriakan Desi"awww"
abram yang mendengar suara teriakan Desi segera terbangun dan bertanya"ada apa sayang?"abram yang segera mengetahui apa yang membuat Abram seperti itu segera menggendong Desi kearah kamar mandi,ia mendudukkan Desi ke kloset dan mengisi bathtub saat bathub sudah terisi ia menggendong desi ke dalam bathtub
"bram apa kau tidak ikut mandi?"
"yah aku ikut"
dengan segera dia ikut masuk ke dalam bath tub,abram membantu Desi mandi dan setelah mereka mandi,mereka turun ke bahwa untuk sarapan,"wahh pengantin baru dah turun nih ayo kita sarapan"ucap bunda Abram
"yah bunda, ayo sarapan"
selesai mereka sarapan abram,desi bunda abram, ayah abram pamit untuk pulang
__ADS_1
abram dan Desi pergi ke rumah baru mereka dan bunda dan ayah abram pulang ke rumah mereka
sesampainya di rumah abram dan Desi
Desi segera memasukkan baju ny kedalam lemari sedangkan baju abram sudah ada di dalam lemari.
"syang"
"ia" tanya abram
"kamu gak ada rencana buat ngambil maid?"
"emang kenapa sayang"tanya abram
"aku takut aku gak sanggup ngurus rumah segede ini"
abram tertawa mendengar penjelasan istrinya itu"yah nanti aku ambil maid aku juga kasihan sama kamu,trus biar cepat dapat dede"
" yah,yah aku usahakan yah sayang biar kita cepat dapt dede"kata desi sambil tersenyum
abram segera membalas senyuman sang istri
rumah Desi dan Abram sungguh mewah karena Abram seorang CEO dari berbagai perusahaan
ini adalah rumah abram yang sangat mewah harga rumah abram pulahan miliar
dapur yang ada di rumah Abram dan Desi juga mewah
ruang tamu di rumah Abram dan Desi tak kalah mewah tetapi rumah mereka yang begeitu mewah hanya ditinggali mereka berdua sehingga terlihat sepi
__ADS_1