
Harapan setiap menantu adalah mendapat perhatian yang baik, dan mendapat kenyamanan di rumah mertua.
Jika kita merasa nyaman di suatu tempat pastinya kita ingin untuk berlama-lama berada di sana, tapi jika sebaliknya tempat itu tidak memberikan kita kenyamanan, maka kita akan tinggalkan tempat tersebut.
Kondisi rumah mertuaku yang selalu dengan keributan membuat aku tidak merasa nyaman tinggal di sana. ditambah lagi dengan kejadian waktu Ayah Mertua memarahi aku, aku senang karena di bela suamiku, tapi tetap saja aku tidak merasa nyaman tinggal di rumah itu.
Pagi itu aku sangat kecapean dan mungkin karena pembawaan hamil, jadi aku maunya tidur terus di pagi hari. Ibu mertuaku sudah bersiap untuk berangkat kerja, dan Ibu mertua memberikan beberapa tugas untuk aku, karena aku ada dirumah.
"Ela, jika bangun, tolong masak sayur dan ikan ya, untuk makan siang kita nanti, Ibu tidak sempat masak karena Ibu hampir terlambat ke tempat kerja(sekolah)."Kata Ibu mertua berpesan padaku.
"Iya Buk."Jawabku singkat sambil berdiri di depan pintu kamar.
Setelah memberitahukan pesan padaku, Ibu mertua langsung berangkat ke tempat kerja, aku kembali lanjut tidur di kamar, karena suamiku belum berangkat ke tempat kerjanya.
Aku masuk ke kamar dan Thomi berpesan padaku agar hati-hati dalam bekerja, jika kecapean beristirahatlah.
"Sayang, jika kamu tidak bisa bekerja di dapur dan ingin tidur, ngga apa-apa nanti aku yang beritahu Ibu."Kata Thomi padaku dengan suara pelan sambil mengetik pekerjaan kantor.
"Iya Thom, nanti aku coba, dengan hati-hati."Jawabku dengan pelan.
"Kamu ke kantor jam berapa Thom?"tanyaku pada Thomi dengan suara pelan sambil main hp.
"Sebentar lagi Sayang, aku selesaikan pekerjaanku dirumah, dan di kantor nanti aku tinggal kerjakan pekerjaan yang lain."Jawab Thomi padaku sambil mengetik.
"Kenapa tidak memberitahu aku, agar aku bisa membantu kamu Thom."Kataku pada Thomi.
"Ngga usah Sayang, ini juga sudah selesai kok."Jawab Thomi padaku sambil mengetik.
__ADS_1
"Yah sudah, kalau gitu aku buatkan sarapan buat kamu ya."Kataku pada Thomi.
"Ngga usah Sayang, biar nanti aku saja."Kata thomi padaku.
"Iya sudah, kalau begitu aku tidur ya."Jawabku pada Thomi.
Setelah satu jam aku ketiduran, aku bangun dan Thomi tidak ada lagi di kamar, aku bangun dan bergegas ke dapur untuk memasak dengan cepat.
Aku mengeluarkan ikan dan sayur, untuk di bersihkan, dan menyiapkan bumbu untuk masak, karena aku seorang diri dirumah, maka aku bebas masak apa saja.
Satu jam berlalu dan aku sudah selesai masak, kemudian aku memberitahu Thomi jika aku akan pulang ke kampung.
✉️" Thom, hari ini aku pulang ya ke kampung."Kataku dalam pesan yang di kirim untuk Thomi.
✉️" Kenapa Sayang? kamu sudah selesai masak?"tanya Thomi padaku dalam pesan.
✉️" Iya sudah Sayang jika itu mau kamu, aku tidak bisa melarang."Balas Thomi padaku.
✉️" Iya sudah, aku siap-siap ya."Balasku pada Thomi.
✉️" Iya Sayang."Balas Thomi singkat.
Aku sangat senang karena akan pulang, inilah waktu yang tepat, karena aku tidak ingin tinggal di tempat yang aku tidak merasa nyaman. Dengan cepat aku mandi kemudian ganti baju lalu berdandan, aku juga tidak lupa paking barang-barang untuk di bawa pulang.
Setelah selesai aku menghubungi supir angkot yang sudah biasa aku ikut, dari kampung ke kota, dan supir setuju untuk menjemput aku dirumah.
Tut.. Tut. Tut.
__ADS_1
"Halo selamat siang Pak."Ucapku setelah telepon aku tersambung.
"Iya selamat siang Ela, ada yang bisa di bantu."tanya Pak Supir padaku.
"Begini Pak, aku mau pulang ke kampung, Bapak bisa ngga jemput aku dirumah?"tanyaku pada Pak supir.
"Bisa Ela, kamu tunggu saja dirumah nanti di jemput."Jawab Pak supir.
"Iya Pak terimakasih sebelumnya Pak."Jawabku.
Aku berbaring di tempat tidur sambil menunggu angkot yang akan menjemput aku.
Dua jam kemudian dan aku mendengar Klakson mobil angkot yang berbunyi di depan rumahku, dengan cepat aku bangun dan keluar dari rumah menuju pintu angkot untuk masuk duduk.
Tidak lupa juga aku memberitahu Thomi, jika aku sudah di jemput angkot di depan rumah.
✉️"Thom, aku sudah berangkat, angkot dari kampung jemput aku dirumah."Kataku dalam pesan yang kirim.
✉️"Iya Sayang, kamu hati-hati jangan lupa jika sudah tiba, kamu beritahu aku."Balas Thomi padaku.
✉️"Iya Thom."Balasku singkat.
Next>>>>>>>>>>
Mohon dukungannya.
Dengan tekan like, love/favorit, rate bintang lima, komentar dan vote untuk mendukung karya ini, agar penulis lebih bersemangat.
__ADS_1
Terimakasih atas dukungan kalian❤️❤️