JODOH DARI TUHAN

JODOH DARI TUHAN
Bab 38. Pindah posisi kerja


__ADS_3

Orang yang setia, sabar, dan tekun dengan pekerjaannya, akan mendapatkan apa yang diinginkannya. Kerja keras dan setia dengan pekerjaan yang kita miliki, membuahkan hasil yang sangat baik.


Pagi itu aku tiba dirumah Kak Alen, tidak lupa juga aku memberitahu Thomi, jika aku sudah tiba dirumah agar dia tidak mencemaskan aku.


"Selamat pagi Thom, aku sudah tiba, dan sekarang sudah berada dirumah." Kataku dalam pesan yang dikirim untuk Thomi.


"Iya Sayang, syukurlah."Balas Thomi padaku.


"Thom kamu lagi ngapain?"tanyaku dalam pesan.


"Aku lagi siap-siap untuk kembali ke Masohi, soalnya aku besok masuk kantor."Balas Thomi.


"Oh iya, lanjutkan." Balasku.


Jam menunjukkan waktu sekarang adalah jam delapan lewat lima menit, dengan cepat aku bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah.


Hari pertama masuk sekolah di awal tahun yang baru, tentunya ada kerja bakti bersama, dan rapat dewan guru.


Setibanya aku di sekolah, terlihat sangat ramai dengan siswa yang berlalu lalang, di halaman sekolah, aku masuk ke halaman sekolah dan si sambut oleh beberapa siswa perempuan.


"Selamat pagi Ibu El."Ucap beberapa siswi yang berpapasan denganku.


"Iya selamat pagi juga untuk kalian."Jawabku pada mereka, kemudian melanjutkan langkahku menuju ruang guru.


"Selamat pagi Bapak."Ucapku pada Pak Edy yang sedang duduk di meja piket.


"Pagi juga Ibu El."Kata Pak Edy membalas ucapan aku.

__ADS_1


"Hari ini Ibu El, wajahnya kelihatan berseri, ada yang lagi senang nih." Kata Pak Edy mengejek aku.


"Ngga kok Pak."Jawabku singkat sambil tersenyum.


"Aku ke dalam ya Pak."Kataku, kemudian melangkah ke ruang guru.


"Iya Ibu El."Jawab Pak Edy.


Saat aku tiba di ruangan terlihat beberapa guru wanita sedang duduk sambil main hp, tidak lupa aku memberi salam pada mereka.


"Selamat pagi Ibu-ibu."Ucapku sambil melangkah ke meja kerjaku.


"Selamat pagi juga Ibu El."Jawab salah seorang Ibu padaku.


Beginilah keadaan dalam ruangan jika liburan, pastinya banyak debu dimana-mana, sambil duduk, aku membersihkan meja kerja dan komputer yang berada di meja kerjaku, sambil menunggu instruksi dari kepala sekolah.


"Selamat pagi Bapak, dan Ibu guru, selamat berjumpa kembali disini." Ucap Ibu kepala sekolah setelah masuk ruangan, kemudian duduk.


"Iya Ibu."Jawab kami beberapa guru membalas ucapan Ibu kepala sekolah.


"Ibu-ibu minggu ini kita kerja bakti bersama para siswa membersihkan ruang kelas, dan halaman depan kelas masing-masing, sudah banyak rumput dan debu dimana-mana." Kata Ibu kepala sekolah kepada kami semua.


"Iya Ibu." Jawab salah seorang Ibu.


"Nanti minggu depan baru kita mulai kegiatan belajar- mengajar." Kata Ibu kepala sekolah.


"Iya Ibu."Jawab kami.

__ADS_1


Hari semakin siang, cuaca juga semakin panas, sudah waktunya pulang sekolah, setelah bel selesai berbunyi, tandanya apel bersama di depan kantor, dan guru piket menyampaikan kepada para Siswa bahwa, besok kita kerja bakti bersama sampai hari jumat.


"Mohon perhatiannya, Anak-anak karena lingkungan sekolah kita ini masih terlihat kotor dan belum rapih, makanya minggu ini, kita bekerja sama untuk merapihkan sekolah kita agar terlihat bersih dan indah."Kata Guru piket pada para Siswa.


"Iya Bu." Jawab para Siswa.


"Jika sudah tahu pengumumannya, jangan lupa besok datang ke sekolah ya."Kata Guru piket.


"Iya Bu." Jawab para siswa dengan semangat.


"Sebelum pulang, kita doa bersama. ........ Doa selesai dan selamat pulang."Kata Guru piket.


Seminggu telah berlalu dan sekarang kami tiba di hari senin, hari pertama minggu yang baru, pagi ini kami ada rapat dewan guru bersama kepala sekolah untuk mendengarkan beberapa hal yang akan di sampaikan oleh Ibu kepala sekolah.


"Selamat pagi Bapak, dan Ibu Guru yang, apa kabar semuanya sehat?" Ucap Ibu kepala sekolah kepada kami dewan guru, kemudian bertanya kepada kami.


"Selamat pagi juga Ibu."Jawab beberapa Guru.


"Mohon maaf saya minta waktu Bapak, dan Ibu sebentar sebelum masuk ke kelas masing-masing, berhubung dengan guru kelas 2 yang sampai saat ini belum bisa hadir, maka saya memutuskan untuk, memberikan tanggung jawab untuk menjaga kelas sementara waktu, sambil menunggu Guru yang bersangkutan masuk sekolah. Saya sudah memutuskan Ibu El, sebagai Wali kelas sementara di kelas 2, bagaimana Ibu El, bias?" Kata Ibu kepala sekolah kepada kami, kemudian bertanya kepadaku.


"Iya Ibu."Jawabku singkat sambil mengangguk kepala.


Next..........


Mohon dukungannya.


Dengan tekan like, love/favorit, rate bintang lima, komentar dan vote untuk mendukung karya ini, agar penulis lebih bersemangat.

__ADS_1


Terimakasih atas dukungan kalian❤️❤️


__ADS_2