JODOH DARI TUHAN

JODOH DARI TUHAN
Bab 25. Berbagi cerita


__ADS_3

Setiap lelaki punya cara tersendiri, untuk membuat pasangannya merasa nyaman, tanpa melukai.


Saat aku terbangun, betapa kagetnya aku ternyata ada Thomi yang tidur disamping aku. Aku tidak merasa ketakutan, karena aku yakin Thomi adalah lelaki baik-baik yang tidak dengan mudah menyakiti hati seorang wanita.


Dan setelah Thomi bangun, sebelum sarapan pagi, aku dan Thomi bercerita banyak tentang pengalaman kami, yang sedih bahkan menyenangkan.


"Hah! kenapa dia ada disamping aku?" tanyaku dalam hati dan berusaha tenang.


"Thom, bangun sudah pagi." Ucapku sambil membangunkan Thomi.


"Sayang, kamu sudah bangun ya?" tanya Thomi dengan suara serak.


"Iya, tadi aku kaget, kenapa kamu ada disamping aku, aku lupa kalau semalam aku tertidur di dekatmu." Jawabku pada Thomi.


"Sayang, kamu mau sarapan apa? biar aku buatkan untukmu," tanya Thomi sambil tetap berbaring


"Apa saja Thom, terserah kamu." Jawabku sambil menatap Thomi.


"Iya Sayang, tapi aku kangen kamu." Kata Thomi sambil mencium keningku.


"Sayang, semalam kamu tidur cepat banget, padahal aku masih ingin bercerita sama kamu." Kata Thomi dengan wajah cemberut.


"Maaf Thom, aku kelelahan, ditambah mabuk kapal, lengkap sudah." Jawabku pada Thomi sambil menatap wajahnya.


"Sayang, maaf ya semalam aku terlambat jemput kamu, soalnya motor yang aku pakai itu punya Adikku, jadi aku harus menunggu dia datang dulu kesini." Kata Thomi sambil menatapku.

__ADS_1


"Jangan di bahas terus Thom, kan itu kemarin." Jawabku


"Sayang, aku buatkan sarapan untuk kita ya." Ucap Thomi sambil berjalan menuju kulkas


Setelah kami selesai sarapan, tidak ada hal lain yang bisa kami lakukan selain bercerita tentang hal-hal yang sudah terjadi dan kami alami.


Karena selama ini kami terpisah dan hanya lewat komunikasi makanya saat ini kami punya banyak waktu bersama, dan saling bertanya jawab, tentang hal apapun yang masih menjadi tanda tanya dalam hati.


"Sayang, cerita dong awal kamu mengenal aku, perasaan kamu gimana sama aku, kan kita LDR ?" tanya Thomi sambil memegang tanganku, kami bersantai di teras depan lantai atas.


"Thom, kalau mau di cerita panjang banget, intinya aku mengenal kamu yang aku rasakan itu yang pertama, senang, bahagia, pokoknya komplit." Jawabku dengan semangat sambil menatap Thomi


"Kalau kamu gimana Thom?" tanyaku pada Thomi.


"Aku senang, bahagia, tapi aku juga takut jika kamu itu tidak bisa setia sama aku." Jawab Thomi padaku sambil memegang tanganku.


"Sayang kenapa kamu tertawa?" tanya Thomi padaku dengan wajah serius


"Lucu Sayang, kamu kok takut? tapi aku juga begitu Sayang, takut kehilangan kamu." Jawabku sambil menatap Thomi


"Sayang, sore nanti kita jalan-jalan yuk," ucap Thomi padaku


"Iya Thom." Jawabku singkat


"Sayang, semoga kamu nyaman ya disini." Ucap Thomi padaku

__ADS_1


"Kenapa Sayang?" tanyaku pada Thomi dengan wajah serius


"Ngga apa-apa, tapi seperti inilah aku dan tempat tinggal aku." Jawab Thomi


"Oh, aku kira ada apaan gitu." Ucapku sambil memandang ke lingkungan kost


"Sayang semalam Adik kamu nginap dimana, kok nggak pulang?" tanyaku pada Thomi


"Dia nginap di rumah temannya, karena mereka ada kegiatan kumpul-kumpul bersama teman-temannya." Jawab Thomi padaku


"Oh gitu ya." Jawabku singkat.


Setelah selesai bercerita, Thomi bergegas untuk mandi, karena cuaca mulai panas membuat tubuhnya terasa gerah.


Setelah selesai mandi Thomi memberitahu aku agar mandi, sebelum banyak ada orang yang ngantri untuk mandi.


"Sayang, aku mandi dulu ya, soalnya panas." Ucap Thomi padaku


"Iya Sayang, aku tunggu kamu di dalam ya." Ucapku kemudian melangkah masuk ke dalam kamar kost


"Sayang, sekarang kamu mandi, sebelum yang lain ngantri untuk mandi." Kata Thomi padaku, sambil menunjukan padaku letak kamar mandi.


"Iya Thom, aku mandi ya." Jawabku


Mohon dukungannya

__ADS_1


Dengan tekan like, love/ favorit, rate bintang lima, komentar dan vote.


Terimakasih bagi yang sudah mendukung karya ini.❤️


__ADS_2