
Pada hari sabtu pukul 06.00 sore Aifah berada disebuah taman yang ada di kota klaten disitu saya sedang menunggu teman saya yang telah berjanji ingin COD jaket. Karena teman aifah ijin terlambat datang maka aifah harus menunggu temanya di taman itu ditemani dinginnya angin malam di malam minggu ini. Aifah melihat banyak pasangan yang sedang menikmati malam minggu itu, mata Aifah tertuju pada sepasang pasangan yang terlihat tidak asing.
"Itukan mella" gumang Aifah dalam hati.
Tapi mata aifah melihat kagum pada laki-laki yang ada bersama mella mereka terlihat begitu mesra.
"Laki-laki itu sangatlah tampan dia berkulit putih mulus, tinggi dan gagah" gumang Aifah dalam hati, tapi Aifah langsung menggeleng-nggelengkan kepala untuk menghilangkan pikiran tertang pria itu.
Aifah tercengang saat melihat Mella dielus pipinya oleh pria itu. Aifah, akhirnya dia mengubah pandangannya pada air mancur yang ada di tengah taman tersebut dia mulai merutuki dirinya bagaimana tidak itu adalah kali pertama dia melihat orang berciuman.
"Hay fah lo ngapain bengong kesambet lo nanti ?" Tanya Zara, teman yang sejak tadi ditunggu Aifah.
"Za apaan sih ngagetin aja untung jantung guwe gak copot !!!" balas Aifah sambil mencubit tangan Zara.
__ADS_1
"Au,,,sakit tau fa" ucap Zara sambil mengelus lengan yang dicubit Aifah tadi. "Lo liat apa sih fah sampai ngelamun gitu" sambung Zara.
Aifah menunjuk pasangan kekasih yang ada di sebrang sana, zara langsung melihat pasangan yang ditunjuk oleh Aifah.
"Oooo,,,itu mella kan sama pacarnya" kata Zara.
Sebenarnya Zara adalah teman dekat ku dan Mella saat SMP sampai sekarang Melia dan Zara satu sekolah dan satu kelas dari SMP sampai SMK negri beda dengan aifah yang memilih sekolah di SMK kesehatan swasta.
"Hahahaha...kamu itu ya fah masih aja polos kaya dulu itu dah biasa buat orang yang pacaran". Kata Zara yang belum berhenti tertawa sambil memegang perut yang kram karena terlalu banyak tertawa.
Zara yang sangat tau kalau aifah itu belum pernah pacaran dari dulu pas waktu SMP walau banyak laki-laki yang mau jadi pacarnya tetapi selalu ditolak oleh Aifah dengan alasan ingin fokus sekolah iya memang tidak bisa dipungkiri kalau Aifah itu orang yang cerdas dan terlalu alim itu menurut Zara.
"Bisa berhenti tertawa gak sih za !!" Kata Aifah dengan kesal.
__ADS_1
"Okeoke maaf fah,,,Mella emang sekarang begitu semenjak SMK kamu tau sendirikan fah kalau mella itu kurang perhatian dari orang tuanya jadi dia cari perhatian dari orang yang ada di sekitarnya". Ucap panjang lebar dari Zara.
Mella yang memang kekurangan perhatian orang tua karena orang tuanya bercerai dan Mella disini tinggal bersama paman dan bibinya.
"Iya kasian dia za". Balas Aifah.
"Oia....hampir lupa nih jaket lo semua jadi 100 rb". Ucap Zara.
"Ini za makasih". Kata Aifah sambil menyodorkan uang 100rb ke Zara.
"Aku pulang za udah malem takut dicariin ibu gua". Pamit Aifah pada Zara.
Sekitar 25 menit Aifah sampai dirumah dia sampai dirumah sekitar pukul 07.00 malam karena sudah masuk waktu ishak Aifah memutuskan untuk segera menunaikan ibadah sholat ishak. Setelah selesai Aifah langsung ikut berkumpul bersama orang tuanya diruang keluarga untuk mengobrol dan menonton tv bersama.
__ADS_1