JODOH DARI TUHAN

JODOH DARI TUHAN
Bab 44. Pulang ke desa


__ADS_3

Kembali pulang adalah keputusan yang tepat saat ada masalah yang membuat perasaan kita tidak nyaman.


"Kamu ngga usah kerja disana lagi Sayang, aku pikir untuk kedepan gaji aku cukup untuk kita." Kata Thomi padaku dengan wajah serius.


"Maksud kamu apa Thom?" tanyaku pada Thomi.


"Aku pikir ini jalan terbaik juga untuk kita, dan aku sudah saatnya bertemu orangtua kamu dan memberitahu hubungan kita."Jawab Thomi padaku.


"Iya Thom, kamu serius dan sadarkan saat ucapkan ini padaku?"tanyaku pada Thomi.


"Aku serius Sayang, jangan takut aku selalu ada untuk kamu, kita akan bersama selamanya, tunggu waktu yang tepat dan kita akan menikah." Jawab Thomi padaku dengan wajah serius.


"Iya Thom, nanti kita pulang bersama ya."Kataku pada Thomi.


"Iya Sayang, kamu tenang saja ada aku bersamamu." Jawab Thomi, sambil memeluk aku.


"Thom, kamu nggak kerja?"tanyaku pada Thomi.


"Kerja Sayang, tapi dua hari ini di kantor jadwal belum teratur makanya, aku datang temui kamu."Jawab Thomi padaku.


"Iya Thom, besok kita pulang ke desa bersama ya." Ucapku pada Thomi sebelum tidur.


"Iya Sayang, kita pulang bersama besok." Kata Thomi padaku.


"Tidurlah, besok pagi kita berangkat setelah selesai sarapan." Kata Thomi.


Aku terbangun dari tidurku, saat aku mendengar kicauan burung, ternyata sudah pagi, aku keluar dari kamar dan melihat sekeliling halaman cuacanya sangat cerah.


"Wow, cuaca hari ini sangat cerah, semoga siang nanti tidak ada hujan." Ucapku dalam hati.

__ADS_1


Aku menuju ke kamar mandi untuk mandi, kata Thomi, lebih bagus jika mandi pagi-pagi sebelum Anak kost yang lain bangun dan akan terjadi antrian untuk mandi.


Setelah selesai mandi aku kembali ke kamar, ternyata Thomi masih tertidur, aku membangunkan dia, agar bersiap-siap untuk berangkat.


"Thom, bangun .. Thom bangun ..."Ucapku sambil menepuk pipinya.


"Ha, ada apa Sayang?"tanya Thomi dengan wajah panik dan terkejut.


"Bangun sudah pagi, katanya kita akan pulang pagi ini?"Jawabku, kemudian bertanya.


"Iya Sayang, kamu sudah selesai mandi?"Jawab Thomi, lalu bertanya saat melihat aku berdandan.


"Iya." Jawabku singkat.


"Bagus, kalau begitu, aku siap-siap dan kita sarapan." Kata Thomi, sambil berjalan menuju kamar mandi.


Sambil menunggu Thomi siap-siap, aku merapihkan beberapa barang aku, agar tidak ada yang ketinggalan, setelah kami berangkat.


Aku menyiapkan sarapan untuk kami, yang semalam sudah kami beli, sarapan kami sederhana saja, makan roti dan minum susu, itu kebiasaan kami jika sedang bersama.


"Thom, sarapan yuk, sudah aku siapkan dan selagi masih hangat." Ucapku mengajak Thomi untuk sarapan, setelah dia selesai mandi dan bersiap.


"Iya Sayang, terimakasih ya." Jawab Thomi padaku, sambil meneguk segelas susu hangat.


"Sayang, kamu sudah selesai beres-bereskan?"tanya Thomi padaku.


"Iya, sudah selesai dan siap untuk berangkat." Jawabku pada Thomi.


"Oh iya, jangan lupa membawa cemilan dan beberapa roti, untuk kita makan saat beristirahat di jalan." Kata Thomi padaku.

__ADS_1


"Iya Thom." Jawabku singkat.


Setelah selesai sarapan dan bereskan perkakas, aku dan Thomi berangkat menuju pelabuhan penyebrangan untuk tiba di desa.


"Sayang jangan lupa jaket, helm, dan masker." Kata Thomi mengecek, persiapan aku.


"Siap Thom." Jawabku singkat.


Motor itu melaju dan dalam beberapa jam kami tiba di pelabuhan penyebrangan, aku menunggu Thomi membeli tiket, dan kami masuk pada antrian motor, terlihat sangat banyak sekali motor yang sedang mengantri untuk naik fery penyebrangan.


"Sayang kamu tunggu sebentar ya, aku akan membeli tiket."Kata Thomi padaku, saat kami tiba di pelabuhan.


"Iya Thom." Jawabku singkat.


Setelah selesai pembelian tiket, dan menunggu antrian, akhirnya kami naik ke dalam fery yang siap untuk menyeberang.


"Sayang kamu duluan naik ke atas dan memilih tempat duduk untuk kita."Kata Thomi padaku.


"Iya Thom." Jawabku kemudian melangkah mengikuti saran dari Thomi.


Butuh waktu dua jam untuk kami tiba di pulau seram dan melanjutkan perjalanan ke desa. Saat fery tiba di pelabuhan, dan semua penumpang turun, termasuk kami, selanjutnya kami melanjutkan perjalanan ke desa.


Next>>>>>>>>>>


Mohon dukungannya.


Dengan tekan like, love/favorit, rate bintang lima, komentar dan vote untuk mendukung karya ini, agar penulis lebih bersemangat.


Terimakasih atas dukungan kalian❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2