
Perbedaan tinggal dirumah orang tua dan dirumah mertua kini dirasakan oleh Ela, bukan karena tidak nyaman, tapi karena belum terbiasa.
Mertua tetaplah mertua, berbeda dengan orang tua kandung kita.
Hari ini adalah hari kedua untuk aku berangkat ke kota dan akan menginap beberapa hari dirumah mertua aku. Aku ingin sekali melihat aktivitas suamiku dirumah sebelum berangkat ke kantor, dan siapa yang mengurus keperluannya setiap hari.
Siang itu aku memutuskan untuk berangkat ke kota, menuju rumah mertuaku, tetapi sebelumnya aku sudah mengirimkan pesan untuk Thomi, dan memberitahukan Thomi jika aku akan berangkat ke kota.
✉️"Thom, aku mau ke rumah kamu siang ini."Kataku dalam pesan yang dikirim untuk Thomi.
✉️"Iya Sayang, datang saja, aku senang kalau kamu datang kesini."Balas Thomi dalam pesan.
✉️"Sayang kenapa nggak kesini pagi-pagi saja?"tanya Thomi dalam pesan.
✉️"Iya Thom, siang saja, biar aku tidak menunggu kamu kelamaan dirumah."Balasku
✉️"Iya sayang, kamu hati-hati di jalan ya, nanti hubungi aku jika sudah jalan."Balas Thomi.
✉️"Iya Thom."Balasku.
Setelah selesai memberitahu Thomi, aku bersiap-siap untuk berangkat, sambil merapihkan beberapa helai pakaian yang akan dibawa.
Semua sudah selesai, saatnya aku untuk mandi dan bersiap-siap untuk berangkat, karena hari mulai sudah siang.
Sebelum berangkat aku memberitahu Ibuku, jika aku akan berangkat ke kota, dan tinggal beberapa hari bersama mertua aku.
"Ibu, aku akan berangkat ke kota dan tinggal beberapa hari dirumah Thomi." Kataku pada Ibu yang sedang duduk di ruang makan.
__ADS_1
"Iya Ela, kamu hati-hati dijalan, jangan lupa memberitahu Thomi agar dia menjemput kamu."Kata Ibu padaku, karena khawatir.
"Iya Buk."Jawabku singkat, kemudian berlalu dari pandangan Ibuku.
Selesai pamitan sama Ibu, aku berjalan menuju tepi jalan raya, untuk menunggu angkot yang lewat ke kota. Disini tidak ada terminal, jadi jika ingin berangkat ke kota, berdiri di tepi jalan sambil melambaikan tangan untuk angkot yang lewat.
Satu jam telah berlalu aku mulai bosan karena belum juga ada angkot yang lewat. Aku terus bersabar untuk menunggu angkot, dan akhirnya tidak lama kemudian ada angkot yang lewat, setelah aku lambaikan tangan angkot itu berhenti di depan aku.
"Dek, mau ke kota?"tanya Pak Supir padaku.
"Iya Pak."Jawabku singkat.
"Ayo naik."Jawab Pak Supir tersebut.
Aku langsung naik ke dalam mobil dan memilih tempat duduk yang nyaman, kemudian tidak lupa juga untuk aku memberitahukan Thomi, jika aku sudah dalam perjalanan.
✉️"Iya Sayang, hati-hati dijalan ya."Balas Thomi padaku.
✉️"Iya Thom."Balasku singkat.
Selama mobil jalan, aku memutuskan untuk tiduran sambil duduk agar aku tidak merasa pusing, dua jam kemudian dan akhirnya aku tiba fi terminal kota, dan aku menghubungi Thomi.
✉️"Thom, aku sudah tiba di terminal."Kataku dalam pesan.
✉️"Iya Sayang, kamu tunggu aku sebentar ya, aku berangkat kesana sekarang." Balas Thomi padaku.
✉️"Iya Thom." Balasku.
__ADS_1
Lima menit sudah aku menunggu Thomi untuk menjemput aku dan akhirnya dia datang juga, untuk menjemput aku.
" Sayang, maaf ya aku agak terlambat sedikit."Kata Thomi padaku saat tiba di terminal.
"Iya ngga apa-apa Thom, ayo sekarang kita pulang, aku sangat capek Thom."Kataku pada Thomi.
"Iya Sayang, ayo aku antar kamu ke rumah." Kata Thomi padaku, dan mengajak aku naik motor.
Setelah aku tiba dirumah mertuaku, terlihat sangat sunyi, karena semua orang belum pulang ke rumah, ada yang masih sekolah, dan ada yang masih berada di tempat kerja masing-masing.
Aku memilih tidur sambil menunggu orang rumah pulang, saat aku sedang tidur terdengar suara-suara orang yang ribut, ternyata Ayah mertua pulang kerja dengan kondisi mabuk.
"Suara siapa itu yang ribut diluar?"tanyaku dalam hati sambil melihat keluar melalui jendela kamar.
Ternyata itu suara Ayah Mertua yang suda mabuk, sedang duduk dan marah-marah. Suasana hatiku semakin terganggu karena mendengar suara-suara ribut, aku memilih tiduran sambil mendengar.
✉️"Thom, Ayah kamu pulang kerja mabuk, dan sekarang sedang ngomel di depan."Kataku dalam pesan yang dikirim.
✉️"Tidak perlu sibuk Sayang kamu tiduran saja, jangan keluar kamar."Balas Thomi padaku.
✉️" Iya Thom."Balasku untuk Thomi.
Next>>>>>>>>>>
Mohon dukungannya.
Dengan tekan like, love/favorit, rate bintang lima, komentar dan vote untuk mendukung karya ini, agar penulis lebih bersemangat.
__ADS_1
Terimakasih atas dukungan kalian❤️❤️