
Kembali bukan untuk mengejar cintamu, tetapi aku kembali untuk melupakanmu.
Setiap malam aku menangis jika mengingat kata- kata yang di ucapkan Edi padaku. Air mata ini tidak berhenti menetes hingga aku tertidur.
"Jika semua yang terjadi ini adalah kehendak Tuhan, aku percaya ini yang terbaik." Kataku dalam hati, sambil menghapus air mataku.
Pagi itu Kakakku sudah berangkat ke kantor lebih awal.
"Dek, Kakak duluan ya. Hari ini tidak bisa telat soalnya ada tamu dari pusat yang datang ke kantor kami." Kata Kak Alen sambil berjalan menuju ke sebuah motor yang berada di teras depan rumah.
"Iya Kak, nanti aku naik ojek saja ke sekolah." jawabku pada Kak Alen sambil merapihkan rambutku.
Sebelum berangkat ke sekolah aku memberitahu Ibuku.
"Buk, aku akan berangkat ke Ambon setelah jam sekolah, aku tidak kerumah lagi, aku langsung ke pelabuhan." Kataku pada Ibuku sambil berdiri di dekat pintu.
"Kamu kenapa harus berangkat?" tanya Ibu padaku merasa heran.
"Aku ada urusan Buk." Jawabku kemudian melangkah keluar menuju jalan setapak.
Aku melangkah menyusuri jalan utama, dengan penuh kesedihan, tapi aku tidak ingin menunjukkan kesedihanku pada orang. Aku berusaha memberikan senyum kepada setiap orang yang aku temui dijalan.
"Selamat pagi Pak." Ucapku pada Bapak Edy yang sedang duduk sambil minum kopi di meja piket.
"Pagi juga Nona." Balas Pak Edy padaku.
"Selamat pagi Ibu El." Ucap beberapa Anak sekolah padaku.
"Iya, selamat pagi juga untuk kalian." Ucapku membalas Anak-anak itu.
__ADS_1
Aku melangkah menuju ke meja Pak Edy kemudian aku menyampaikan maksudku pada Pak Edy.
" Pak aku mau minta izin untuk pulang ke Ambon beberapa hari, ada urusan yang mendadak Pak." Kataku dengan suara pelan sambil menatap Pak Edy yang sedang memeriksa buku daftar Siswa baru dengan wajah penuh harap.
"Boleh, tapi Kakak jangan lama-lama disana." Kata Pak Edy sambil melihat padaku.
"Baik Pak, terimakasih banyak Pak, aku permisi Pak." Jawabku dengan penuh semangat.
Setelah mendapatkan izin dari Pak Edy, aku langsung berjalan keluar dari sekolah kemudian menuju ke pelabuhan yang tidak jauh dari lingkungan sekolah tempat kerjaku.
Hari itu di pelabuhan hanya terlihat sebuah kapal kecil yang sedang berlabuh.
Setelah aku membeli tiket kapal aku duduk di ruang tunggu sambil menunggu waktu untuk masuk ke kapal.
"Permisi Ibu, boleh saya memeriksa tiketnya." Kata salah seorang Petugas Pelayaran yang bertugas untuk mengecek tiket penumpang.
"Ini Buk, tiket-ku." Kataku sambil menyerahkan tiket-ku untuk diperiksa.
"Baik, terimakasih." Jawab Petugas itu padaku.
"Ini Buk, tiket Anda sudah selesai Saya periksa." Kata Petugas itu sambil menyerahkan tiket-ku.
"Baiklah Pak terimakasih." Jawabku sambil menerima tiket-ku dari tangan Petugas itu.
Setelah selesai pemeriksaan di ruang tunggu,
"Semua penumpang di perbolehkan untuk berjalan menuju kapal." Kata salah seorang Petugas, sambil membuka pintu ruang tunggu, untuk kami lewati.
Saat aku tiba di kapal itu, Aku menuju tempat duduk sesuai dengan nomor tempat duduk yang tertulis di dalam tiket itu.
__ADS_1
Saat aku temui tempat duduk dan aku beristirahat sambil melihat pesan dari Edi, tiba-tiba.
"Permisi Dek." Kata seorang Bapak separuh baya padaku.
"Iya Pak, silahkan." Jawabku dengan cepat sambil berdiri dan memberi jalan agar Bapak itu bisa lewat.
"Maaf ya, mengganggu." Tidak apa-apa Pak, jawabku sambil berdiri.
"Ternyata tempat duduk Bapak itu disebelah aku." Ucapku dalam hati kemudian kembali duduk dengan tenang.
"Edi, kamu jangan bohong ya, Aku sekarang sudah berada di dalam kapal." Kataku pada Edi melalui via sms.
"Baiklah Aku akan beritahu Ibuku kemudian Aku menyusul kamu." Balas Edi padaku.
"Nanti Aku tunggu kamu dimana Edi?" tanyaku pada Edi.
"Tunggu Aku di penginapan biasa tempat kita menginap dahulu." Balas Edi padaku.
Setelah selesai mengirimkan pesan jaringan sinyal hp terputus hingga Aku tidak bisa lagi mengirim pesan atau menelpon Edi.
Dan Aku memilih untuk tiduran sambil menikmati gelombang laut dan dingin karena tiupan angin.
Next.....
Mohon dukungannya.
Dengan tekan like, love/favorit, rate bintang lima, komentar, dan vote nya untuk mendukung karya ini, agar penulis lebih bersemangat.
Terimakasih atas dukungannya.❤️❤️❤️❤️
__ADS_1