JODOH DARI TUHAN

JODOH DARI TUHAN
Bab 26. Bertemu Mantan


__ADS_3

Jika bertemu mantan, tetap bersikap tenang agar dia penasaran tentang kamu, apakah kamu sudah bahagia atau belum?


Selama berkomunikasi dengan Thomi aku sudah menceritakan semua tentang masa lalu aku, dan juga tentang mantan pacarku yang terakhir.


Thomi tidak mempermasalahkan hal itu, baginya semua orang punya masalah dan masa lalu masing-masing, dengan ceritanya masing-masing.


Sore itu Thomi mengajak aku ke sebuah Mol untuk belanja, sekalian kami makan malam disana.


"Sayang ayo bersiap-siap kita jalan-jalan yuk ke Mol." Ucap Thomi padaku


"Iya Thom, aku mandi dulu ya." Jawabku pada Thomi, kemudian berjalan menuju kamar mandi


Setelah selesai mandi aku kembali ke kamar untuk berdandan, dan merapikan rambut.


"Thom, sekarang giliran kamu mandi, ayo buruan." Ucapku pada Thomi


"Iya Sayang, aku akan mandi." Jawab Thomi sambil memperhatikan aku berdandan


"Sayang, rambutmu jangan diikat biarkan saja terurai, aku suka melihatnya." Kata Thomi


"Iya, tidak akan aku ikat rambutku, tapi kamu mandi Thom, kan kita mau pergi nanti kemalaman loh." Jawabku


"Iya Sayang aku mandi dulu ya." Kata Thomi, sambil berjalan menuju kamar mandi


"Jangan lama-lama ya." Ucapku sambil melihat Thomi menuju kamar mandi.


Hari semakin sore, dan ini waktu yang tepat untuk jalan-jalan. Karena siang hari cuaca sangatlah panas.


"Sayang kita ke Mol jalan kaki saja ya, tidak jauh kok, dari kosan kita." Ucap Thomi padaku


"Okelah, tidak masalah." Jawabku


"Kamu sudah siap Sayang?" tanya Thomi


"Sudan Thom." Jawabku


"Ayo kita berangkat." Kata Thomi


"Oh iya, topi aku Thom?" tanyaku


"Sudah siap Sayang." Jawab Thomi

__ADS_1


"Terimakasih Thom." Ucapku sambil menerima topi dari Thomi


"Sayang kamu senang nggak, diajak jalan-jalan tapi jalan kaki?" tanya Thomi padaku sambil berjalan


"Thom, jangan tanya seperti itu, mau jalan kaki atau naik motor semuanya tidak ada yang berbeda karena tujuannya hanya satu ke Mol, bagiku berjalan kaki sangat bagus karena kita punya banyak waktu untuk bercerita." Jawabku pada Thomi


"Sayang, katamu ini membuatku makin Sayang sama kamu, karena kamu tidak banyak maunya. Beda sama cewek jaman sekarang, kemana-mana ditanya kita pakai motor atau naik angkot? bikin kecewa kan Sayang." Kata Thomi padaku sambil menggenggam erat tanganku.


"Ha ha ha tapi aku tidak seperti itu Thom." Jawabku pada Thomi.


"Sayang kita sudah hampir sampai di mol." Ucap Thomi sambil menunjukkan padaku sebuah bangunan besar.


"Syukurlah." Jawabku singkat


Saat aku dan Thomi tiba di depan pintu masuk mol itu, terlihat orang sedang berlalu lalang dengan kesibukan mereka masing-masing.


Tempat ini sangat ramai bagiku, dan ini yang kedua kalinya aku ke mol ini, untuk belanja, makan, dan juga bermain, tapi dengan orang yang berbeda. Setelah melihat sekeliling mol dengan sepuasnya, Thomi mengajak aku untuk masuk berbelanja.


"Sayang, sudah selesai melihat pemandangan taman dan lampu-lampu yang ada disini?" tanya Thomi padaku, sambil memegang tanganku


"Sudah Thom, aku sudah selesai." Jawabku pada Thomi


"Sayang, kamu mau makan duluan atau kita belanja duluan?" tanya Thomi padaku dengan suara pelan, sambil berjalan


"Kita belanja duluan Thom, setelah itu kita beli makanan untuk makan malam kita." Jawabku sambil berjalan


"Baiklah Sayang, aku ikuti kamu saja, yang penting kamu senang." Kata Thomi sambil berjalan menuju pintu masuk sebuah toko


Kami tiba di sebuah toko, setelah mengambil keranjang belanja, aku dan Thomi berjalan mencari apa saja yang akan kami beli, saat ini aku berjalan terpisah agak sedikit jauh dari Thomi.


Disaat aku sedang mencari barang yang aku butuhkan, karena sedang asyik aku tidak perhatikan kiri dan kanan, ada siapa saja. Diam adalah caraku agar tidak bersedih.


"Permisi Mbak," kata seorang wanita yang berada tepat di belakang aku


"Iya silahkan." Jawabku kemudian melangkah ke samping dan berbalik badan


"Oh, hai." Ucapku pada Edi dengan pelan


"Kamu sendiri ya?" tanya Edi padaku


"Kenalkan ini pacarku." Kata Edi padaku, memperkenalkan pacarnya

__ADS_1


"Hai, aku Winda." Kata Winda padaku sambil berdiri menatapku


"Hai juga, aku El." Jawabku singkat sambil berdiri menatap mereka


Aku berdiri dan terdiam sambil memegang keranjang belanjaan sambil menatap langkah mereka, sedangkan Edi dan Winda telah berjalan beberapa langkah jauh dariku, tiba-tiba Thomi datang menghampiri aku.


Dan bertanya padaku, mengapa aku bersedih, juga mengatakan padaku jika dia melihat mantan pacarku barusan bersama pacarnya.


"Sayang, kamu kemana saja, aku cari-cari dari tadi?" tanya Thomi padaku, sambil memegang beberapa bungkus indomie


"Thom, kamu tahu barusan aku ketemu Edi dan pacarnya." Jawabku dengan suara pelan sambil menatap Thomi


"Iya Sayang aku juga melihat mereka, tapi aku melihat dari jauh, aku hanya memantau gerak-gerik mereka saat berbicara tadi dengan kamu Sayang, aku takut jika kamu di bentak sama dia." Jawab Thomi padaku dengan wajah kesal


"Edi memperkenalkan pacarnya padaku Thom." Kataku pada Thomi.


"Sudah Sayang lupakan soal mereka, ayo kita lanjut belanja, dan setelah itu kita beli makanan." Kata Thomi sambil memegang keranjang kemudian mengajak aku belanja


"Iya Thom, ayo kita belanja lagi." Jawabku sambil berjalan


"Sayang hal seperti itu jangan terlalu dipikirkan nanti kamu sedih lagi." Kata Thomi sambil berjalan menggandeng tanganku.


"Iya Thom,." Jawabku singkat.


Setelah kami selesai belanja, aku dan Thomi berjalan menuju tempat makan, kemudian Thomi pesan makanan untuk kami.


Kali ini kami tidak makan di tempat, kami memilih dibungkus, agar bisa dinikmati dirumah.


"Sayang sebentar ya, aku pesan makanan untu kita ya." Ucap Thomi padaku, kemudian melangkah menuju kasir.


"Iya Thom, aku tunggu disini saja, minta dibungkus ya Thom makanannya." Jawabku pada Thomi


"Iya Sayang, siap dilaksanakan." Jawab Thomi


Next ..


Mohon dukungannya


Dengan tekan like, love/favorit, rate bintang lima, komentar dan vote.


Terimakasih atas dukungan dari kalian semua ❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2