JODOH DARI TUHAN

JODOH DARI TUHAN
Bab 37. Kembali ke tempat kerja


__ADS_3

Kunci bahagia dalam suatu hubungan adalah setia, dan saling percaya. Selalu jaga mata dan jaga hati untuk orang yang kita sayang.


Waktu liburan telah usai, dan aku harus kembali ke tempat kerja, dengan sangat sedih kami berpisah dan yang pastinya akan tersimpan banyak rindu diantara kami.


Seperti biasa, jadwal kapal yang akan berangkat ke tempat kerjaku, berangkatnya malam, jadi hari ini kami masih bisa jalan-jalan terlebih dahulu, sebelum aku ke pelabuhan.


Pagi itu kami berbincang-bincang sebelum aku bersiap untuk ke pelabuhan.


"Sayang sebentar malam kapal berangkat kan?"tanya Thomi padaku.


"Iya Thom, kenapa?" tanyaku, pura-pura ngga tahu.


"Sayang kok balik tanya sih, kan kamu mau berangkat."Jawab Thomi padaku, dengan wajah kesal kemudian terdiam.


"Iya Thom, aku akan berangkat malam ini."Kataku pada Thomi dengan suara pelan.


"Sayang aku pasti kangen kamu."Kata Thomi padaku.


"Iya Thom, aku juga pasti kangen sama kamu, tapi jika kamu kangen sama aku kan kamu bisa telepon aku."Kataku pada Thomi.


"Iya Sayang, tapi rasanya beda banget, makanya aku ingin peluk kamu."Kata Thomi kemudian memeluk aku.


"Eh. eh. ... Cukup ya, peluk-peluk ntar ada pikiran negatif lagi."Ucapku pada Thomi, sambil melepaskan pelukannya.


"Sayang, pikiran kamu jauh banget, aku nggak kepikiran samasekali kaya gitu." Kata Thomi padaku.


"Maaf Thom, aku hanya mengingatkan." Kataku, kemudian diam.


"Cieee ngambek nih, aku peluk lagi mau?"Kata Thomi sambil mengejek dan menggelitik, saat melihat wajahku mulai sedih.


"Ah, apaan sih, geli tahu."Kataku pada Thomi sambil menghindar darinya.


"Kamu ngambek ya, kamu ngambek kan."Kata Thomi padaku.


"Sudah Thom, cukup, geli ih."Kataku pada Thomi.


"Sayang lebih baik sekarang kamu beres-beres, paking barang-barang kamu, terus mandi kita berangkat, nanti kita makan siangnya disana saja."Kata Thomi padaku.


"Siap dilaksanakan bos, aku mandi ya."Jawabku pada Thomi, kemudian bergegas mandi.


Setelah selesai mandi dan bersiap-siap, sambil menunggu Thomi, aku mengecek kembali barang-barang aku jangan sampai ada yang ketinggalan.


Kemudian aku menunggu Thomi di teras, untuk kami berangkat.


"Sayang ayo kita berangkat." Kata Thomi padaku, sambil berdiri di depan pintu.


"Iya Thom, aku datang." Jawabku, kemudian melangkah menuju arah kamar.

__ADS_1


"Tas kamu yang akan dibawa taruh diluar."Kata Thomi.


"Iya Thom."Jawabku singkat.


"Sayang sini." Ucap Thomi padaku.


"Sebelum berangkat peluk dulu, kamu disana baik-baik ya, liburan nanti kita ketemu lagi." Kata Thomi, kemudian mencium kepalaku.


"Iya Thom, kamu juga baik-baik disana, aku akan selalu merindukan kamu." Kataku pada Thomi.


"Jika perlu apa-apa hubungi aku, jangan meminta bantuan pada orang lain yang kamu tidak kenal ya, karena kejahatan bisa terjadi jika ada kesempatan."Pesan Thomi padaku, sebelum kami berjalan keluar kamar.


"Ayo Thom, kita berangkat."Ucapku sambil memegang helm, dan membawa tas kecilku.


"Tas sudah, helm, masker, payung, semuanya sudah siap, ayo kita berangkat."Kata Thomi, mengecek barang sebelum berangkat.


