JODOH DARI TUHAN

JODOH DARI TUHAN
Bab 35. Ulang tahun


__ADS_3

Ada rasa senang, bahagia saat merayakan uang tahun bersama.Tentunya ini rasa yang sangat berbeda, apalagi bersama orang yang sangat menyayangimu.


Setelah pulang dari desa, kami hanya sendirian berdua di kost, Karena Fian memilih untuk pulang bersama orangtuanya ke Masohi.


Sore itu, sambil menikmati cemilan, kami berencana untuk mulai hidup hemat, dengan memasak sendiri di kost, karena selama seminggu ini kami selalu boros.


"Sayang keuangan kita kan sudah menipis, bagaimana jika kita masak dirumah saja, nggak usah beli makanan diluar ya?"tanya Thomi padaku.


"Iya Thom, terserah kamu saja, lagian aku ingin mencicipi masakan kamu, katanya kamu jago masak ikan kuah kuning ya."Jawabku pada Thomi, sambil tersenyum.


"Ngga Sayang, biasa aja, seperti yang lain."Kata Thomi.


"Bohong lagi kamu Thom, ngga pernah jujur sama aku."Kataku pada Thomi.


"Sayang, kalau gitu aku bersihkan kompor, kamu bantu aku bersihkan perkakas yang lain ya."Ucap Thomi padaku.


"Iya Thom, ayo kita bergegas."Jawabku pada Thomi.


Setelah selesai beres-beres dan merapihkan dapur, kami beristirahat sejenak, kemudian bersiap untuk ke pasar belanja bahan makanan.


"Sayang kamu rencana mau beli apa saja di pasar?"tanya Thomi padaku sambil nonton tv.


"Banyak Thom, tapi karena di kulkas masih ada stok bumbu, jadi aku hnya ingin membeli, sayur bayam, ikan asin, sayur kol, timun, sama kentang, oh iya beras juga."Jawabku pada Thomi.


"Okelah Sayang, aku ikuti mau kamu saja."Kata Thomi.


"Ayo bersiap dan kita berangkat." Kataku pada Thomi.


"Kamu duluan Sayang."kata Thomi padaku.


"Baiklah."Jawabku singkat.


Dengan cepat aku bergegas untuk mandi, setelah itu aku berdandan rapi sambil menunggu Thomi bersiap-siap, untuk kami ke pasar.


Kebetulan Eko menitipkan motornya di kost, sebelum dia pulang ke desa, jadi kami bisa menggunakan motornya.


"Sayang ayo kita jalan, helm, dan masker kamu jangan sampai ketinggalan."Kata Thomi padaku.


"Iya Thom siap."Jawabku.


Kebiasaan Thomi sejak aku ketemu dia kemana-mana selalu menggunakan masker, jauh sebelum virus corona. Awalnya aku penasaran kenapa dia betah pakai masker.


Ternyata memang kebiasaan Thomi, karena ditempat kerjanya yang dulu, banyak debu jadi jika tidak menggunakan masker, maka bersiaplah untuk batuk.


"Thom, kamu betah ya pakai masker?" tanyaku pada Thomi.

__ADS_1


"Iya Sayang sudah menjadi kebiasaan aku dari tempat kerjaku yang dulu, makanya terbiasa sampe sekarang."Jawab Thomi.


Setelah kami tiba di pasar, aku bergegas dengan cepat untuk belanja, karena hari semakin sore, aku dan Thomi membagi tugas belanja.


"Sayang hari semakin sore, sebaiknya kita bagi tugas belanja ya, biar cepat."Kata Thomi padaku.


"Iya Thom, kalau begitu, kamu yang beli ikan, sama kol, juga kentang ya." Jawabku pada Thomi.


"Iya Sayang ayo kita jalan."Jawab Thomi padaku, setelah selesai parkir motor di parkiran.


Dengan cepat kami berbelanja, dan kami kembali bertemu di parkiran motor, kemudian mengecek belanjaan masing-masing.


"Gimana Thom, kamu dapat belanjaannya kan?"tanyaku pada Thomi.


