
Pertemuan singkat, dan akan menjadi keluarga, semua itu bisa saja terjadi tapi kadang juga tidak.
Pagi itu, setelah kami selesai sarapan, dan sedang duduk di teras tiba-tiba datanglah Adik Thomi, dan menghampiri kami.
"Thom hari kamu nggak ikut kerja sama kita?" tanya Eko pada Thomi, kemudian masuk ke dalam kamar kost
"Thom, kamu ada kerja ya?" tanyaku pada Thomi
"Kenapa kamu nggak bilang sama aku?"
"Nggak El, kita baru kerja hari ini, tapi biarkan mereka duluan nanti aku menyusul." Jawab Thomi padaku
"Eko, hari ini ada siapa saja di tempat kerja?" tanya Thomi pada Eko
"Aku, Vian, Ardi dan Yance beserta tukang bangunannya." Jawab Eko pada Thomi.
"Kalau begitu kamu duluan saja bersama mereka, setelah itu kamu balik ke sini jemput aku." Kata Thomi pada Eko
"Iya Thom." Jawab Eko, kemudian bergegas.
Tut ..... Tut ..... Tut. ..... Tanda ada panggilan masuk.
"Sayang ada telepon dari Ibu kamu." Ucap Thomi padaku, karena dia sedang memegang hp aku.
"Iya Thom." Jawabku sambil menerima hp dari tangan Thomi.
"Halo." Ucapku setelah menjawab telepon
"El, kamu dimana? Ayah sementara di suli ( nama salah satu kampung yang berada di pinggiran kota Ambon) ." tanya Ayah padaku
"Bisa Ayah, kebetulan aku juga berada di Ambon, nanti aku menyusul Ayah." Jawabku pada Ayahku.
"Sudah dulu ya El." Kata Ayahku kemudian mengakhiri teleponnya.
"Thom, Ayah baru saja menelpon aku dan meminta aku temui dia di suli." Ucapku pada Thomi.
"Iya boleh, kamu tahu kan daerahnya?" tanya Thomi padaku
"Nggak tahu Thom." Jawabku, sambil berdiri menatap Thomi.
"Yah sudah, kalau begitu kamu siap-siap setelah Eko datang, aku antar kamu ketemu Ayahmu." Kata Thomi padaku, sambil menatapku.
__ADS_1
"Ok, aku siap-siap dulu ya, mau nyuci baju sekalian mandi." Kataku pada Thomi
"Iya Sayang." Jawab Thomi singkat
Aku bergegas ke kamar mandi, sebelum mandi aku mencuci pakaian aku dan Thomi, setelah selesai menjemur cucian tiba-tiba terdengar bunyi motor, Eko sudah datang untuk jemput Thomi ke tempat kerja.
"El, Thomi dimana?" tanya Eko padaku.
"Masih di kamar." Jawabku singkat
"Thom, ayo kita Jalan." teriak Eko pada Thomi
Thomi bergegas turun dari kamar dan berjalan menuju aku, dan berkata padaku
"El, kamu siap-siap ya, nanti aku balik dan mengantarmu." Kata Thomi padaku.
"Iya Thom, ini aku mau mandi, sudah selesai cuci baju." Jawabku pada Thomi.
Setelah Thomi berangkat bersama Adiknya, aku bergegas mandi dan bersiap-siap menunggunya kembali untuk mengantar aku.
Terdengar bunyi motor yang masuk ke halaman kost, aku semakin mempercepat dandanan aku.
"Sayang sudah siap?" tanya Thomi padaku, sambil berdiri di depan pintu.
"Buruan Sayang, kasihan Ayah pasti menunggu kamu disana." Kata Thomi padaku.
"Thom ada cucian kita di tempat jemuran, kamu jangan lupa ya, jika aku pulang terlambat kamu jangan lupa mengangkat jemuran kita." Kataku pada Thomi.
"Iya Sayang, kamu bawa tas juga payung untuk jaga-jaga kalau hujan." Kata Thomi padaku
"Iya Sayang, ayo kita berangkat." Kataku pada Thomi
"Iya Sayang, kamu cantik banget hari ini, wangi lagi." Kata Thomi padaku.
"Lebay deh Thom." kataku sambil tertawa.
"Ayo Sayang, cup, cup. Kamu hati-hati disana ya." Kata Thomi padaku, setelah mencium kepalaku.
"Iya Thom, kamu juga hati-hati saat bekerja." Jawabku pada Thomi, kemudian kami jalan turun dari tangga menuju motor.
"Iya Sayang." Jawab Thomi.
__ADS_1
Kami melanjutkan perjalanan kami bersama dengan senang. Hampir 1jam sudah perjalanan kami, akhirnya kami tiba di Kampung Suli dan bertemu dengan Ayahku.
"Sayang coba kamu telepon dan tanya dimana posisi Ayah sekarang, agar memudahkan kita untuk bertemu dengan Ayah."Kata Thomi padaku
"Iya Thom, akan aku hubungi." Jawab aku, kemudian mengambil hp dari tasku.
" Tut. Tut. Tut.
Terdengar panggilan teleponnya tersambung.
"Halo, bagaimana Nak?" tanya Ayah padaku.
"Posisi Ayah sekarang dimana?" tanyaku pada Ayah.
"Ayah berdiri di depan sebuah toko, samping kanan jalan." Kata Ayah padaku.
Setelah mencari, beberapa menit dan akhirnya kami bertemu dengan Ayah.
"Thom itu Ayahku, disana." Ucapku pada Thomi.
"Ok. kita ke sana sekarang ya." Kata Thomi sambil memutar motor dan melaju menuju ke arah Ayahku yang sedang berdiri.
"Ayah, Sendirian ya?" tanyaku setelah tiba di depan Ayah.
"Iya El, Ayah sendiri." Jawab Ayah padaku.
"Hai Om." Kata Thomi pada Ayah.
"Hai juga Nak." Jawab Ayah pada Thomi.
"Aku Thomi." Kata Thomi sambil memberikan tangan pada Ayah untuk bersalaman.
"Ayahnya El." Kata Ayah sambil berjabat tangan dengan Thomi.
"El, aku balik ya." Kata Thomi padaku.
"Oh iya sudah, boleh, hati-hati di jalan ya." Jawabku, kemudian memperingatinya.
Next>>>>>>>>
Mohon dukungannya.......
__ADS_1
Dengan tekan like, love/ favorit, rate bintang lima, komentar, dan vote nya untuk mendukung karya ini, agar penulis lebih bersemangat.
Atas dukungan kalian, penulis ucapkan banyak terimakasih ❤️.