
Saat Panji sudah pulang Aifah langsung mandi dan beribadah setelah itu dia ke kamar untuk belajar. Tapi saat Aifah sedang belajar dia tidak bisa fokus karena masih memikirkan perkataan Panji tadi.
Suara ponselnya dapat membuyarkan lamunan Aifah.
dret,,,,dret,,,dret
Aifah melihat ponselnya dan yang menelfonnya adalah adiknya sendiri yaitu bowo.
"assalamualaikum" salam Aifah saat menangkat telfon dari adiknya tersebut.
"walaikum salam,,, apa kabar kak ?" tanya bowo dari sebrang telefon.
"Alhamdulillah,,,bagaimana dengan kalian ?"
"Baik juga kak,,,aku merindukanmu kak"
"Aku juga wo " ucap Aifah meneteskan air matanya.
"Kak jangan sedih kita bisa bertemu lagi bila dah waktunya nanti" jawab Bowo yang tau jika kakak nya itu sedang bersedih.
Mereka bercerita tentang keseharian mereka ditempat mereka masing-masing hingga terdengar suara tawa dari mereka berdua hingga Aifah menghentikan obrolannya dengan adiknya karena hari sudah malam dan dia sudah mulai mengantuk.
__ADS_1
Keesokan paginya Aifah berangkat Ke sekolah karena hari ini adalah hari senin jadi dia berangkat awal dan mengikuti upacara bendera dengan khidmat.
Saat pelajaran dimulai Aifah terus fokus pada apa yang di sampaikan pada gurunya tak terasa jam pelajaran sudah selesai saat yang ditunggu semua siswa yaitu pulang.
Tetapi tidak dengan Aifah dkknya dia masih di dalam kelas.
"Eh,,, BTW lo berdua gak jadi ngekos di rumah gue ?" tanya Aifah melihat Risa dan Putri.
"Jadi kok ini kita juga dah peking tinggal bawa ke rumah lo fah" ucap Risa.
"Tapi kita nunggu masa kos kita selesai ya, fah,,,,kan sayang uang kos gue" Jawab Putri membuat semua yang mendengarkan nya tertawa.
"Woy,,,lo dirumah punya kaca gak ?,,,lo bertiga itu balok es" jawab Sari tertawa yang mendapat tatapan tajam dari Anggi, Aifah dan Putri.
"Wih,,,gue juga kena nih" ucap Aifah tersenyum licik.
"Oke kalau gitu,,,,lo gak usah nyontek pr sama gue" ucap Anggi dan itu senjata ampuh untuk melawan temannya.
"Huh,,,ih lo gi gue minta maaf deh sama lo" ucap Sari memohon pada Anggi.
Semua yang mendengar dan melihat pertengkaran antara Anggi dan Sari pun tertawa terbahak-bahak.
__ADS_1
"bwhahaha,,,,makannya jangan suka seenaknya kalau ngomong" nasehat Anggi sambil tertawa.
"Kita nongkrong yuk di taman biasa" ucap Putri.
"Oke" jawab semua secara serempak.
Mereka beranjak dari tempat duduknya dan berjalan keparkiran untuk mengambil motornya.
Disisi lain Panji dkk nya sedang nongkrong di rumah Panji.
"Eh,, lo kemaren ngapain aja pas ngilang ama si Aifah ?" tanya Erik pada Panji.
Bukannya menjawab pertanyaan Erik Panji malah memainkan ponselnya dan menunjukkan foto dirinya dan Aifah saat di bukit kemarin.
"Wau,,,kenapa gak lo posting aja tuh foto" kata Dimas menyenggol bahu Panji.
Panji hanya tersenyum melihat foto-foto yang ada didalam ponselnya disitu banyak foto Aifah dan dirinya serta foto yang Panji ambil tanpa sepengetahuan dari Aifah.
Dimas dan Erik yang melihat senyum Panji pun saling melirik pasalnya mereka jarang melihat Panji senyum walaupun saat bersama Mella, Panji tidak pernah terlihat sebahagia ini.
"Kenapa pas gue sama Aifah hati gue nyaman banget gak ada rasa kesepian ?" tanya Panji melirik sahabatnya itu.
__ADS_1