Satu jam berlalu dan kami tiba di kota, kemudian kami menuju pelabuhan, untuk membeli tiket. Setelah itu kami berkeliling untuk mencari makan.


"Sayang kita beli tiket kamu duluan ya, setelah itu kita jalan-jalan dan makan."Kata Thomi sebelum masuk ke tempat parkiran motor.


"Iya Thom, terserah kamu saja."Kataku pada Thomi.


"Sayang apa kamu akan ikut bersamaku untuk membeli tiket?"tanya Thomi padaku sebelum masuk untuk membeli tiket.


"Ngga perlu Sayang kamu saja, ini KTP aku."Jawabku pada Thomi, sambil menyerahkan KTP aku untuknya.


Kali ini aku menunggu Thomi di tempat parkiran motor, lima belas menit kemudian, Thomi datang menghampiri aku, dengan membawa tiketnya.


"Thom, kamu dapat tiketnya."tanyaku pada Thomi, saat melihat dia datang menghampiri aku.


"Iya Sayang, pastinya. Ini KTP dan tiketnya, simpan baik-baik agar aman."Jawab Thomi sambil menyerahkan selembar tiket dan KTP padaku.


"Ok Thom."Jawabku sambil menerima KTP dan tiketnya.


"Sayang kita jalan-jalan yuk, sekalian cari makan."Kata Thomi padaku, sebelum jalan.


"Iya Thom."Jawabku singkat.


Kami meninggalkan parkiran itu, dan menyusuri jalan, di dalam perjalanan terlihat olehku dari kaca spion senyum di wajah Thomi, saat aku memeluk pinggangnya.


Sesekali dia memegang tanganku, dan mengajak aku bercerita.


"Sayang kita makan ya."Kata Thomi padaku.


"Iya Thom, itu ada warung makan di depan." Jawabku pada Thomi.


"Iya Sayang kita makan disini saja."Kata Thomi.

__ADS_1


Setelah memarkirkan motor di parkiran kami menuju warung untuk makan, dan setelah itu kami kembali ke pelabuhan, karena hari semakin sore dan waktunya kapal untuk berangkat.


"Sayang setelah selesai makan kita langsung ke pelabuhan ya, soalnya sudah sore takutnya kamu ketinggalan kapal."Kata Thomi padaku.


"Iya Thom."Jawabku singkat.


Dengan cepat aku menghabiskan makananku dari piring kemudian beristirahat sebentar, untuk melanjutkan perjalanan.


"Thom, ayo kita jalan."Kataku pada Thomi.


"Iya sebentar aku bayar makanannya dulu."Kata Thomi.


Setelah selesai bayar makanan, kami berangkat menuju pelabuhan dengan cepat, karena sudah waktunya kapal berangkat.


"Sayang ayo buruan kita masuk, kapal akan berangkat.


"Iya Thom."Jawabku singkat kemudian mengikuti langkah Thomi dengan cepat.


Setibanya kami di kapal, terlihat orang sangat banyak, sedang naik ke kapal.


"Sayang aku ngga bisa mengantarmu sampai ke dalam, karena banyak orang, aku disini saja kamu naik ke kapal ya." Kata Thomi padaku.


"Iya Thom."Jawabku


"Sampai di dalam kabari aku ya, bye Sayang."Kata Thomi.


"Iya Thom." Jawabku kemudian melangkah menuju tangga naik ke kapal.


Setibanya aku di tempat tidurku, aku menghubungi Thomi lewat pesan.


"Thom aku sudah di tempat tidurku, kamu masih di pelabuhan?"tanyaku lewat pesan.


"Iya Sayang, kalau gitu aku balik ke kost ya."balas Thomi padaku.


"Iya Thom."Balasku.


Malam itu aku tertidur pulas, saat aku terbangun ternyata sudah pagi dan aku sudah di pelabuhan tempat kerja aku.


Setelah turun dari kapal, aku menggunakan jasa ojek untuk mengantarku ke rumah Kak Alen.


Next.....


Mohon dukungannya.


Dengan tekan like, love/favorit, rate bintang lima, komentar dan vote untuk mendukung karya ini, agar penulis lebih bersemangat.


Terimakasih atas dukungan kalian❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2