"Iya dong Sayang, lengkap."Jawab Thomi.


"Kamu sendiri gimana, lengkap kan?"tanya Thomi padaku.


"Iya Thom, lengkap, sekarang ayo kita pulang."Jawabku pada Thomi sambil berdiri mengecek belanjaan.


"Ayo kita pulang Sayang, nih helm kamu di pake."Kata Thomi sambil menyerahkan helm padaku.


"Iya Thom."Jawabku singkat.


"Akhirnya tiba juga di kost, aku masak sayur sama ikan ya, Thom kamu bantu aku masak nasi ya."Kataku pada Thomi.


"Iya Sayang, siap dilaksanakan."Jawab Thomi sambil tersenyum.


Hari semakin sore, setelah aku selesai masak, aku mengajak Thomi untuk makan tapi, kata Thomi dia akan keluar sebentar.


"Thom, ayo makan, nanti makanannya dingin loh."Ucapku pada Thomi.


"Iya Sayang, kamu kalau lapar makan duluan saja, aku mau keluar sebentar."Jawab Thomi padaku.


"Kemana Thom? jangan lama-lama aku sendirian nih."tanyaku pada Thomi.


"Ngga Sayang cuma di depan."Jawab Thomi


"Okelah."Jawabku.


Sambil menunggu Thomi balik, aku mandi dan merapihkan pakaian kami, setelah itu aku nonton tv.


Dua puluh menit berlalu dan terdengar bunyi motor yang masuk ke halaman kost, kemudian terdengar langkah kaki naik tangga.


Sekarang sudah jam delapan malam, Thomi tiba dengan membawa plastik hitam.

__ADS_1


"Hei, Thom kamu darimana aja sih, lama tahu?" tanyaku pada Thomi dengan kesal.


"Ngga cuma di depan Sayang, ayo kita makan aku sudah lapar nih."Jawab Thomi padaku.


"Baiklah, aku siapkan ya."Kataku.


Setelah selesai menyiapkan makan malam, Thomi memintaku untuk mengambil bungkusan plastik hitam yang dia bawa.


"Sayang sebelum makan aku minta tolong ambilkan plastik hitam yang aku bawa tadi kesini."Ucap Thomi padaku.


"Ih Thomi nyebelin banget deh, katanya mau makan."Kataku pada Thomi.


"Tolong lah Sayang."Kata Thomi sambil tersenyum.


"Ini barang kamu."Kataku sambil menyerahkan bungkusan plastik hitam itu pada Thomi.


"Duduk dulu Sayang, terus bantu aku membukanya."Kata Thomi.


"Thom, kalau begini kapan kita makan?"tanyaku pada Thomi dengan kesal.


"Tenang Sayang setelah dibuka baru kita makan."Kata Thomi sambil tersenyum.


"Iya sudah aku buka ya."Kataku.


"Iya Sayang."Kata Thomi sambil tersenyum.


Setelah aku buka bungkusan itu ternyata, sebuah kue ulang tahun dengan tulisan happy birthday Sayang. I Love you.


"Selamat ulang tahun Sayang, ayo lilinnya di nyalakan."Kata Thomi padaku.


"Thom, terimakasih ya, aku ngga nyangka loh, kamu ingat ulang tahunku, tadinya aku kesal karena aku pikir kamu ngga ingat sama ulang tahun aku, dan kamu biarkan aku sendiri disini." Kataku pada Thomi.


"Sudah jangan diingat nanti sedih, sekarang berdoa, setelah itu tiup lilinnya.


"Iya Thom, terimakasih ya aku bahagia banget hari ini."Kataku pada Thomi.


Setelah selesai Doa, dan tiup lilin kami memotong kue bersama dan saling menyuapi kue ulang tahun, aku juga mendapatkan sebuah ciuman dari Thomi di dahi.


Next......


Mohon dukungannya.


Dengan tekan like, love/favorit, rate bintang lima, komentar, dan vote nya untuk mendukung karya ini, agar penulis semakin bersemangat.


Terimakasih atas dukungan kalian.❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2