
Dalam berumah tangga ada yang dinamakan ketidak cocokan pendapat yang membuat pasangan saling berdebat.
Hari ini aku memutuskan untuk pulang ke desa, setelah Thomi berangkat kerja.
Setelah aku selesai mencuci pakaian, dan masak, aku mandi dan bersiap untuk pulang. Hatiku sangat tidak nyaman untuk berlama- lama dirumah mertuaku, walaupun Ibu mertuaku baik, tapi tetap saja aku merasa tidak nyaman.
Sebelum berangkat aku menghubungi supir angkot dari desaku, kebetulan nomor hpnya sudah ku simpan di hp ku.
Tut.....Tut.... Tut...."Terdengar jelas teleponnya tersambung.
π"Halo Dek, ada yang bisa di bantu?" tanya pak supir setelah menjawab teleponku.
π" Halo Pak, iya aku mau pesan satu tempat duduk ya pak untuk pulang ke desa." Jawabku dengan nada suara senang.
π"Baiklah Dek. Nanti disiapkan mau dijemput di rumah?" Jawab Pak supir kemudian bertanya.
π"Iya, boleh Pak jika tidak keberatan."Jawabku dengan senang.
π"Baiklah, nanti jam 12 aku telepon lagi ya Dek."Kata Pak supir padaku.
π" Iya Pak. Terimakasih sebelumnya."Jawabku, kemudian menutup telepon.
Hatiku sangat senang, ingin segera pulang. Aku mengirim pesan untuk Thomi memberitahu dia jika aku akan pulang ke desa.
__ADS_1
βοΈ"Thom, hari ini aku akan pulang ke desa." Kataku dalam pesan yang dikirim untuk Thomi.
Thomi belum membalas pesanku, mungkin dia masih sibuk kerja, aku biarkan saja tidak mau memaksa dia untuk membalas pesanku dengan cepat.
Aku Memilih untuk tiduran sebentar, beberapa menit kemudian ada pesan masuk di hp ku, ternyata itu pesan dari Thomi padaku.
βοΈ" Sayang kok kamu mau pulang sih, kenapa?" tanya Thomi padaku dalam pesan.
βοΈ"Aku ingin pulang Thom."Balasku singkat.
βοΈ"Ada yang marah sama kamu dirumah?"tanya Thomi padaku dalam pesan.
βοΈ"Tidak Thom.Aku mau pulang saja."Balasku singkat.
βοΈ"Kok pulangnya tiba-tiba Sayang?"tanya Thomi padaku dalam pesan yang dikirim.
βοΈ"Aku sibuk kerja Sayang, maaf ya jika kamu merasa seperti itu."Balas Thomi dalam pesan.
βοΈ" Iya Thom, aku kecewa sama kamu, kamu ngga ada waktu buat aku. Selalu begitu pergi pagi pulang tengah malam, kan ada aku dirumah.Jika tahu seperti ini aku tidak datang kesini."Balasku dalam pesan.
βοΈ" Maaf ya Sayang nanti aku usahakan, biar ada waktu lebih bersama kamu." Balas Thomi.
βοΈ"Nggak usah Thom, aku kecewa, aku mau pulang saja."Balasku pada Thomi.
__ADS_1
Setelah selesai mengirim pesan pada Thomi, hp ku berbunyi tanda ada telepon masuk.Ternyata telepon dari Pak supir.
π"Halo Pak."Kataku saat menjawab telepon
π"Halo Dek, Aku dalam perjalanan menuju rumahmu."Kata Pak supir
π"Ia Pak, aku sudah siap."Jawabku.
π"Ok."Jawab Pak supir kemudian akhiri teleponnya.
Dengan cepat aku bergegas untuk menyiapkan beberapa barang bawaan agar tidak tertinggal, aku sangat senang untuk pulang ke desa, daripada di rumah mertuaku.
Perdebatan antara aku dan Thomi berlanjut dalam perjalanan aku pulang ke desa lewat SMS, kami saling bercekcok, hingga aku kecewa dan melarangnya untuk temui aku di desa.
βοΈ"Sudahlah Thom, aku kecewa sama kamu, tiap saat kamu tidak ada waktu untuk aku."Kataku dalam pesan
βοΈ"Kamu saja yang terlalu berlebihan."Balas Thomi.
βοΈ"kalau gitu, kamu ngga usah temui aku lagi."Balasku dengan suasana hati yang marah.
Next>>>>>>>>>>
Mohon dukungannya.
__ADS_1
Dengan tekan like, love/favorit, rate bintang lima, komentar dan vote untuk mendukung karya ini, agar penulis lebih bersemangat.
Terimakasih atas dukungan kalianβ€οΈ